27 Agustus 2018

SEPUTAR HIBAH. Part 4 selesai

┏🌺🍃●●━━━━━━━━━━━━┓
                  *FIQIH*
┗━━━━━━━━━━━━●●🌺🍃┛
*SEPUTAR HIBAH* Part 4 selesai
★★★★★♡♡♡※♡♡♡★★★★★
http://pramida13.blogspot.com
*بسم الله الرحمن الرحيم*

*DALIL HIBAH, MENERIMA HADIAH DAN MEMBALAS PEMBERIAN*

●  QS Ali Imron 3:38

رَبِّ هَبْ لِي مِنْ لَدُنْكَ ذُرِّيَّةً طَيِّبَةً إِنَّكَ سَمِيعُ الدُّعَاءِ
_Ya Allah, berilah aku dari sisi Engkau seorang anak yang baik. Sesungguhnya Engkau Maha Pendengar doa."_

●  Hadits riwayat Bukhari dan Muslim dari Aisyah

عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللهُ عَنهَا أَنَّ رَجُلاً قَالَ لِلنَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم: إِنَّ أُمِّي افْتُلِتَتْ نَفْسُهَا، وَأَظُنُّهَا لَوْ تَكَلَّمَتْ تَصَدَّقَتْ، فَهَل لَهَا أَجْرٌ إِنْ تَصَدَّقْتُ عَنْهَا؟ قَالَ: «نَعَمْ

Dari Aisyah seorang lelaki berkata pada Nabi: _"Wahai Rasulullah, sesungguhnya ibuku telah meninggal dunia secara mendadak dan tidak sempat berwasiat. Saya kira, jika ia sempat berbicara niscaya ia akan bershadaqah. Adakah baginya pahala jika saya bershadaqah untuknya ?". Maka beliau menjawab : "Ya"_

● Hadits riwayat Malik dalam Al-Muwatta'

تَصَافَحُوا يَذْهَبِ الْغِلُّ، وَتَهَادَوْا تَحَابُّوا، وَتَذْهَبِ الشَّحْنَاءُ

_"Saling berjabat tanganlah kalian, niscaya akan hilang rasa dengki; dan saling memberi hadiahlah kalian, niscaya kalian akan saling mencintai dan akan lenyap rasa permusuhan"_

●  Hadits riwayat Tirmidzi

تَهَادَوْا، فَإِنَّ الْهَدِيَّةَ تُذْهِبُ وَحَرَ الصَّدْرِ

_"Saling memberi hadiahlah kamu, karena hadiah itu dapat menghilangkan perasaan tidak enak di hati."_

● Hadits riwayat Ahmad

مَنْ بَلَغَهُ مَعْرُوفٌ عَنْ أَخِيهِ مِنْ غَيْرِ مَسْأَلَةٍ، وَلَا إِشْرَافِ نَفْسٍ فَلْيَقْبَلْهُ، وَلَا يَرُدَّهُ، فَإِنَّمَا هُوَ رِزْقٌ سَاقَهُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ إِلَيْهِ

_"Barangsiapa mendapatkan kebaikan dari saudaranya yang bukan karena mengharap-harap dan meminta-minta , maka hendaklah dia menerimanya dan tidak menolaknya, karena itu adalah rezeki yang diberikan Allah kepadanya."_

● Hadits riwayat Bukhari
عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهَا قَالَتْ: يَا رَسُولَ الله، إِنَّ لِي جَارَيْنِ، فَإِلَى أيِّهِمَا أهْدِي؟ قال: «إِلَى أقْرَبِهِمَا مِنْكِ باباً

Dari Aisyah ia bertanya: _"Wahai Rasulullah aku punya dua tetangga. Siapakah yang aku beri hadiah lebih dulu? Nabi bersabda: Yang pintunya paling dekat denganmu."_

● Hadits riwayat Bukhari dan Muslim

عِنْ مَيْمُونَةَ بِنْتِ الحَارِثِ رَضِيَ اللهُ عَنْهَا أنَّهَا أعْتَقَتْ وَلِيدَةً فِي زَمَانِ رَسُولِ الله صلى الله عليه وسلم، فَذَكَرَتْ ذَلِكَ لِرَسُولِ الله صلى الله عليه وسلم، فَقَالَ: «لَوْ أعْطَيْتِهَا أخْوَالَكِ كَانَ أعْظَمَ لأَجْرِك

Dari Maimunah binti Al-Harits bahwasanya ia memerdekakan seorang budak perempuan pada zaman Nabi. Ia lalu mengisahkan hal itu pada Rasulullah. Nabi bersabda: _"Seandainya engkau berikan dia pada pamanmu, niscaya akan lebih besar pahala yang engkau dapat."_

●  Hadits riwayat Bukhari dan Muslim dari Ibnu Umar
عَنْ عَبْدِالله بْنِ عُمَرَ رَضِي اللهُ عَنْهُمَا قالَ: سَمِعْتُ عُمَرَ يَقُولُ: كَانَ رَسُولُ الله صلى الله عليه وسلم يُعْطِينِي العَطَاءَ، فَأقُولُ: أعْطِهِ مَنْ هُوَ أفْقَرُ إِلَيْهِ مِنِّي. فَقال: «خُذْهُ، إِذَا جَاءَكَ مِنْ هَذَا المَالِ شَيْءٌ وَأنْتَ غَيْرُ مُشْرِفٍ وَلا سَائِلٍ فَخُذْهُ، وَمَا لا فَلا تُتْبِعْهُ نَفْسَكَ

● Hadits riwayat Tirmidzi dari Usamah bin Zaid
عَنْ أُسَامَةَ بْنِ زَيْدٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُولُ الله صلى الله عليه وسلم: «مَنْ صُنِعَ إِلَيْهِ مَعْرُوفٌ فَقَالَ لِفَاعِلِهِ جَزَاكَ اللهُ خَيْراً فَقَدْ أَبْلَغَ فِي الثنَاء

Wallahu'alam.
Selesai.......
🌸🌸🌸🌸🌸🕌🌸🌸🌸🌸🌸
•┈•●●●◎❅❀❦❖❖❦❀❅◎●●●•┈•
          *WA Group 9*
https://chat.whatsapp.com/FTa3xlXcWSR5Bo3NqdZ1b2
          *WA Group 8*
https://chat.whatsapp.com/DNoC09NyrQBHaN7A14YozE
          *WA Group 7*
https://chat.whatsapp.com/E26s63hR8l9JO0G247vKTI
          *WA  Group 6*
https://chat.whatsapp.com/4jQHzmQNTJZIGU9UdHZICW
           *WA Group 1*
https://chat.whatsapp.com/GURAG4fFwfx4YjqSQsjOy2
           *WA Group 2*
https://chat.whatsapp.com/DeVmhS2T2613362QdFiSRu
           *WA Group 3*
https://chat.whatsapp.com/6x50

SEPUTAR HIBAH. Part 3

┏🌺🍃●●━━━━━━━━━━━━┓
                  *FIQIH*
┗━━━━━━━━━━━━●●🌺🍃┛
*SEPUTAR HIBAH* Part 3
★★★★★♡♡♡※♡♡♡★★★★★
http://pramida13.blogspot.com
*بسم الله الرحمن الرحيم*

*UKURAN HIBAH*

Kapan seseorang sebaiknya memberi hibah atau sedekah dan berapa yang bisa dihibahkan?

a. Bagi orang yang memiliki kesabaran yang tinggi dan sedikit tanggungan keluarga anak dan istri, ia boleh bersedekah atau hibah dengan seluruh hartanya atau mayoritas hartanya sebagaimana yang dilakukan oleh Abu Bakar Ash-Shiddiq.

b. Bagi orang yang tidak memiliki kesabaran dan kekuatan karakter dan bisa meminta pada orang lain apabila butuh, maka tidak halal baginya untuk berhibah atau bersedekah dengan seluruh atau sebagian besar hartanya. Ia harus menyimpan setidaknya 2/3 (dua pertiga) hartanya untuk diri sendiri dan keluarganya agar tidak tergantung pada orang lain.

*YANG UTAMA DIBERI HIBAH ATAU HADIAH*

Prioritas orang yang paling berhak mendapat hibah atau hadiah adalah sebagai berikut (urutan berdasar prioritas) berdasarkan dua hadits dari Aisyah dan Maimunah binti Al-Harits di atas:

1. Kerabat terdekat
2. Kerabat jauh.
3. Tetangga.
4. Teman baik kaya atau miskin.

*HUKUM MENERIMA DARI DAN MEMBERI HADIAH PADA NON-MUSLIM*

Boleh hukumnya memberi hadiah pada non-muslim dan menerima hadiah darinya untuk melunakkan hatinya dan mengharapkan keislamannya. Berdasarkan hadis muttafaq alaih dari Anas bin Malik:
أُهْدِيَ لِلنَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم جُبَّةُ سُنْدُسٍ، وَكَانَ يَنْهَى عَنِ الحَرِيرِ، فَعَجِبَ النَّاسُ مِنْهَا، فَقال: «وَالَّذِي نَفْسُ مُحَمَّدٍ بِيَدِهِ، لَمَنَادِيلُ سَعْدِ ابْنِ مُعَاذٍ فِي الجَنَّةِ أحْسَنُ مِنْ هَذَا

Dan hadits muttafaq alaih dari Anas bin Malik
أنَّ يَهُودِيَّةً أتَتِ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم بِشَاةٍ مَسْمُومَةٍ فَأكَلَ مِنْهَا، فَجِيءَ بِهَا، فَقِيلَ: ألا نَقْتُلُهَا؟ قال: «لا». فَمَا زِلتُ أعْرِفُهَا فِي لَهَوَاتِ رَسُولِ الله صلى الله عليه وسلم

Wallahu'alam.
Berlanjut........
🌸🌸🌸🌸🌸🕌🌸🌸🌸🌸🌸
•┈•●●●◎❅❀❦❖❖❦❀❅◎●●●•┈•
          *WA Group 9*
https://chat.whatsapp.com/FTa3xlXcWSR5Bo3NqdZ1b2
          *WA Group 8*
https://chat.whatsapp.com/DNoC09NyrQBHaN7A14YozE
          *WA Group 7*
https://chat.whatsapp.com/E26s63hR8l9JO0G247vKTI
          *WA  Group 6*
https://chat.whatsapp.com/4jQHzmQNTJZIGU9UdHZICW
           *WA Group 1*
https://chat.whatsapp.com/GURAG4fFwfx4YjqSQsjOy2
           *WA Group 2*
https://chat.whatsapp.com/DeVmhS2T2613362QdFiSRu
           *WA Group 3*
https://chat.whatsapp.com/6x50OtQ0jzCF8j6veiM4CM
                    👈🏿😎👉🏿

SEPUTAR HIBAH. Part 2

┏🌺🍃●●━━━━━━━━━━━━┓
                  *FIQIH*
┗━━━━━━━━━━━━●●🌺🍃┛
*SEPUTAR HIBAH* Part 2
★★★★★♡♡♡※♡♡♡★★★★★
http://pramida13.blogspot.com
*بسم الله الرحمن الرحيم*

*SYARAT HIBAH*

Syarat adalah hal yang harus terpenuhi sebelum transaksi dilakukan:

a. Pemberi hibah harus orang yang boleh menggunakan hartanya (jaiz al-tasharruf); bukan mahjur alaih.
b. Pemberi hibah dalam keadaan bebas memilih (tidak dalam paksaan).
c. Pemberi hibah adalah pemilik barang yang akan diberikan.
d. Barang yang diberikan harus ada secara nyata (hakiki).
e. Barang yang diberikan harus berupa harta yang berharga.
f. Benda yang dihibahkan harus menjadi milik al-wahib (pemberi hibah).

*RUKUN HIBAH ADA EMPAT*

Rukun adalah perkara yang harus terpenuhi saat terjadi transaksi.

Iman Nawawi dalam Raudah Al-Talibin 5/357 menyatakan bahwa rukun hibah ada 4 yaitu:
a. Pemberi hibah (al-wahib)
b. Penerima hibah.
c. Ucapan serah terima (ijab qabul) sebagaimana halnya jual beli dan transaksi lain.
d. Benda yang dihibahkan (al-mauhub). Segala sesuatu yang boleh dijual, maka boleh dihibahkan. Dan perkara yang tidak boleh dijual, maka tidak sah dihibahkan dengan beberapa pengecualian.

*HUKUM MENERIMA PEMBERIAN DAN UCAPAN KETIKA MENERIMA HADIAH*

Penerima hibah sunnah menerima pemberian hadiah yang dianggap tidak ada tendensi sebagai suap atau gratifikasi. Dan sunnah membalas pemberian itu dengan pemberian yang sama atau lebih baik.

Apabila tidak punya benda untuk, maka setidaknya mengucapkan terima kasih dan mendoakan si pemberi seperti ucapan: كثّر الله خيرك (Semoga Allah memperbanyak kebaikan Anda), atau جزاك الله خيرا (Semoga Allah membalas kebaikan Anda).

Wallahu'alam.
Berlanjut.......
🌸🌸🌸🌸🌸🕌🌸🌸🌸🌸🌸
•┈•●●●◎❅❀❦❖❖❦❀❅◎●●●•┈•
          *WA Group 9*
https://chat.whatsapp.com/FTa3xlXcWSR5Bo3NqdZ1b2
          *WA Group 8*
https://chat.whatsapp.com/DNoC09NyrQBHaN7A14YozE
          *WA Group 7*
https://chat.whatsapp.com/E26s63hR8l9JO0G247vKTI
          *WA  Group 6*
https://chat.whatsapp.com/4jQHzmQNTJZIGU9UdHZICW
           *WA Group 1*
https://chat.whatsapp.com/GURAG4fFwfx4YjqSQsjOy2
           *WA Group 2*
https://chat.whatsapp.com/DeVmhS2T2613362QdFiSRu
           *WA Group 3*
https://chat.whatsapp.com/6x50OtQ0jzCF8j6veiM4CM
                    👈🏿😎👉🏿

SEPUTAR HIBAH. Part 1

┏🌺🍃●●━━━━━━━━━━━━┓
                  *FIQIH*
┗━━━━━━━━━━━━●●🌺🍃┛
*SEPUTAR HIBAH* Part 1
★★★★★♡♡♡※♡♡♡★★★★★
http://pramida13.blogspot.com
*بسم الله الرحمن الرحيم*

*DEFINISI HIBAH*

Hibah adalah pengalihan hak milik dari pemilik pertama saat ia masih hidup ke pihak kedua dengan tanpa kompenasi atau balasan. Hibah bisa juga bermakna pembebasan hutang oleh kreditur kepada debitur. Hibah juga dapat berarti sedekah, atau hadiah.

*BEDA HIBAH DENGAN JUAL BELI, PINJAMAN, WASIAT*

Ada sedikit perbedaan antara beberapa transaksi seperti hibah, hadiah, jual beli, pinjaman dan wasiat. Berikut perbedaannya:

*Hibah*:
penyerahan kepemilikan dari si pemilik pada lainnya pada saat pemilik masih hidup dengan tanpa kompensasi (Arab, iwadh, tukar menukar).
Jual beli: adalah pengalihan hak milik dari pemilik pertama ke pihak kedua dengan kompensasi (imbalan atau tukar menukar).
Pinjaman (iaroh) adalah penyerahan barang dari pemilik pada orang lain untuk diambil manfaatnya dan harus dikembalikan pada masa tertentu.
*Wasiat*
adalah memberikan sesuatu yang disandarkan pada waktu sesudah meninggalnya si pemilik.

*JENIS HIBAH*

Hibah ditinjau dari segi level antara pemberi dan yang diberi ada tiga jenis, yaitu:

a. Hibah apabila dari orang kaya pada orang yang lain maka itu untuk tujuan untuk mawaddah dan mahabbah (kasih sayang).
b. Apabila dari orang kaya pada orang miskin maka itu untuk tujuan kebaikan (ihsan) dan muwasat.
c. Apabila dari orang miskin pada orang kaya maka umumnya bertujuan untuk mukafa'ah.

*DUA MACAM HIBAH*

Ditinjau dari segi niat pemberi, hibah ada dua macam:

1. Hibah mutlaqoh yaitu hibah yang dilakukan tanpa mengharapkan timbal balik, hanya mengharapkan pahala dan kasih sayang, baik pada yang lebih rendah level ekonominya atau pada yang lebih tinggi atau pada sesamanya. Hibah mutlaqah hukumnya sunnah berdasarkan pada hadis riwayat Bukhari dan Muslim dari Aisyah di atas. Hibah mutlaqah disebut juga dengan sadaqah.

2. Hibah muqoyyadah yaitu hibah yang dimaksudkan untuk mendapatkan keuntungan duniawi. Hukumnya sama dengan jual beli. Hibah muqoyyadah ini umumnya terjadi apabila pemberi hibah berharap orang yang mendapat hibah akan memberikan hibah atau hadiah yang nilainya lebih besar.

Wallahu'alam.
Berlanjut.....
🌸🌸🌸🌸🌸🕌🌸🌸🌸🌸🌸
•┈•●●●◎❅❀❦❖❖❦❀❅◎●●●•┈•
          *WA Group 9*
https://chat.whatsapp.com/FTa3xlXcWSR5Bo3NqdZ1b2
          *WA Group 8*
https://chat.whatsapp.com/DNoC09NyrQBHaN7A14YozE
          *WA Group 7*
https://chat.whatsapp.com/E26s63hR8l9JO0G247vKTI
          *WA  Group 6*
https://chat.whatsapp.com/4jQHzmQNTJZIGU9UdHZICW
           *WA Group 1*
https://chat.whatsapp.com/GURAG4fFwfx4YjqSQsjOy2
           *WA Group 2*
https://chat.whatsapp.com/DeVmhS2T2613362QdFiSRu
           *WA Group 3*
https://chat.whatsapp.com/6x50OtQ0jzCF8j6veiM4CM
                    👈🏿😎👉🏿

SEPUTAR WASIAT. Part 6 selesai

┏🌺🍃●●━━━━━━━━━━━━┓
                   *FIQIH*
┗━━━━━━━━━━━━●●🌺🍃┛
*SEPUTAR WASIAT* Part 6 Selesai
★★★★★♡♡♡※♡♡♡★★★★★
http://pramida13.blogspot.com
*بسم الله الرحمن الرحيم*

Pasal 199
(1) Pewasiat dapat mencabut wasiatnya selama calon penerima wasiat belum menyatakanpersetujuan atau sesudah menyatakan persetujuan tetapi kemudian menarik kembali.
(2) Pencabutan wasiat dapat dilakukan secara lisan dengan disaksikan oleh dua orang saksi atautertulis dengan disaksikan oleh dua prang saksi atau berdasarkan akte Notaris bila wasiatterdahulu dibuat secara lisan.
(3) Bila wasiat dibuat secara tertulis, maka hanya dapat dicabut dengan cara tertulis dengan disaksikan oleh dua orang saksi atau berdasarkan akte Notaris.
(4) Bila wasiat dibuat berdasarkan akte Notaris, maka hanya dapat dicabut berdasarkan akte Notaris.

Pasal 200
Harta wasiat yang berupa barang tak bergerak, bila karena suatu sebab yang sah mengalami penyusutan atau kerusakan yang terjadi sebelum pewasiat meninggal dunia, maka penerima wasiat hanya akan menerima harta yang tersisa.

Pasal 201
Apabila wasiat melebihi sepertiga dari harta warisan sedangkan ahli waris ada yang tidak menyetujui, maka wasiat hanya dilaksanakan sampai sepertiga harta warisnya.

Pasal 202
Apabila wasiat ditujukan untuk berbagai kegiatan kebaikan sedangkan harta wasiat tidak mencukupi, maka ahli waris dapat menentukan kegiatan mana yang didahulukan pelaksanaannya.

Pasal 203
(1) Apabila surat wasiat dalam keadaan tertutup, maka penyimpanannya di tempat Notaris yang membuatnya atau di tempat lain, termasuk surat-surat yang ada hubungannya.
(2) Bilamana suatu surat wasiat dicabut sesuai dengan Pasal 199 maka surat wasiat yang telah dicabut itu diserahkan kembali kepada pewasiat.

Pasal 204
(1) Jika pewasiat meninggal dunia, maka surat wasiat yang tertutup dan disimpan pada Notaris, dibuka olehnya di hadapan ahli waris, disaksikan dua orang saksi dan dengan membuat berita acara pembukaan surat wasiat itu.
(2) Jika surat wasiat yang tertutup disimpan bukan pada Notaris maka penyimpan harus menyerahkan kepada Notaris setempat atau Kantor Urusan Agama setempat dan selanjutnya Notaris atau Kantor Urusan Agama tersebut membuka sebagaimana ditentukan dalam ayat (1) pasal ini.
(3) Setelah semua isi serta maksud surat wasiat itu diketahui maka oleh Notaris atau Kantor Urusan Agama diserahkan kepada penerima wasiat guna penyelesaian selanjutnya.

Pasal 205
Dalam waktu perang, para anggota tentara dan mereka yang termasuk dalam golongan tentara dan berada dalam daerah pertempuran atau yang berada di suatu tempat yang ada dalam kepungan musuh, dibolehkan membuat surat wasiat di hadapan seorang komandan atasannya dengan dihadiri oleh dua orang saksi.

Pasal 206
Mereka yang berada dalam perjalanan melalui laut dibolehkan membuat surat wasiat di hadapan nakhoda atau mualim kapal, dan jika pejabat tersebut tidak ada, maka dibuat di hadapan seorang yang menggantinya dengan dihadiri oleh dua orang saksi.

Pasal 207
Wasiat tidak diperbolehkan kepada orang yang melakukan pelayanan perawatan bagi seseorang dan kepada orang yang memberi tuntunan kerohanian sewaktu ia menderita sakit sehingga meninggalnya, kecuali ditentukan dengan tegas dan jelas untuk membalas jasa.

Pasal 208
Wasiat tidak berlaku bagi Notaris dan saksi-saksi pembuat akte tersebut.

Pasal 209

(1) Harta peninggalan anak angkat dibagi berdasarkan Pasal 176 sampai dengan Pasal 193 tersebut di atas, sedangkan terhadap orang tua angkat yang tidak menerima wasiat diberi wasiat wajibah sebanyak-banyaknya 1/3 dari harta wasiat anak angkatnya.
(2) Terhadap anak angkat yang tidak menerima wasiat diberi wasiat wajibah sebanyak-banyaknya 1/3 dari harta warisan orang tua angkatnya.

Wallahu'alam.
Selesai........
🌸🌸🌸🌸🌸🕌🌸🌸🌸🌸🌸
•┈•●●●◎❅❀❦❖❖❦❀❅◎●●●•┈•
          *WA Group 9*
https://chat.whatsapp.com/FTa3xlXcWSR5Bo3NqdZ1b2
          *WA Group 8*
https://chat.whatsapp.com/DNoC09NyrQBHaN7A14YozE
          *WA Group 7*
https://chat.whatsapp.com/E26s

SEPUTAR WASIAT. Part 5

┏🌺🍃●●━━━━━━━━━━━━┓
                   *FIQIH*
┗━━━━━━━━━━━━●●🌺🍃┛
*SEPUTAR WASIAT* Part 5
★★★★★♡♡♡※♡♡♡★★★★★
http://pramida13.blogspot.com
*بسم الله الرحمن الرحيم*

Pasal 194
(1) Orang yang telah berumur sekurang-kurangnya 21 tahun, berakal sehat dan tanpa adanya paksaan dapat mewasiatkan sebagian harta bendanya kepada orang lain atau lembaga.
(2) Harta benda yang diwasiatkan harus merupakan hak dari pewasiat.
(3) Pemilikan terhadap harta benda seperti dimaksud dalam ayat (1) pasal ini baru dapat dilaksanakan sesudah pewasiat meninggal dunia.

Pasal 195
(1) Wasiat dilakukan secara lisan dihadapan dua orang saksi, atau tertulis dihadapan dua orang saksi, atau dihadapan Notaris.
(2) Wasiat hanya diperbolehkan sebanyak-banyaknya sepertiga dari harta warisan kecuali apabila semua ahli waris menyetujui.
(3) Wasiat kepada ahli waris berlaku bila disetujui oleh semua ahli waris.
(4) Pernyataan persetujuan pada ayat (2) dan (3) pasal ini dibuat secara lisan di hadapan dua orang saksi atau tertulis di hadapan dua orang saksi di hadapan Notaris.

Pasal 196
Dalam wasiat baik secara tertulis maupun lisan harus disebutkan dengan tegas dan jelas siapa atau lembaga apa yang ditunjuk akan menerima harta benda yang diwasiatkan.

Pasal 197
(1) Wasiat menjadi batal apabila calon penerima wasiat berdasarkan putusan Hakim yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap dihukum karena:
a. dipersalahkan telah membunuh atau mencoba membunuh atau menganiaya berat kepada pewasiat;
b. dipersalahkan secara memfitrnah telah mengajukan pengaduan bahwa pewasiat telah melakukan sesuatu kejahatan yang diancam hukuman lima tahun penjara atau hukuman yang lebih berat;
c. dipersalahkan dengan kekerasan atau ancaman mencegah pewasiat untuk membuat atau mencabut atau merubah wasiat untuk kepentingan calon penerima wasiat;
d. dipersalahkan telah menggelapkan atau merusak atau memalsukan surat wasiat dan pewasiat.
(2) Wasiat menjadi batal apabila orang yang ditunjuk untuk menerima wasiat itu:
a. tidak mengetahui adanya wasiat tersebut sampai meninggal dunia sebelum meninggalnya pewasiat;
b. mengetahui adanya wasiat tersebut, tapi ia menolak untuk menerimanya;
c. mengetahui adanya wasiat itu, tetapi tidak pernah menyatakan menerima atau menolak sampai ia meninggal sebelum meninggalnya pewasiat.
(3) Wasiat menjadi batal apabila yang diwasiatkan musnah.

Pasal 198
Wasiat yang berupa hasil dari suatu benda ataupun pemanfaatan suatu benda haris diberikan jangka waktu tertentu.


Wallahu'alam.
Berlanjut........
🌸🌸🌸🌸🌸🕌🌸🌸🌸🌸🌸
•┈•●●●◎❅❀❦❖❖❦❀❅◎●●●•┈•
          *WA Group 9*
https://chat.whatsapp.com/FTa3xlXcWSR5Bo3NqdZ1b2
          *WA Group 8*
https://chat.whatsapp.com/DNoC09NyrQBHaN7A14YozE
          *WA Group 7*
https://chat.whatsapp.com/E26s63hR8l9JO0G247vKTI
          *WA  Group 6*
https://chat.whatsapp.com/4jQHzmQNTJZIGU9UdHZICW
           *WA Group 1*
https://chat.whatsapp.com/GURAG4fFwfx4YjqSQsjOy2
           *WA Group 2*
https://chat.whatsapp.com/DeVmhS2T2613362QdFiSRu
           *WA Group 3*
https://chat.whatsapp.com/6x50OtQ0jzCF8j6veiM4CM
                    👈🏿😎👉🏿

SEPUTAR WASIAT. Part 4

┏🌺🍃●●━━━━━━━━━━━━┓
                   *FIQIH*
┗━━━━━━━━━━━━●●🌺🍃┛
*SEPUTAR WASIAT* Part 4
★★★★★♡♡♡※♡♡♡★★★★★
http://pramida13.blogspot.com
*بسم الله الرحمن الرحيم*

*HUKUM MENCABUT WASIAT*

Menurut KHI (Kompilasi Hukum Islam) pewasiat dapat mencabut wasiatnya dengan cara sebagai berikut:

Pasal 199
(1) Pewasiat dapat mencabut wasiatnya selama calon penerima wasiat belum menyatakan persetujuan atau sesudah menyatakan persetujuan tetapi kemudian menarik kembali.
(2) Pencabutan wasiat dapat dilakukan secara lisan dengan disaksikan oleh dua orang saksi atau tertulis dengan disaksikan oleh dua prang saksi atau berdasarkan akte Notaris bila wasiat terdahulu dibuat secara lisan.
(3) Bila wasiat dibuat secara tertulis, maka hanya dapat dicabut dengan cara tertulis dengan disaksikan oleh dua orang saksi atau berdasarkan akte Notaris.
(4) Bila wasiat dibuat berdasarkan akte Notaris, maka hanya dapat dicabut berdasartkan akte Notaris.

*WASIAT MENURUT KHI (KODFIKASI HUKUM ISLAM)*

KHI adalah sistem kombinasi antara hukum Islam dan hukum negara Indonesia dalam bentuk undang-undang yang legal formal. Masalah wasiat dibahas secara khusus dalam KHI BUKU II Bab V  yang detailnya dapat dilihat di sini. Ringkasannya sebagai berikut:

Pasal 194
(1) Orang yang telah berumur sekurang-kurangnya 21 tahun, berakal sehat dan tanpa adanya paksaan dapat mewasiatkan sebagian harta bendanya kepada orang lain atau lembaga.
(2) Harta benda yang diwasiatkan harus merupakan hak dari pewasiat.
(3) Pemilikan terhadap harta benda seperti dimaksud dalam ayat (1) pasal ini baru dapat dilaksanakan sesudah pewasiat meninggal dunia.
Pasal 195
(1) Wasiat dilakukan secara lisan dihadapan dua orang saksi, atau tertulis dihadapan dua orang saksi, atau dihadapan Notaris.
(2) Wasiat hanya diperbolehkan sebanyak-banyaknya sepertiga dari harta warisan kecuali apabila semua ahli waris menyetujui.
(3) Wasiat kepada ahli waris berlaku bila disetujui oleh semua ahli waris.
(4) Pernyataan persetujuan pada ayat (2) dan (3) pasal ini dibuat secara lisan di hadapan dua orang saksi atau tertulis di hadapan dua orang saksi di hadapan Notaris.
Pasal 196
Dalam wasiat baik secara tertulis maupun lisan harus disebutkan dengan tegas dan jelas siapasiapa atau lembaga apa yang ditunjuk akan menerima harta benda yanghu diwasiatkan.

Wallahu'alam.
Berlanjut........
🌸🌸🌸🌸🌸🕌🌸🌸🌸🌸🌸
•┈•●●●◎❅❀❦❖❖❦❀❅◎●●●•┈•
          *WA Group 9*
https://chat.whatsapp.com/FTa3xlXcWSR5Bo3NqdZ1b2
          *WA Group 8*
https://chat.whatsapp.com/DNoC09NyrQBHaN7A14YozE
          *WA Group 7*
https://chat.whatsapp.com/E26s63hR8l9JO0G247vKTI
          *WA  Group 6*
https://chat.whatsapp.com/4jQHzmQNTJZIGU9UdHZICW
           *WA Group 1*
https://chat.whatsapp.com/GURAG4fFwfx4YjqSQsjOy2
           *WA Group 2*
https://chat.whatsapp.com/DeVmhS2T2613362QdFiSRu
           *WA Group 3*
https://chat.whatsapp.com/6x50OtQ0jzCF8j6veiM4CM
                    👈🏿😎👉🏿

SEPUTAR WASIAT. Part 3

┏🌺🍃●●━━━━━━━━━━━━┓
                   *FIQIH*
┗━━━━━━━━━━━━●●🌺🍃┛
*SEPUTAR WASIAT* Part 3
★★★★★♡♡♡※♡♡♡★★★★★
http://pramida13.blogspot.com
*بسم الله الرحمن الرحيم*

*HUKUM WASIAT*

Melaksanakan wasiat itu wajib dan berdosa bagi al-musho ilaih kalau tidak menyampaikan wasiat.

Sedangkan hukum wasiat bagi pewasiat (al-washi/al-mushi) ada 4 (empat) yaitu wajib, sunnah, makruh dan haram.

*1. WASIAT WAJIB*

Wajib apabila
   (i) manusia mempunyai kewajiban syara’ yang dikhawatirkan akan disia-siakan bila dia tidak berwasiat, seperti adanya titipan, hutang kepada Allah dan hutang kepada manusia. Misalnya dia mempunyai kewajiban zakat yang belum ditunaikan, atau haji yang belum dilaksanakan, atau amanat yang harus disampaikan, atau dia mempunyai hutang yang tidak diketahui sselain dirinya, atau dia mempunyai titipan yang tidak dipersaksikan.

*2. WASIAT SUNNAH*

Wasiat adalah Sunnah mu'akkad menurut ijmak (kesepakatan) ulama. Walaupun bersedekah pada waktu hidup itu lebih utama. Dan apabila diperuntukkan bagi kebajikan, karib kerabat, orang-orang fakir dan orang-orang saleh.
Pendapat ini dikemukakan oleh Imam yang empat, yaitu Imam Malik, Imam Hanafi, Imam Syafii dan Imam Ahmad bin Hambal

*3. WASIAT MAKRUH*

Makruh apabila
   (i) orang yang berwasiat sedikit harta, sedang dia mempunyai seorang atau banyak ahli waris yang membutuhkan hartanya.
   (ii) wasiat kepada orang yang fasik jika diketahui atau diduga keras bahwa mereka akan menggunakan harta itu di dalam kefasikan dan kerusakan.

*4. WASIAT HARAM*

   (a) Wasiat yang lebih dari 1/3 (sepertiga)
   (b) Wasiat kepada ahli waris.
   (c) Haram jika ia merugikan ahli waris. Wasiat yang maksudnya merugikan ahli waris seperti ini adalah batil, sekalipun wasiat itu mencapai sepertiga harta. Diharamkan juga mewasiatkan khamar, membangun gereja, atau tempat hiburan.

*5. WASIAT MUBAH (BOLEH)*

Wasiat hukumnya mubah apabila ia ditujukan kepada orang yang kaya, baik orang yang diwasiati itu kerabat ataupun orang jauh (bukan kerabat). Menurut Imam Rafi'i mubahnya wasiat karena bukan transaksi ibadah.

Wallahu'alam.
Berlanjut........
🌸🌸🌸🌸🌸🕌🌸🌸🌸🌸🌸
•┈•●●●◎❅❀❦❖❖❦❀❅◎●●●•┈•
          *WA Group 9*
https://chat.whatsapp.com/FTa3xlXcWSR5Bo3NqdZ1b2
          *WA Group 8*
https://chat.whatsapp.com/DNoC09NyrQBHaN7A14YozE
          *WA Group 7*
https://chat.whatsapp.com/E26s63hR8l9JO0G247vKTI
          *WA  Group 6*
https://chat.whatsapp.com/4jQHzmQNTJZIGU9UdHZICW
           *WA Group 1*
https://chat.whatsapp.com/GURAG4fFwfx4YjqSQsjOy2
           *WA Group 2*
https://chat.whatsapp.com/DeVmhS2T2613362QdFiSRu
           *WA Group 3*
https://chat.whatsapp.com/6x50OtQ0jzCF8j6veiM4CM
                    👈🏿😎👉🏿

SEPUTAR WASIAT. Part 2

┏🌺🍃●●━━━━━━━━━━━━┓
                   *FIQIH*
┗━━━━━━━━━━━━●●🌺🍃┛
*SEPUTAR WASIAT* Part 2
★★★★★♡♡♡※♡♡♡★★★★★
http://pramida13.blogspot.com
*بسم الله الرحمن الرحيم*

*DEFINISI WASIAT*

Wasiat (jamak, wasaaya الوصايا) secara etimologis bermakna menyambung sesuatu dengan sesuatu yang lain. Dalam terminologi syariah ia memiliki beberapa arti sbb:
   (a) Pemberian seorang manusia pada yang lain dalam bentuk benda, atau hutang, atau manfaat untuk dimiliki oleh penerima wasiat (al-musho lahu) atas hibah itu setelah kematian pewasiat.
   (b) Amal kebaikan dengan harta setelah matinya pewasiat.
   (c) Kepemilikan yang disandarkan pada sesuatu setelah kematian dengan cara syar'i.

*Istilah wasiat dalam bahasa Arab*

- Al-washi (الواصي) atau al-mushi (الموصي) = pemberi wasiat/pewasiat
- Al-Musho bihi (الموصى به) = perkara/benda yang dijadikan wasiat.
- Al-Musho lahu (الموصى له) = penerima wasiat (orang atau sesuatu)
- Al-mushu ilaih (الموصى إليه) = orang yang menerima amanah menyampaikan wasiat.
- Wasiat (الوصية) = perilaku/transaksi wasiat

*SYARAT DAN RUKUN WASIAT*

Rukun wasiat ada empat yaitu:
   (a) Pewasiat (Al-Mushi)
   (b) Harta yang diwasiatkan (musho bih)
   (c) Penerima wasiat (musho lah)
   (d) Penerima amanah menyampaikan wasiat (musho ilaih)

Adapun syarat dari keempat unsur di atas adalah sbb:

   *I. Syarat benda yang diwasiatkan (musho bih)*
       (a) Wasiat tidak boleh lebih dari 1/3 (sepertiga). Apabila lebih, maka untuk kelebihan dari 1/3 harus atas seijin ahli waris.
       (b) Wasiat tidak boleh diberikan pada salah satu ahli waris kecuali atas seijin ahli waris lain.
       (c) Boleh berupa benda yang sudah ada atau yang belum ada seperi wasiat buah dari pohon yang belum berbuah.
       (d) Boleh berupa benda yang sudah diketahui atau tidak diketahui seperti susu dalam perut sapi.
       (e) Harta benda yang diwasiatkan harus merupakan hak dari pewasiat.

   *II. Syarat Pewasiat / Pemberi Wasiat (Al-Washi)*
       (a) Akil baligh,
       (b) Berakal sehat
       (c) Atas kemauan sendiri.
       (d) Boleh orang kafir asal yang diwasiatkan perkara halal.

*III. Syarat Penerima Wasiat (Al-Musho Lah الموصى له)*

Penerima wasiat ada dua macam.
   (i) Wasiat umum seperti wasiat pembangunan masjid;
   (ii) wasiat khusus yaitu wasiat kepada orang/benda tertentu.

Kalau wasiat bersifat umum, maka tidak boleh untuk hal yang mengandung dosa (maksiat). Contoh, wasiat harta untuk pembangunan masjid boleh tetapi wasiat untuk membangun klab malam tidak boleh.

Untuk wasiat khusus maka syaratnya adalah sbb:

   (a) Penerima wasiat hidup (orang mati tidak bisa menerima wasiat)
   (b) Penerima wasiat diketahui (jelas identitas oragnya).
   (c) Dapat memiliki.
   (d) Penerima wasiat tidak membunuh pewasiat.
   (e) Penerima wasiat menerima (qabul) pemberian wasiat dari pewasiat. Kalau menolak, maka wasiat batal.

Wallahu'alam.
Berlanjut........
🌸🌸🌸🌸🌸🕌🌸🌸🌸🌸🌸
•┈•●●●◎❅❀❦❖❖❦❀❅◎●●●•┈•
          *WA Group 9*
https://chat.whatsapp.com/FTa3xlXcWSR5Bo3NqdZ1b2
          *WA Group 8*
https://chat.whatsapp.com/DNoC09NyrQBHaN7A14YozE
          *WA Group 7*
https://chat.whatsapp.com/E26s63hR8l9JO0G247vKTI
          *WA  Group 6*
https://chat.whatsapp.com/4jQHzmQNTJZIGU9UdHZICW
           *WA Group 1*
https://chat.whatsapp.com/GURAG4fFwfx4YjqSQsjOy2
           *WA Group 2*
https://chat.whatsapp.com/DeVmhS2T2613362QdFiSRu
           *WA Group 3*
https://chat.whatsapp.com/6x50OtQ0jzCF8j6veiM4CM
                    👈🏿😎👉🏿

SEPUTAR WASIAT. Part 1

┏🌺🍃●●━━━━━━━━━━━━┓
                   *FIQIH*
┗━━━━━━━━━━━━●●🌺🍃┛
*SEPUTAR WASIAT* Part 1
★★★★★♡♡♡※♡♡♡★★★★★
http://pramida13.blogspot.com
*بسم الله الرحمن الرحيم*

*WASIAT MENURUT SYARIAT ISLAM*

Secara syariah wasiat adalah berbuat kebajikan dengan suatu hak yang disandarkan pada sesuatu setelah mati.

*DALIL DASAR DAN HUKUM WASIAT*

1. Quran Surah Al-Baqarah 2:180
كتِبَ عليكم إذا حضر أحدكم الموت إن ترك خيراً الوصية للوالدين والأقربين بالمعروف حقاً على المتقي
_"Diwajibkan atas kamu, apabila seorang di antara kamu kedatangan (tanda-tanda) maut, jika ia meninggalkan harta yang banyak, berwasiat untuk ibu-bapak dan karib kerabatnya secara ma'ruf, (ini adalah) kewajiban atas orang-orang yang bertakwa."_

2. QS An-Nisa' 4:11
3. QS Al-Maidah 5:106

4. Hadits Riwayat (HR) Bukhari dan Muslim
مَا حَقُّ امْرِئٍ مُسْلِمٍ لَهُ شَيْءٌ يُوصِي فِيهِ يَبِيتُ لَيْلَتَيْنِ إِلَّا وَوَصِيَّتُهُ مَكْتُوبَةٌ عِنْدَهُ
_"Tidaklah seseorang mewasiatkan suatu hak untuk seorang muslim, lalu wasiatnya belum ditunaikan hingga dua malam, kecuali wasiatnya itu diwajibkan di sisinya"_

5. HR Bukhari dan Muslim dari Sa’ad bin Abi Waqqash
قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ أُوصِي بِمَالِي كُلِّهِ قَالَ لَا قُلْتُ فَالشَّطْرُ قَالَ لَا قُلْتُ الثُّلُثُ قَالَ فَالثُّلُثُ وَالثُّلُثُ كَثِيرٌ إِنَّكَ أَنْ تَدَعَ وَرَثَتَكَ أَغْنِيَاءَ خَيْرٌ مِنْ أَنْ تَدَعَهُمْ عَالَةً يَتَكَفَّفُونَ النَّاسَ فِي أَيْدِيهِمْ
Artinya: Aku berkata, _“Wahai Rasulullah, aku mau berwasiat untuk menyerahkan seluruh hartaku (kepada putrid tunggalku)”. Beliau bersabda, “Tidak boleh”. Aku berkata, “Kalau setengahnya?” Beliau bersabda, “Tidak boleh”. Aku berkata, “Kalau sepertiganya?” Beliau bersabda: “Ia sepertiganya dan sepertiga itu sudah banyak. Sesungguhnya jika kamu meninggalkan ahli warismu dalam keadaan kaya itu lebih baik daripada kamu meninggalkan mereka dalam keadaan miskin lalu mengemis kepada manusia dengan menengadahkan tangan-tangan mereka."_

6. Hukum wasiat adalah sunnah muakkad menurut ijmak ulama (kesepakatan ulama)

Wallahu'alam.
Berlanjut........
🌸🌸🌸🌸🌸🕌🌸🌸🌸🌸🌸
•┈•●●●◎❅❀❦❖❖❦❀❅◎●●●•┈•
          *WA Group 9*
https://chat.whatsapp.com/FTa3xlXcWSR5Bo3NqdZ1b2
          *WA Group 8*
https://chat.whatsapp.com/DNoC09NyrQBHaN7A14YozE
          *WA Group 7*
https://chat.whatsapp.com/E26s63hR8l9JO0G247vKTI
          *WA  Group 6*
https://chat.whatsapp.com/4jQHzmQNTJZIGU9UdHZICW
           *WA Group 1*
https://chat.whatsapp.com/GURAG4fFwfx4YjqSQsjOy2
           *WA Group 2*
https://chat.whatsapp.com/DeVmhS2T2613362QdFiSRu
           *WA Group 3*
https://chat.whatsapp.com/6x50OtQ0jzCF8j6veiM4CM
                    👈🏿😎👉🏿

ISLAM DAN POLITIK

┏🌺🍃●●━━━━━━━━━━━━┓
             *MUAMALAH*
┗━━━━━━━━━━━━●●🌺🍃┛
*ISLAM DAN POLITIK*
★★★★★♡♡♡※♡♡♡★★★★★
http://pramida13.blogspot.com
*بِسْــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْماَنِ لرَّحِيْـــــم*

*" P. O. L. I. T. I. K. "*
Ust. Faqih Usman
¤```

*4 SIKAP MUSLIM DALAM POLITIK*
```
*1. Muslim yg Paham Politik dlm Islam dan ikut dlm politik praktis.*

Inilah Muslim Ideolog (MUJAHID).

Mereka istiqomah berjuang, walau menghadapi berbagai godaan dan celaan.

Sebagian mereka akhirnya masuk penjara krn berjuang membela kebenaran.

Inilah yg disebut Allah dlm surah QS.33 *Al Ahzab: 23*;
_"Di antara orang² mukmin itu ada orang² yg menepati apa yg telah mereka janjikan kpd Allah; maka di antara mereka ada yg gugur."_

Dan di antara mereka ada (pula) yg menunggu-nunggu dan mereka tdk merubah (janjinya)"

*2. Muslim yg Paham Politik dlm Islam tapi Tdk Ikut Politik Praktis.*
```
Inilah Muslim Pendukung/ Simpatisan (MUHIBBIN).
```
Mereka tdk bisa ikut politik praktis krn berbagai alasan, tapi siap memberikan suaranya, mendoakan dan memberikan dukungan materil utk muslim yg ada di cluster pertama.

Inilah yg disebut dlm Al Qur'an.

_“Tdk sepatutnya bagi mukminin itu pergi semuanya (ke medan perang)."_
_"Mengapa tdk pergi dari tiap² golongan di antara mereka beberapa orang utk memperdalam pengetahuan mereka tentang agama dan utk memberi peringatan kpd kaumnya apabila mereka telah kembali kpd nya, supaya mereka itu dpt menjaga dirinya"_
(QS.9 *At Taubah: 122*)

*3. Muslim yg Tdk Paham Politik dlm Islam, tapi Ikut Politik Praktis.*
```
Inilah Muslim Opurtunis (MUZABZAB).
```
Mereka menganggap terjun dlm politik praktis adlh cara agar cepat kaya.
```
Ideologi mereka uang dan kekuasaan, bukan utk memperjuangkan Islam.

Mereka mudah tergoda, Munafiq dan Kutu Loncat.
```
Merekalah yg membuat nama Islam cemar krn menghalalkan segala cara dlm berpolitik, termasuk menjual agama.

_“Sesungguhnya orang² munafik itu menipu Allah, dan Allah akan membalas tipuan mereka."_

Dan apabila mereka berdiri utk shalat mereka berdiri dg malas.
```
Mereka bermaksud riya (dg shalat) di hadapan manusia.
```
_"Dan tdk lah mereka menyebut Allah kecuali sedikit sekali“_
(QS.4 *An Nisa: 142*)

*4. Muslim yg Tdk Paham Politik dan Tdk Ikut Politik Praktis.*
```
Inilah Muslim Bodoh (JAHIL dan JUMUD).

Mereka tdk paham Pentingnya Politik dlm Islam.
```
Mereka terpengaruh nilai² sekuler Barat yg menganggap agama urusan pribadi.
```
Mereka menganggap politik sbg kotor,``` mungkin anggapan itu krn dampak dari perilaku muslim cluster tiga.

Mereka korban dari propaganda;
_"Islam Yes, Politik Islam No"_

Perkataan mereka persis seperti orang Yahudi yg masa bodo thd perjuangan Nabinya, tapi ingin ikut memetik hasilnya.

_"Hai Musa, kami sekali sekali tdk akan memasukinya selama-lamanya, selagi mereka ada di dlm nya, krn itu pergilah kamu bersama Tuhanmu, dan berperanglah kamu berdua."_
_"Sesungguhnya kami hanya duduk menanti di sini saja"_
(QS.5 *Al Ma'idah: 24*)

Inilah kebodohan kaum Nabi Musa (Yahudi) yg membuat mereka terus dicela sampai akhir zaman.

*Semoga* tadabbur ayat ini membuat kita semakin paham pentingnya politik (siyasah) dlm Islam.
```
Billaahi Fii Sabilil Haq```
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ

_"Barangsiapa menunjukkan kepada kebaikan, maka ia mendapatkan pahala sebagaimana orang yang melakukan"_  [HR. Muslim, 3509]
.
```wallahu a'lam```
*والله اعلم*
Allah lah yang Maha Mengetahui
.
*barakallahu fiikum*
 (بَارَكَ اللهُ فِيْكُم)
_"Semoga Allah memberkahi kalian"_

🌸🌸🌸🌸🌸🕌🌸🌸🌸🌸🌸
•┈•●●●◎❅❀❦❖❖❦❀❅◎●●●•┈•
          *WA Group 9*
https://chat.whatsapp.com/FTa3xlXcWSR5Bo3NqdZ1b2
          *WA Group 8*
https://chat.whatsapp.com/DNoC09NyrQBHaN7A14YozE
          *WA Group 7*
https://chat.whatsapp.com/E26s63hR8l9JO0G247vKTI
          *WA  Group 6*
https://chat.whatsapp.com/4jQHzmQNTJZIGU9UdHZICW
           *WA Group 1*
https://chat.whatsapp.com/GURAG4fFwfx4YjqSQsjOy2
           *WA Group 2*
https://chat.whatsapp.com/DeVmhS2

TUNTUNAN SHOLAT SUNAH RAWATIB. Part 15 selesai

┏🌺🍃●●━━━━━━━━━━━━┓
          *FIQIH DAN MUAMALAH*
┗━━━━━━━━━━━━●●🌺🍃┛
*TUNTUNAN SHOLAT SUNAH RAWATIB* Part 15 selesai
★★★★★♡♡♡※♡♡♡★★★★★
Oleh : Meilana Dharma Putra
http://pramida13.blogspot.com
*بسم الله الرحمن الرحيم*

*Faedah:*
Ibmu Qoyyim rahimahullah  berkata: _“Terdapat kumpulan sholat-sholat dari tuntunan nabi shallallahu ‘alaihi wasallam sehari semalam sebanyak 40 rakaat, yaitu dengan menjaga 17 rakaat dari sholat fardhu, 10 rakaat atau 12 rakaat dari sholat rawatib, 11 rakaat atau 13 rakaat sholat malam, maka keseluruhannya adalah 40 rakaat. Adapun tambahan sholat selain yang tersebutkan bukanlah sholat rawatib…..maka sudah seharusnyalah bagi seorang hamba untuk senantiasa menegakkan terus-menerus tuntunan ini selamanya hingga menjumpai ajal (maut). Sehingga adakah yang lebih cepat terkabulkannya do’a dan tersegeranya dibukakan pintu bagi orang yang mengetuk sehari semalam sebanyak 40 kali? Allah-lah tempat meminta pertolongan”._ (Zadul Ma’ad 1/327)

Ringkasan ini kami ambil dari sebuah buku  berjudul “Hukum-hukum Sholat Sunnah Rawatib”.

Dan sholawat serta salam kepada nabi kita muhammad shallalllahu ‘alaihi wasallam dan keluarganya serta para sahabatnya. Aamiin.

Penulis: As-Syaikh Abdullah bin Za’li Al-‘Anziy

Sumber: Buletin Darul Qosim

Wallahu'alam.
Selesai.......
🌸🌸🌸🌸🌸🕌🌸🌸🌸🌸🌸
•┈•●●●◎❅❀❦❖❖❦❀❅◎●●●•┈•
          *WA Group 9*
https://chat.whatsapp.com/FTa3xlXcWSR5Bo3NqdZ1b2
          *WA Group 8*
https://chat.whatsapp.com/DNoC09NyrQBHaN7A14YozE
          *WA Group 7*
https://chat.whatsapp.com/E26s63hR8l9JO0G247vKTI
          *WA  Group 6*
https://chat.whatsapp.com/4jQHzmQNTJZIGU9UdHZICW
           *WA Group 1*
https://chat.whatsapp.com/GURAG4fFwfx4YjqSQsjOy2
           *WA Group 2*
https://chat.whatsapp.com/DeVmhS2T2613362QdFiSRu
           *WA Group 3*
https://chat.whatsapp.com/6x50OtQ0jzCF8j6veiM4CM
                    👈🏿😎👉🏿

TUNTUNAN SHOLAT SUNAH RAWATIB. Part !4

┏🌺🍃●●━━━━━━━━━━━━┓
          *FIQIH DAN MUAMALAH*
┗━━━━━━━━━━━━●●🌺🍃┛
*TUNTUNAN SHOLAT SUNAH RAWATIB* Part 14
★★★★★♡♡♡※♡♡♡★★★★★
Oleh : Meilana Dharma Putra
http://pramida13.blogspot.com
*بسم الله الرحمن الرحيم*

*28. Tersibukkan Dengan Memuliakan Tamu Dari Meninggalkan Sholat Rawatib*

As-Syaikh Muhammad bin Utsaimin rahimahullah berkata: _“Pada dasarnya seseorang terkadang mengerjakan amal yang kurang afdhol (utama) kemudian melakukan yang lebih afdhol (yang semestinya didahulukan) dengan adanya sebab. Maka seandainya seseorang tersibukkan dengan memuliakan tamu di saat adanya sholat rawatib, maka memuliakan tamu didahulukan daripada mengerjakan sholat rawatib”_. (Majmu’ Fatawa As-Syaikh Muhammad bin Sholih Al-Utsaimin 16/176)

*29. Sholatnya Seorang Pekerja Setelah Sholat Fardhu dengan Rawatib Maupun Sholat Sunnah lainnya.*

As-Syaikh Muhammad bin Utsaimin rahimahullah berkata: _“Adapun sholat sunnah setelah sholat fardhu yang bukan rawatib maka tidak boleh. Karena waktu yang digunakan saat itu merupakan bagian dari waktu kerja semisal aqad menyewa dan pekerjaan lain. Adapun melakukan sholat rawatib (ba’da sholat fardhu), maka tidak mengapa. Karena itu merupakan hal yang biasa dilakukan dan masih dimaklumi (dibolehkan) oleh atasannya”._

*30. Apakah Meninggalkan Sholat Rawatib Termasuk Bentuk Kefasikan?*

As-Syaikh Abdul Aziz bin Baz rahimahullah berkata: “Perkataan sebagian ulama’: (Sesungguhnya meninggalkan sholat rawatib termasuk fasiq), merupakan perkataan yang kurang baik, bahkan tidak benar. Karena sholat rawatib itu adalah nafilah (sunnah). Maka barangsiapa yang menjaga sholat fardhu dan meninggalkan maksiat tidaklah dikatakan fasik bahkan dia adalah seorang mukmin yang baik lagi adil. Dan demikian juga sebagian perkataan fuqoha’: _(Sesungguhnya menjaga sholat rawatib merupakan bagian dari syarat adil dalam persaksian), maka ini adalah perkataan yang lemah. Karena setiap orang yang menjaga sholat fardhu dan meninggalkan maksiat maka ia adalah orang yang adil lagi tsiqoh. Akantetapi dari sifat seorang mukmin yang sempurna selayaknya bersegera (bersemangat) untuk mengerjakan sholat rawatib dan perkara-perkara baik lainnya yang sangat banyak dan berlomba-lomba untuk mengerjakannya”._ (Majmu’ Fatawa 11/382)

Wallahu'alam.
Berlanjut......
🌸🌸🌸🌸🌸🕌🌸🌸🌸🌸🌸
•┈•●●●◎❅❀❦❖❖❦❀❅◎●●●•┈•
          *WA Group 9*
https://chat.whatsapp.com/FTa3xlXcWSR5Bo3NqdZ1b2
          *WA Group 8*
https://chat.whatsapp.com/DNoC09NyrQBHaN7A14YozE
          *WA Group 7*
https://chat.whatsapp.com/E26s63hR8l9JO0G247vKTI
          *WA  Group 6*
https://chat.whatsapp.com/4jQHzmQNTJZIGU9UdHZICW
           *WA Group 1*
https://chat.whatsapp.com/GURAG4fFwfx4YjqSQsjOy2
           *WA Group 2*
https://chat.whatsapp.com/DeVmhS2T2613362QdFiSRu
           *WA Group 3*
https://chat.whatsapp.com/6x50OtQ0jzCF8j6veiM4CM
                    👈🏿😎👉🏿

TUNTUNAN SHOLAT SUNAH RAWATIB. Part 13

┏🌺🍃●●━━━━━━━━━━━━┓
          *FIQIH DAN MUAMALAH*
┗━━━━━━━━━━━━●●🌺🍃┛
*TUNTUNAN SHOLAT SUNAH RAWATIB* Part 13
★★★★★♡♡♡※♡♡♡★★★★★
Oleh : Meilana Dharma Putra
http://pramida13.blogspot.com
*بسم الله الرحمن الرحيم*

*26. Apakah Mengerjakan Sholat Rawatib Atau Mendengarkan Nasihat?*

Dewan Tetap untuk Penelitian Ilmiyah dan Fatwa Saudi: _“Disyariatkan bagi kaum muslimin jika mendapatkan nasihat (kultum) setelah sholat fardhu hendaknya mendengarkannya, kemudian setelahnya ia mengerjakan sholat rawatib seperti ba’diyah dzuhur, maghbrib dan ‘isya”_ (Fatawa Al-Lajnah Ad-Daimah LilBuhuts Al-‘Alamiyah Wal-Ifta’, 7/234)

*27. Mendahulukan Menyempurnakan Dzikir-dzikir setelah Sholat Fardhu Sebelum Menunaikan Sholat Rawatib*

As-Syaikh Abdullah bin Jibrin rahimahullah ditanya: “Apabila saya mengerjakan sholat jenazah setelah maghrib, apakah saya langsung mengerjakan sholat rawatib setelah selesai sholat jenazah ataukah menyempurnakan dzikir-dzikir kemudian sholat rawatib?"

Jawaban beliau rahimahullah: _“Yang lebih utama adalah duduk untuk menyempurnakan dzikir-dzikir kemudian menunaikan sholat rawatib. Maka perkara ini disyariatkan baik ada atau tidaknya sholat jenazah. Maka dzikir-dzikir yang ada setelah sholat fardhu merupakan sunnah yang selayaknya untuk dijaga dan tidak sepantasnya ditinggalkan. Maka jika anda memutus dzikir tersebut karena menunaikan sholat jenazah, maka setelah itu hendaknya menyempurnakan dzikirnya ditempat anda berada, kemudian mengerjakan sholat rawatib yaitu sholat ba’diyah. Hal ini mencakup rawatib ba’diyah dzuhur, maghrib maupun ‘isya dengan mengakhirkan sholat rawatib setelah berdzikir”._ (Al-Qoul Al-Mubin fii Ma’rifati Ma Yahummu Al-Mushollin, hal. 471)

Wallahu'alam.
Berlanjut........
🌸🌸🌸🌸🌸🕌🌸🌸🌸🌸🌸
•┈•●●●◎❅❀❦❖❖❦❀❅◎●●●•┈•
          *WA Group 9*
https://chat.whatsapp.com/FTa3xlXcWSR5Bo3NqdZ1b2
          *WA Group 8*
https://chat.whatsapp.com/DNoC09NyrQBHaN7A14YozE
          *WA Group 7*
https://chat.whatsapp.com/E26s63hR8l9JO0G247vKTI
          *WA  Group 6*
https://chat.whatsapp.com/4jQHzmQNTJZIGU9UdHZICW
           *WA Group 1*
https://chat.whatsapp.com/GURAG4fFwfx4YjqSQsjOy2
           *WA Group 2*
https://chat.whatsapp.com/DeVmhS2T2613362QdFiSRu
           *WA Group 3*
https://chat.whatsapp.com/6x50OtQ0jzCF8j6veiM4CM
                    👈🏿😎👉🏿

TUNTUNAN SHOLAT SUNAH RAWATIB. Part 12

┏🌺🍃●●━━━━━━━━━━━━┓
          *FIQIH DAN MUAMALAH*
┗━━━━━━━━━━━━●●🌺🍃┛
*TUNTUNAN SHOLAT SUNAH RAWATIB* Part 12
★★★★★♡♡♡※♡♡♡★★★★★
Oleh : Meilana Dharma Putra
http://pramida13.blogspot.com
*بسم الله الرحمن الرحيم*

*24. Mengangkat Kedua Tangan Untuk Berdo’a Setelah Menunaikan Sholat Rawatib*

As-Syaikh Abdul Aziz bin Baz rahimahullah berkata: “Sholat Rawatib: Saya tidak mengetahui adanya larangan dari mengangkat kedua tangan setelah mengerjakannya untuk berdo’a, dikarenakan beramal dengan keumuman dalil (akan disyari’atkan mengangkat tangan ketika berdo’a). Akan tetapi lebih utama untuk tidak melakukannya terus-menerus dalam hal itu (mengangkat tangan), karena tidaklah ada riwayat yang menyebutkan bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam mengerjakan demikian, seandainya beliau melakukannya setiap selesai sholat rawatib pasti akan ada riwayat yang dinisbahkan kepada beliau. Padahal para sahabat meriwayatkan seluruh perkataan-perkataan dan perbuatan-perbuatan rasulullah baik ketika safar maupun tidak. Bahkan seluruh kehidupan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam dan para sahabat radiyallahu ‘anhum  tersampaikan”. (Arkanul Islam, hal. 171)

*25. Kapan Sholat Rawatib Ketika Sholat Fardhu DiJama’?*

Imam Nawawi rahimahullah  berkata: _“Sholat rawatib dikerjakan setelah kedua sholat fardhu dijama’ dan tidak boleh dilakukan di antara keduanya. Dan demikian juga sholat rawatib qobliyah dzuhur dikerjakan sebelum kedua sholat fardhu dijama'”_. (Shahih Muslim Bi Syarh An-Nawawi, 9/31)

Wallahu'alam.
Berlanjut........
🌸🌸🌸🌸🌸🕌🌸🌸🌸🌸🌸
•┈•●●●◎❅❀❦❖❖❦❀❅◎●●●•┈•
          *WA Group 9*
https://chat.whatsapp.com/FTa3xlXcWSR5Bo3NqdZ1b2
          *WA Group 8*
https://chat.whatsapp.com/DNoC09NyrQBHaN7A14YozE
          *WA Group 7*
https://chat.whatsapp.com/E26s63hR8l9JO0G247vKTI
          *WA  Group 6*
https://chat.whatsapp.com/4jQHzmQNTJZIGU9UdHZICW
           *WA Group 1*
https://chat.whatsapp.com/GURAG4fFwfx4YjqSQsjOy2
           *WA Group 2*
https://chat.whatsapp.com/DeVmhS2T2613362QdFiSRu
           *WA Group 3*
https://chat.whatsapp.com/6x50OtQ0jzCF8j6veiM4CM
                    👈🏿😎👉🏿

TUNTUNAN SHOLAT SUNAH RAWATIB. Part 11

┏🌺🍃●●━━━━━━━━━━━━┓
          *FIQIH DAN MUAMALAH*
┗━━━━━━━━━━━━●●🌺🍃┛
*TUNTUNAN SHOLAT SUNAH RAWATIB* Part 11
★★★★★♡♡♡※♡♡♡★★★★★
Oleh : Meilana Dharma Putra
http://pramida13.blogspot.com
*بسم الله الرحمن الرحيم*

*22. Memutus Sholat Rawatib Ketika Sholat Fardhu ditegakkan*

As-Syaikh Abdul Aziz bin Baz rahimahullah berkata: _“Apabila sholat telah ditegakkan dan ada sebagian jama’ah sedang melaksanakan sholat tahiyatul masjid atau sholat rawatib, maka disyari’atkan baginya untuk memutus sholatnya dan mempersiapkan diri untuk melaksanakan sholat fardhu,_ berdasarkan sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam: _“Apabila iqomah sholat telah ditegakkan maka tidak ada sholat kecuali sholat fardhu..“_, _akan tetapi seandainya sholat telah ditegakkan dan seseorang sedang berada pada posisi rukuk dirakaat yang kedua, maka tidak ada halangan bagi dia untuk menyelesaikan sholatnya. Karena sholatnya segera berakhir pada saat sholat fardhu baru terlaksana kurang dari satu rakaat”._ (Majmu’ Fatawa 11/392 dan 393)

*23. Apabila Mengetahui Sholat Fardhu Akan Segera Ditegakkan, Apakah Disyari’atkan Mengerjakan Sholat Rawatib?*

As-Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah berkata: “Sudah seharusnya (mengenai hal ini) dikatakan: _“Sesungguhnya tidak dianjurkan mengerjakan sholat rawatib diatas keyakinan yang kuat bahwasannya sholat fardhu akan terlewatkan dengan mengerjakannya. Bahkan meninggalkannya (sholat rawatib) karena mengetahui akan ditegakkan sholat bersama imam dan menjawab adzan (iqomah) adalah perkara yang disyari’atkan. Karena menjaga sholat fardhu dengan waktu-waktunya lebih utama daripada sholat sunnah rawatib yang bisa dimungkinkan untuk diqodho'”._ (Syarh Al-‘Umdah, hal. 609)

Wallahu'alam.
Berlanjut..........
🌸🌸🌸🌸🌸🕌🌸🌸🌸🌸🌸
•┈•●●●◎❅❀❦❖❖❦❀❅◎●●●•┈•
          *WA Group 9*
https://chat.whatsapp.com/FTa3xlXcWSR5Bo3NqdZ1b2
          *WA Group 8*
https://chat.whatsapp.com/DNoC09NyrQBHaN7A14YozE
          *WA Group 7*
https://chat.whatsapp.com/E26s63hR8l9JO0G247vKTI
          *WA  Group 6*
https://chat.whatsapp.com/4jQHzmQNTJZIGU9UdHZICW
           *WA Group 1*
https://chat.whatsapp.com/GURAG4fFwfx4YjqSQsjOy2
           *WA Group 2*
https://chat.whatsapp.com/DeVmhS2T2613362QdFiSRu
           *WA Group 3*
https://chat.whatsapp.com/6x50OtQ0jzCF8j6veiM4CM
                    👈🏿😎👉🏿

TUNTUNAN SHOLAT SUNAH RAWATIB. Part 10

┏🌺🍃●●━━━━━━━━━━━━┓
          *FIQIH DAN MUAMALAH*
┗━━━━━━━━━━━━●●🌺🍃┛
*TUNTUNAN SHOLAT SUNAH RAWATIB* Part 10
★★★★★♡♡♡※♡♡♡★★★★★
Oleh : Meilana Dharma Putra
http://pramida13.blogspot.com
*بسم الله الرحمن الرحيم*

*20. Menggabungkan Sholat Rawatib dengan Sholat Istikharah*

Dari Jabir bin Abdullah radiyallahu ‘anhuma berkata: _“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mengajarkan kami sholat istikhorah ketika menghadapi permasalahan sebagaimana mengajarkan kami surat-surat dari Al-Qur’an”, kemudian beliau bersabda: “Apabila seseorang dari kalian mendapatkan permasalahan, maka sholatlah dua rakaat dari selain sholat fardhu…”_ (HR. Bukhori no. 1166)

Al-Hafidz Ibnu Hajar rahimahullah berkata: _“Jika seseorang berniat sholat rawatib tertentu digabungkan dengan sholat istikhorah maka terhitung sebagai pahala (boleh), tetapi berbeda jika tidak diniatkan”._ (Fathul Bari 11/189)

*21. Sholat Rawatib Ketika Iqomah Sholat Fardhu Telah Dikumandangkan*

Dari Abu Huroiroh radiyallahu ‘anhu, dari nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: _“Apabila iqomah sholat telah ditegakkan maka tidak ada sholat kecuali sholat fardhu“._ (HR. Muslim bi As-syarh An-Nawawi 5/222)

An-Nawawi berkata: _“Hadits ini terdapat larangan yang jelas dari mengerjakan sholat sunnah setelah iqomah sholat dikumandangkan sekalipun sholat rawatib seperti rawatib subuh, dzuhur, ashar dan selainnya”_ (Al-Majmu’ 3/378)

Wallahu'alam.
Berlanjut........
🌸🌸🌸🌸🌸🕌🌸🌸🌸🌸🌸
•┈•●●●◎❅❀❦❖❖❦❀❅◎●●●•┈•
          *WA Group 9*
https://chat.whatsapp.com/FTa3xlXcWSR5Bo3NqdZ1b2
          *WA Group 8*
https://chat.whatsapp.com/DNoC09NyrQBHaN7A14YozE
          *WA Group 7*
https://chat.whatsapp.com/E26s63hR8l9JO0G247vKTI
          *WA  Group 6*
https://chat.whatsapp.com/4jQHzmQNTJZIGU9UdHZICW
           *WA Group 1*
https://chat.whatsapp.com/GURAG4fFwfx4YjqSQsjOy2
           *WA Group 2*
https://chat.whatsapp.com/DeVmhS2T2613362QdFiSRu
           *WA Group 3*
https://chat.whatsapp.com/6x50OtQ0jzCF8j6veiM4CM
                    👈🏿😎👉🏿

TUNTUNAN SHOLAT SUNAH RAWATIB. Part 9

┏🌺🍃●●━━━━━━━━━━━━┓
          *FIQIH DAN MUAMALAH*
┗━━━━━━━━━━━━●●🌺🍃┛
*TUNTUNAN SHOLAT SUNAH RAWATIB* Part 9
★★★★★♡♡♡※♡♡♡★★★★★
Oleh : Meilana Dharma Putra
http://pramida13.blogspot.com
*بسم الله الرحمن الرحيم*

*18. Menggabungkan Sholat-sholat Rawatib, Tahiyatul Masjid, dan Sunnah Wudhu’*

As-Syaikh Abdurrahman As-Sa’di rahimahullah berkata: _“Apabila seseorang masuk masjid diwaktu sholat rawatib, maka ia bisa mengerjakan sholat dua rakaat dengan niat sholat rawatib dan tahiyatul masjid, dengan demikian tertunailah dengan mendapatkan keutamaan keduanya. Dan demikian juga sholat sunnah wudhu’ bisa digabungkan dengan keduanya (sholat rawatib dan tahiyatul masjid), atau digabungkan dengan salah satu dari keduanya”_. (Al-Qawaid Wal-Ushul Al-Jami’ah, hal. 75)

*19. Menggabungkan Sholat Sebelum Subuh dan Sholat Duha Pada Waktu Dhuha*

As-Syaikh Muhammad Bin Utsaimin rahimahullah berkata: _“Seseorang yang sholat qobliyah subuhnya terlewatkan sampai matahari terbit, dan waktu sholat dhuha tiba. Maka pada keadaan ini, sholat rawatib subuh tidak terhitung sebagai sholat dhuha, dan sholat dhuha juga tidak terhitung sebagai sholat rawatib subuh, dan tidak boleh juga menggabungkan keduanya dalam satu niat. Karena sholat dhuha itu tersendiri dan sholat rawatib subuh pun juga demikian, sehingga tidaklah salah satu dari keduanya terhitung (dianggap) sebagai yang lainnya._ (Majmu’ Fatawa As-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin, 20/13)

Wallahu'alam.
Berlanjut.......
🌸🌸🌸🌸🌸🕌🌸🌸🌸🌸🌸
•┈•●●●◎❅❀❦❖❖❦❀❅◎●●●•┈•
          *WA Group 9*
https://chat.whatsapp.com/FTa3xlXcWSR5Bo3NqdZ1b2
          *WA Group 8*
https://chat.whatsapp.com/DNoC09NyrQBHaN7A14YozE
          *WA Group 7*
https://chat.whatsapp.com/E26s63hR8l9JO0G247vKTI
          *WA  Group 6*
https://chat.whatsapp.com/4jQHzmQNTJZIGU9UdHZICW
           *WA Group 1*
https://chat.whatsapp.com/GURAG4fFwfx4YjqSQsjOy2
           *WA Group 2*
https://chat.whatsapp.com/DeVmhS2T2613362QdFiSRu
           *WA Group 3*
https://chat.whatsapp.com/6x50OtQ0jzCF8j6veiM4CM
                    👈🏿😎👉🏿

TUNTUNAN SHOLT SUNAH RAWATIB. Part 8

┏🌺🍃●●━━━━━━━━━━━━┓
          *FIQIH DAN MUAMALAH*
┗━━━━━━━━━━━━●●🌺🍃┛
*TUNTUNAN SHOLAT SUNAH RAWATIB* Part 8
★★★★★♡♡♡※♡♡♡★★★★★
Oleh : Meilana Dharma Putra
http://pramida13.blogspot.com
*بسم الله الرحمن الرحيم*

*16. Pengurutan Ketika Mengqodho’*

As-Syaikh Ibnu Utsaimin rahimahullah berkata: _“Apabila didalam sholat itu terdapat rawatib qobliyah dan ba’diyah, dan sholat rawatib qobliyahnya terlewatkan, maka yang dikerjakan lebih dahulu adalah ba’diyah kemudian qobliyah, contoh: Seseorang masuk masjid yang belum mengerjakan sholat rawatib qobliyah mendapati imam sedang mengerjakan sholat dzuhur, maka apabila sholat dzuhur telah selesai, yang pertamakali dikerjakan adalah sholat rawatib ba’diyah dua rakaat, kemudian empat rakaat qobliyah”_. (Syarh Riyadhus Sholihin, 3/283)

*17. Mengqodho’ Sholat Rawatib yang Banyak Terlewatkan*

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata: _“Diperbolehkan mengqodho’ sholat rawatib dan selainnya, karena merupakan sholat sunnah yang sangat dianjurkan (muakkadah)… kemudian jika sholat yang terlewatkan sangat banyak, maka yang utama adalah mencukupkan diri mengerjakan yang wajib (fardhu), karena mendahulukan untuk menghilangkan dosa adalah perkara yang utama, sebagaimana “Ketika Rasulullah mengerjakan empat sholat fardhu yang tertinggal pada perang Khondaq, beliau mengqodho’nya secara berturut-turut”. Dan tidak ada riwayat bahwasannya Rasulullah mengerjakan sholat rawatib diantara sholat-sholat fardhu tersebut.…. Dan jika hanya satu atau dua sholat yang terlewatkan, maka yang utama adalah mengerjakan semuanya sebagaimana perbuatan Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam pada saat sholat subuh terlewatkan, maka beliau mengqodho’nya bersama sholat rawatib”._ (Syarh Al-‘Umdah, hal. 238)

Wallahu'alam.
Berlanjut......
🌸🌸🌸🌸🌸🕌🌸🌸🌸🌸🌸
•┈•●●●◎❅❀❦❖❖❦❀❅◎●●●•┈•
          *WA Group 9*
https://chat.whatsapp.com/FTa3xlXcWSR5Bo3NqdZ1b2
          *WA Group 8*
https://chat.whatsapp.com/DNoC09NyrQBHaN7A14YozE
          *WA Group 7*
https://chat.whatsapp.com/E26s63hR8l9JO0G247vKTI
          *WA  Group 6*
https://chat.whatsapp.com/4jQHzmQNTJZIGU9UdHZICW
           *WA Group 1*
https://chat.whatsapp.com/GURAG4fFwfx4YjqSQsjOy2
           *WA Group 2*
https://chat.whatsapp.com/DeVmhS2T2613362QdFiSRu
           *WA Group 3*
https://chat.whatsapp.com/6x50OtQ0jzCF8j6veiM4CM
                    👈🏿😎👉🏿

TUNTUNAN SHOLAT SUNAH RAWATIB. Part 7

┏🌺🍃●●━━━━━━━━━━━━┓
          *FIQIH DAN MUAMALAH*
┗━━━━━━━━━━━━●●🌺🍃┛
*TUNTUNAN SHOLAT SUNAH RAWATIB* Part 7
★★★★★♡♡♡※♡♡♡★★★★★
Oleh : Meilana Dharma Putra
http://pramida13.blogspot.com
*بسم الله الرحمن الرحيم*

*14. Waktu Mengqodho’ Sholat Rawatib Sebelum Subuh*

Dari Abu Hurairah radiyallahu ‘anhu berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam  bersabda: _“Barangsiapa yang belum mengerjakan dua rakaat sebelum sholat subuh, maka sholatlah setelah matahari terbit“._ (At-Tirmdzi 423, dan dishahihkan oleh Al-albani)

Dan dari Muhammad bin Ibrahim dari kakeknya Qois, berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam keluar rumah mendatangi sholat kemudian qomat ditegakkan dan sholat subuh dikerjakan hingga selesai, kemudian Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam berpaling menghadap ma’mum, maka beliau mendapati saya sedang mengerjakan sholat, lalu bersabda: _“Sebentar wahai Qois apakah ada sholat subuh dua kali?“. Maka saya berkata: Wahai rasulullah sungguh saya belum mengerjakan sholat sebelum subuh, Rasulullah bersabda: “Maka tidak mengapa“._ (HR. At-Tirmidzi). Adapun pada Abu Dawud dengan lafadz: _“Maka rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam diam (terhadap yang dilakukan Qois)”_. (HR. At-tirmidzi no. 422, Abu Dawud no. 1267, dan Al-Albani menshahihkannya)

As-Syaikh Muhammad bin Ibrahim rahimahullah berkata: _“Barangsiapa yang masuk masjid mendapatkan jama’ah sedang sholat subuh, maka sholatlah bersama mereka. Baginya dapat mengerjakan sholat dua rakaat sebelum subuh setelah selesai sholat subuh, tetapi yang lebih utama adalah mengakhirkan sampai matahari naik setinggi tombak”_ (Majmu’ Fatawa As-Syaikh Muhammad bin Ibrahim 2/259 dan 260)

*15. Jika Sholat Subuh Bersama Jama’ah Terlewatkan, Apakah Mengerjakan Sholat Rawatib Terlebih Dahulu atau Sholat Subuh?*

As-Syaikh Muhammad bin Utsaimin rahimahullah berkata: _“Sholat rawatib didahulukan atas sholat fardhu (subuh), karena sholat rawatib qobliyah subuh itu sebelum sholat subuh, meskipun orang-orang telah keluar selesai sholat berjama’ah dari masjid”_ (Majmu’ Fatawa As-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsatimin 14/298)

Wallahu'alam.
Berlanjut.........
🌸🌸🌸🌸🌸🕌🌸🌸🌸🌸🌸
•┈•●●●◎❅❀❦❖❖❦❀❅◎●●●•┈•
          *WA Group 9*
https://chat.whatsapp.com/FTa3xlXcWSR5Bo3NqdZ1b2
          *WA Group 8*
https://chat.whatsapp.com/DNoC09NyrQBHaN7A14YozE
          *WA Group 7*
https://chat.whatsapp.com/E26s63hR8l9JO0G247vKTI
          *WA  Group 6*
https://chat.whatsapp.com/4jQHzmQNTJZIGU9UdHZICW
           *WA Group 1*
https://chat.whatsapp.com/GURAG4fFwfx4YjqSQsjOy2
           *WA Group 2*
https://chat.whatsapp.com/DeVmhS2T2613362QdFiSRu
           *WA Group 3*
https://chat.whatsapp.com/6x50OtQ0jzCF8j6veiM4CM
                    👈🏿😎👉🏿

TUNTUNAN SHOLAT SUNAH RAWATIB. Part 6

┏🌺🍃●●━━━━━━━━━━━━┓
          *FIQIH DAN MUAMALAH*
┗━━━━━━━━━━━━●●🌺🍃┛
*TUNTUNAN SHOLAT SUNAH RAWATIB* Part 6
★★★★★♡♡♡※♡♡♡★★★★★
Oleh : Meilana Dharma Putra
http://pramida13.blogspot.com
*بسم الله الرحمن الرحيم*

*12. Mengganti (mengqodho’) Sholat Rawatib*

Dari Anas radiyallahu ‘anhu dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: _“Barangsiapa yang lupa akan sholatnya maka sholatlah ketika dia ingat, tidak ada tebusan kecuali hal itu“._ (HR. Bukhori no. 597, Muslim no. 680)

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata: “Dan hadits ini meliputi sholat fardhu, sholat malam, witir, dan sunnah rawatib”. (Majmu’ Fatawa Ibnu Taimiyah, 23/90)

*13. Mengqodho’ Sholat Rawatib Di Waktu yang Terlarang*

Ibnu Qoyyim berkata: “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam meng-qodho’ sholat ba’diyah dzuhur setelah ashar, dan terkadang melakukannya terus-menerus, karena apabila beliau melakukan amalan selalu melanggengkannya. Hukum mengqodho’ diwaktu-waktu terlarang bersifat umum bagi nabi dan umatnya, adapun dilakukan terus-menerus pada waktu terlarang merupakan kekhususan nabi”. (Zaadul Ma’ad  1/308)

Wallahu'alam.
Berlanjut..........
🌸🌸🌸🌸🌸🕌🌸🌸🌸🌸🌸
•┈•●●●◎❅❀❦❖❖❦❀❅◎●●●•┈•
          *WA Group 9*
https://chat.whatsapp.com/FTa3xlXcWSR5Bo3NqdZ1b2
          *WA Group 8*
https://chat.whatsapp.com/DNoC09NyrQBHaN7A14YozE
          *WA Group 7*
https://chat.whatsapp.com/E26s63hR8l9JO0G247vKTI
          *WA  Group 6*
https://chat.whatsapp.com/4jQHzmQNTJZIGU9UdHZICW
           *WA Group 1*
https://chat.whatsapp.com/GURAG4fFwfx4YjqSQsjOy2
           *WA Group 2*
https://chat.whatsapp.com/DeVmhS2T2613362QdFiSRu
           *WA Group 3*
https://chat.whatsapp.com/6x50OtQ0jzCF8j6veiM4CM
                    👈🏿😎👉🏿

TUNTUNAN SHOLAT SUNAH RAWATIB Part 5

┏🌺🍃●●━━━━━━━━━━━━┓
          *FIQIH DAN MUAMALAH*
┗━━━━━━━━━━━━●●🌺🍃┛
*TUNTUNAN SHOLAT SUNAH RAWATIB* Part 5
★★★★★♡♡♡※♡♡♡★★★★★
Oleh : Meilana Dharma Putra
http://pramida13.blogspot.com
*بسم الله الرحمن الرحيم*

*9. Sholat Rawatib Dalam Keadaan Safar*

Ibnu Qayyim rahimahullah  berkata, _“Rasulullah shallallahu a’laihi wa sallam didalam safar senantiasa mengerjakan sholat sunnah rawatib sebelum shubuh dan sholat sunnah witir dikarenakan dua sholat sunnah ini merupakan yang paling utama di antara sholat sunnah, dan tidak ada riwayat bahwasannya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam  mengerjakan sholat sunnah selain keduanya”._ (Zaadul Ma’ad  1/315).

As-Syaikh Bin Baz rahimahullah  berkata: _“Disyariatkan ketika safar meninggalkan sholat rawatib kecuali sholat witir dan rawatib sebelum subuh”_. (Majmu’ Fatawa 11/390).

*10. Tempat Mengerjakan Sholat Rawatib*

Dari Ibnu Umar radiyallahu ‘anhuma berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam  bersabda: _“Lakukanlah di rumah-rumah kalian dari sholat-sholat dan jangan jadikan rumah kalian bagai kuburan“._ (HR. Bukhori no. 1187, Muslim no. 777)

As-Syaikh Muhammad bin Utsaimin rahimahullah berkata: “Sudah seyogyanya bagi seseorang untuk mengerjakan sholat rawatib di rumahnya…. meskipun di Mekkah dan Madinah sekalipun maka lebih utama dikerjakan dirumah dari pada di masjid Al-Haram maupun masjid An-Nabawi; karena saat Nabi shallallahu a’alihi wasallam bersabda sementara beliau berada di Madinah….. Ironisnya manusia sekarang lebih mengutamakan melakukan sholat sunnah rawatib di masjidil haram, dan ini termasuk bagian dari kebodohan”. (Syarh Riyadhus Sholihin, 3/295)

Wallahu'alam.
Berlanjut
.....
🌸🌸🌸🌸🌸🕌🌸🌸🌸🌸🌸
•┈•●●●◎❅❀❦❖❖❦❀❅◎●●●•┈•
          *WA Group 9*
https://chat.whatsapp.com/FTa3xlXcWSR5Bo3NqdZ1b2
          *WA Group 8*
https://chat.whatsapp.com/DNoC09NyrQBHaN7A14YozE
          *WA Group 7*
https://chat.whatsapp.com/E26s63hR8l9JO0G247vKTI
          *WA  Group 6*
https://chat.whatsapp.com/4jQHzmQNTJZIGU9UdHZICW
           *WA Group 1*
https://chat.whatsapp.com/GURAG4fFwfx4YjqSQsjOy2
           *WA Group 2*
https://chat.whatsapp.com/DeVmhS2T2613362QdFiSRu
           *WA Group 3*
https://chat.whatsapp.com/6x50OtQ0jzCF8j6veiM4CM
                    👈🏿😎👉🏿

TUNTUNAN SHOLAT SUNAH RAWATIB Part 4

┏🌺🍃●●━━━━━━━━━━━━┓
          *FIQIH DAN MUAMALAH*
┗━━━━━━━━━━━━●●🌺🍃┛
*TUNTUNAN SHOLAT SUNAH RAWATIB* Part 4
★★★★★♡♡♡※♡♡♡★★★★★
Oleh : Meilana Dharma Putra
http://pramida13.blogspot.com
*بسم الله الرحمن الرحيم*

*6. Apakah Pada Sholat Ashar Terdapat Rawatib?*
As-Syaikh Muammad bin Utsaimin rahimahullah berkata, _“Tidak ada sunnah rawatib sebelum dan sesudah sholat ashar, namun disunnahkan sholat mutlak sebelum sholat ashar”_. (Majmu’ Fatawa As-Syaikh Al-Utsaimin 14/343)

*7. Sholat Rawatib Qobliyah Jum’at*

As-Syaikh Abdul ‘Azis bin Baz rahimahullah berkata: _“Tidak ada sunnah rawatib sebelum sholat jum’at berdasarkan pendapat yang terkuat di antara dua pendapat ulama’. Akan tetapi disyari’atkan bagi kaum muslimin yang masuk masjid agar mengerjakan sholat beberapa rakaat semampunya”_ (Majmu’ Fatawa As-Syaikh Bin Baz 12/386&387)

*8. Sholat Rawatib Ba’diyah Jum’at*

Dari Abu Hurairah radiyallahu ‘anhu berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam  bersabda, _“Apabila seseorang di antara kalian mengerjakan sholat jum’at, maka sholatlah sesudahnya empat rakaat“._ (HR. Muslim no. 881)

As-Syaikh Bin Baz rahimahullah  berkata, “Adapun sesudah sholat jum’at, maka terdapat sunnah rawatib sekurang-kurangnya dua rakaat dan maksimum empat rakaat” (Majmu’ Fatawa As-Syaikh Bin Baz 13/387)

Wallahu'alam.
Berlanjut..........
🌸🌸🌸🌸🌸🕌🌸🌸🌸🌸🌸
•┈•●●●◎❅❀❦❖❖❦❀❅◎●●●•┈•
          *WA Group 9*
https://chat.whatsapp.com/FTa3xlXcWSR5Bo3NqdZ1b2
          *WA Group 8*
https://chat.whatsapp.com/DNoC09NyrQBHaN7A14YozE
          *WA Group 7*
https://chat.whatsapp.com/E26s63hR8l9JO0G247vKTI
          *WA  Group 6*
https://chat.whatsapp.com/4jQHzmQNTJZIGU9UdHZICW
           *WA Group 1*
https://chat.whatsapp.com/GURAG4fFwfx4YjqSQsjOy2
           *WA Group 2*
https://chat.whatsapp.com/DeVmhS2T2613362QdFiSRu
           *WA Group 3*
https://chat.whatsapp.com/6x50OtQ0jzCF8j6veiM4CM
                    👈🏿😎👉🏿

TUNTUNAN SHOLAT SUNAH RAWATIB. Part 3

┏🌺🍃●●━━━━━━━━━━━━┓
          *FIQIH DAN MUAMALAH*
┗━━━━━━━━━━━━●●🌺🍃┛
*TUNTUNAN SHOLAT SUNAH RAWATIB* Part 3
★★★★★♡♡♡※♡♡♡★★★★★
Oleh : Meilana Dharma Putra
http://pramida13.blogspot.com
*بسم الله الرحمن الرحيم*

*4. Surat yang Dibaca pada Sholat Rawatib Ba’diyah Maghrib*

Dari Ibnu Mas’ud radiyallahu ‘anha, dia berkata: Saya sering mendengar Rasulullah shallalllahu ‘alaihi wa sallam  ketika beliau membaca surat pada sholat sunnah sesudah maghrib:” surat Al Kafirun (قل يا أيها الكافرون) dan surat Al Ikhlas (قل هو الله أحد). (HR. At-Tarmidzi no. 431, berkata Al-Albani: derajat hadits ini hasan shohih, Ibnu Majah no. 1166)

*5. Apakah Sholat Rawatib 4 Rakaat Qobiyah Dzuhur Dikerjakan dengan Sekali Salam atau Dua Kali Salam?*

As-Syaikh Muhammad bin Utsaimin rahimahullah berkata: “Sunnah Rawatib terdapat di dalamnya salam, seseorang yang sholat rawatib empat rakaat maka dengan dua salam bukan satu salam, karena sesungguhnya nabi bersabda: “Sholat (sunnah) di waktu malam dan siang dikerjakan dua rakaat salam dua rakaat salam”. (Majmu’ Fatawa As-Syaikh Al-Utsaimin 14/288)


Wallahu'alam.
Berlanjut......
🌸🌸🌸🌸🌸🕌🌸🌸🌸🌸🌸
•┈•●●●◎❅❀❦❖❖❦❀❅◎●●●•┈•
          *WA Group 9*
https://chat.whatsapp.com/FTa3xlXcWSR5Bo3NqdZ1b2
          *WA Group 8*
https://chat.whatsapp.com/DNoC09NyrQBHaN7A14YozE
          *WA Group 7*
https://chat.whatsapp.com/E26s63hR8l9JO0G247vKTI
          *WA  Group 6*
https://chat.whatsapp.com/4jQHzmQNTJZIGU9UdHZICW
           *WA Group 1*
https://chat.whatsapp.com/GURAG4fFwfx4YjqSQsjOy2
           *WA Group 2*
https://chat.whatsapp.com/DeVmhS2T2613362QdFiSRu
           *WA Group 3*
https://chat.whatsapp.com/6x50OtQ0jzCF8j6veiM4CM
                    👈🏿😎👉🏿

20 Agustus 2018

TUNTUNAN SHOLAT SUNAH RAWATIB .Part 2

┏🌺🍃●●━━━━━━━━━━━━┓
          *FIQIH DAN MUAMALAH*
┗━━━━━━━━━━━━●●🌺🍃┛
*TUNTUNAN SHOLAT SUNAH RAWATIB* Part 2
★★★★★♡♡♡※♡♡♡★★★★★
Oleh : Meilana Dharma Putra
http://pramida13.blogspot.com
*بسم الله الرحمن الرحيم*

*2. Jumlah Sholat Sunnah Rawatib*

Hadits Ummu Habibah di atas menjelaskan bahwa jumlah sholat rawatib ada 12 rakaat dan penjelasan hadits 12 rakaat ini diriwayatkan oleh At-Tarmidzi dan An-Nasa’i, dari ‘Aisyah radiyallahu ‘anha, ia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa yang tidak meninggalkan dua belas (12) rakaat pada sholat sunnah rawatib, maka Allah akan bangunkan baginya rumah di surga, (yaitu): empat rakaat sebelum dzuhur, dan dua rakaat sesudahnya, dan dua rakaat sesudah maghrib, dan dua rakaat sesudah ‘isya, dan dua rakaat sebelum subuh“. (HR. At-Tarmidzi no. 414, An-Nasa’i no. 1794)

*3. Surat yang Dibaca pada Sholat Rawatib Qobliyah Subuh*

Dari Abu Hurairah radiyallahu ‘anhu, “Bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pada sholat sunnah sebelum subuh membaca surat Al Kaafirun (قل يا أيها الكافرون) dan surat Al Ikhlas (قل هو الله أحد).”  (HR. Muslim no. 726)

Dan dari Sa’id bin Yasar, bahwasannya Ibnu Abbas mengkhabarkan kepadanya: _“Sesungguhnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pada sholat sunnah sebelum subuh dirakaat pertamanya membaca: (قولوا آمنا بالله وما أنزل إلينا) (QS. Al-Baqarah: 136), dan dirakaat keduanya membaca: (آمنا بالله واشهد بأنا مسلمون) (QS. Ali Imron: 52). (HR. Muslim no. 727)

Wallahu'alam.
Berlanjut......
🌸🌸🌸🌸🌸🕌🌸🌸🌸🌸🌸
•┈•●●●◎❅❀❦❖❖❦❀❅◎●●●•┈•
          *WA Group 9*
https://chat.whatsapp.com/FTa3xlXcWSR5Bo3NqdZ1b2
          *WA Group 8*
https://chat.whatsapp.com/DNoC09NyrQBHaN7A14YozE
          *WA Group 7*
https://chat.whatsapp.com/E26s63hR8l9JO0G247vKTI
          *WA  Group 6*
https://chat.whatsapp.com/4jQHzmQNTJZIGU9UdHZICW
           *WA Group 1*
https://chat.whatsapp.com/GURAG4fFwfx4YjqSQsjOy2
           *WA Group 2*
https://chat.whatsapp.com/DeVmhS2T2613362QdFiSRu
           *WA Group 3*
https://chat.whatsapp.com/6x50OtQ0jzCF8j6veiM4CM
                    👈🏿😎👉🏿

TUNTUNAN SHOLAT SUNAH RAWATIB. Part 1

┏🌺🍃●●━━━━━━━━━━━━┓
          *FIQIH DAN MUAMALAH*
┗━━━━━━━━━━━━●●🌺🍃┛
*TUNTUNAN SHOLAT SUNAH RAWATIB* Part 1
★★★★★♡♡♡※♡♡♡★★★★★
Oleh : Meilana Dharma Putra
http://pramida13.blogspot.com
*بسم الله الرحمن الرحيم*

Diantara hikmah dan rahmat Allah atas hambanya adalah disyariatkannya At-tathowwu’ (ibadah tambahan). Dan dijadikan pada ibadah wajib diiringi dengan adanya at-tathowwu’ dari jenis ibadah yang serupa. Hal itu dikarenakan untuk melengkapi kekurangan yang terdapat pada ibadah wajib.
Dan sesungguhnya at-tathowwu’ (ibadah sunnah) di dalam ibadah sholat yang paling utama adalah sunnah rawatib. Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam  senantiasa mengerjakannya dan tidak pernah sekalipun meninggalkannya dalam keadaan mukim (tidak bepergian jauh).

*1. Keutamaan Sholat Rawatib*

● Ummu Habibah radiyallahu ‘anha telah meriwayatkan sebuah hadits tentang keutamaan sholat sunnah rawatib, dia berkata: saya mendengar Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam  bersabda, _“Barangsiapa yang sholat dua belas rakaat pada siang dan malam, maka akan dibangunkan baginya rumah di surga“_. Ummu Habibah berkata: _Saya tidak pernah meninggalkan sholat sunnah rawatib semenjak mendengar hadits tersebut. ‘Anbasah berkata:  _Maka saya tidak pernah meninggalkannya setelah mendengar hadits tersebut dari Ummu Habibah. ‘Amru bin Aus berkata: _Saya tidak pernah meninggalkannya setelah mendengar hadits tersebut dari ‘Ansabah_. An-Nu’am bin Salim berkata: _Saya tidak pernah meninggalkannya setelah mendengar hadits tersebut dari ‘Amru bin Aus._ (HR. Muslim no. 728).

● ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha telah meriwayatkan sebuah hadits tentang sholat sunnah rawatib sebelum (qobliyah) shubuh, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, beliau bersabda, _“Dua rakaat sebelum shubuh lebih baik dari dunia dan seisinya“. Dalam riwayat yang lain, _“Dua raka’at sebelum shubuh lebih aku cintai daripada dunia seisinya”_ (HR. Muslim no. 725)

Adapun sholat sunnah sebelum shubuh ini merupakan yang paling utama di antara sholat sunnah rawatib dan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam  tidak pernah meninggalkannya baik ketika mukim (tidak berpegian) maupun dalam keadaan safar.

● Ummu Habibah radhiyallahu ‘anha telah meriwayatkan tentang keutamaan rawatib dzuhur, dia berkata:  saya mendengar rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam  bersabda: _“Barangsiapa yang menjaga (sholat) empat rakaat sebelum dzuhur dan empat rakaat sesudahnya, Allah haramkan baginya api neraka“_. (HR. Ahmad. 6/325, Abu Dawud no. 1269, At-Tarmidzi no. 428, An-Nasa’i no. 1814, Ibnu Majah no. 1160)


Wallahu'alam.
Berlanjut.............
🌸🌸🌸🌸🌸🕌🌸🌸🌸🌸🌸
•┈•●●●◎❅❀❦❖❖❦❀❅◎●●●•┈•
          *WA Group 9*
https://chat.whatsapp.com/FTa3xlXcWSR5Bo3NqdZ1b2
          *WA Group 8*
https://chat.whatsapp.com/DNoC09NyrQBHaN7A14YozE
          *WA Group 7*
https://chat.whatsapp.com/E26s63hR8l9JO0G247vKTI
          *WA  Group 6*
https://chat.whatsapp.com/4jQHzmQNTJZIGU9UdHZICW
           *WA Group 1*
https://chat.whatsapp.com/GURAG4fFwfx4YjqSQsjOy2
           *WA Group 2*
https://chat.whatsapp.com/DeVmhS2T2613362QdFiSRu
           *WA Group 3*
https://chat.whatsapp.com/6x50OtQ0jzCF8j6veiM4CM
                    👈🏿😎👉🏿

03 Agustus 2018

PERBEDAAN PENDAPAT DALAM ISLAM. Part 11 selesai

┏🌺🍃●●━━━━━━━━━━━━┓
                   *AQIDAH*
┗━━━━━━━━━━━━●●🌺🍃┛
*PERBEDAAN PENDAPAT DALAM ISLAM* Part 11selesai
★★★★★♡♡♡※♡♡♡★★★★★
http://pramida13.blogspot.com
*بسم الله الرحمن الرحيم*

*3. Bolehnya Merayakan Maulid Nabi*

As Suyuthi, Ibnu Hajar Al Haitsami, Ibnu Hajar Al Asqalani, adalah beberapa ulama yang memfatwakan bolehnya merayakan Maulid Nabi Muhammad Shallallahu’alaihi Wasallam. Namun pendapat mereka sama sekali tidak didasari oleh dalil shahih atau pemahaman para salaf, kecuali hadits-hadits dha’if, istihsan atau qiyas. Pendapat ini bertentangan dengan kaidah-kaidah syar’i yang fundamental, diantaranya:

     ● Ibadah itu tauqifiyyah, hanya bisa disyari’atkan atau ditetapkan berdasarkan dalil. Mensyariatkan ibadah tanpa dalil akan termasuk yang disebut dalam firman Allah:
أَمْ لَهُمْ شُرَكَاءُ شَرَعُوا لَهُمْ مِنَ الدِّينِ مَا لَمْ يَأْذَنْ بِهِ اللَّهُ كَلِمَةُ الْفَصْلِ لَقُضِيَ بَيْنَهُمْ وَإِنَّ الظَّالِمِينَ لَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ
_“Apakah mereka mempunyai sembahan-sembahan selain Allah yang mensyariatkan ajaran agama yang tidak diizinkan Allah? Sekiranya tak ada ketetapan yang menentukan (dari Allah) tentulah mereka telah dibinasakan. Dan sesungguhnya orang-orang yang zalim itu akan memperoleh azab yang amat pedih”_ (QS. Asy Syura: 21)

     ● Juga sabda Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam:

مَنْ عَمِلَ عَمَلًا لَيْسَ عَلَيْهِ أَمْرُنَا فَهُوَ رَدٌّ
_“Barangsiapa yang mengamalkan suatu amalan yang bukan berasal dari urusan (agama) kami, maka amalan itu tertolak”_ (Muttafaq ‘alaihi)

Hadist dha’if tidak bisa menjadi hujjah dalam mensyariatkan sebuah ibadah dan
Para ulama bersepakat atas kaidah:
لا قياس ف  إثبات العبادة

_“Tidak ada qiyas dalam menetapkan ibadah”._
Sebagaimana juga mereka bersepakat tidak boleh menggunakan qiyas dalam masalah aqidah. Dan masalah pensyariatan sebuah ibadah adalah ranah aqidah.

     ● Istihsan (anggapan baik) bukanlah hujjah untuk mensyari’atkan sebuah ibadah
Para ulama bersepakat tidak ada ijtihad dalam masalah aqidah. Dengan kata lain, ini bukan ranah ijtihad. Dan masalah pensyariatan sebuah ibadah adalah ranah aqidah.
Para sahabat hidup sampai 100 tahun sepeninggal Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam.  Namun dalam kurun waktu selama itu tidak ada di antara mereka yang merayakan Maulid Nabi. Andai Maulid Nabi itu baik, maka para sahabatlah yang paling dahulu memulainya. Karena merekalah yang paling bersemangat dalam kebaikan dan paling cinta terhadap Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam.
Tidak ada riwayat shahih bahwa para tabi’in dan tabi’ut tabi’in merayakan Maulid Nabi
Tidak ada riwayat shahih bahwa seorang pun dari Imam Madzhab yang empat merayakan Maulid Nabi
Dengan demikian jelaslah bahwa pendapat ini adalah pendapat yang tidak bisa ditoleransi walaupun memang khilafiyah.

Wallahu'alam.
Selesai......
🌸🌸🌸🌸🌸🕌🌸🌸🌸🌸🌸
•┈•●●●◎❅❀❦❖❖❦❀❅◎●●●•┈•
          *WA Group 9*
https://chat.whatsapp.com/FTa3xlXcWSR5Bo3NqdZ1b2
          *WA Group 8*
https://chat.whatsapp.com/DNoC09NyrQBHaN7A14YozE
          *WA Group 7*
https://chat.whatsapp.com/E26s63hR8l9JO0G247vKTI
          *WA  Group 6*
https://chat.whatsapp.com/4jQHzmQNTJZIGU9UdHZICW
           *WA Group 1*
https://chat.whatsapp.com/GURAG4fFwfx4YjqSQsjOy2
           *WA Group 2*
https://chat.whatsapp.com/DeVmhS2T2613362QdFiSRu
           *WA Group 3*
https://chat.whatsapp.com/6x50OtQ0jzCF8j6veiM4CM
                    👈🏿😎👉🏿

PERBEDAAN PENDAPAT DALAM ISLAM. Part 10

┏🌺🍃●●━━━━━━━━━━━━┓
                   *AQIDAH*
┗━━━━━━━━━━━━●●🌺🍃┛
*PERBEDAAN PENDAPAT DALAM ISLAM* Part 10
★★★★★♡♡♡※♡♡♡★★★★★
http://pramida13.blogspot.com
*بسم الله الرحمن الرحيم*

*2. Bid’ahnya Doa Istiftah*
Imam Malik berpendapat bahwa do’a istiftah tidak disyari’atkan, atau dengan kata lain: bid’ah (Lihat Ikhtilaf A-immatil Ulama, 1/107). Pendapat beliau ini sama sekali tidak didukung oleh dalil ataupun pemahaman para salaf,  *selain kaidah umum bahwa hukum asal ibadah adalah haram sampai ada dalilnya. Dan pendapat ini sangat bertentangan dengan banyak dalil diantaranya:*

     ● Hadist dari Abu Hurairah:
كان رسول الله صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إذا كبَّر في الصلاة؛ سكتَ هُنَيَّة قبل أن يقرأ. فقلت: يا رسول الله! بأبي أنت وأمي؛ أرأيت سكوتك بين التكبير والقراءة؛ ما تقول؟ قال: ” أقول: … ” فذكره
_“Biasanya Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam setelah bertakbir ketika shalat, ia diam sejenak sebelum membaca ayat. Maka aku pun bertanya kepada beliau, wahai Rasulullah, kutebus engkau dengan ayah dan ibuku, aku melihatmu berdiam antara takbir dan bacaan ayat. Apa yang engkau baca ketika itu adalah:… (beliau menyebutkan doa istiftah)”_ (Muttafaqun ‘alaih)

     ● Hadits Ibnu Umar Radhiallahu’anhu, ia berkata:
بينما نحن نصلي مع رسول الله صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ؛ إذ قال رجل من القوم: اللهُ أَكْبَرُ كَبِيرًا، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ كَثِيرًا، وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيلًا. فقال رسول الله صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: ” عجبت لها! فتحت لها أبواب السماء “. قال ابن عمر: فما تركتهن منذ سمعت رسول الله صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يقول ذلك
_“Ketika kami shalat bersama Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam, ada seorang lelaki yang berdoa istiftah: اللهُ أَكْبَرُ كَبِيرًا، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ كَثِيرًا، وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيلًا. Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam lalu bersabda: ‘Aku heran, dibukakan baginya pintu-pintu langit’. Ibnu Umar pun berkata:’Aku tidak pernah meninggalkan doa ini sejak beliau berkata demikian’”._ (HR. Muslim 2/99)

Dan masih banyak lagi hadits shahih yang menyebutkan macam-macam doa istiftah yang dipraktekkan oleh Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam. Dengan demikian jelaslah bahwa pendapat Imam Malik tersebut sama sekali tidak benar karena bertentangan dengan banyak dalil syar’i. Para ulama mengatakan bahwa kemungkinan besar dalil-dalil tersebut tidak sampai kepada Imam Malik. Walhasil, kita tidak boleh membiarkan orang yang berkeyakinan bahwa doa istiftah adalah bid’ah, walaupun ini termasuk perkara khilafiyah.

Wallahu'alam.
Berlanjut.....
🌸🌸🌸🌸🌸🕌🌸🌸🌸🌸🌸
•┈•●●●◎❅❀❦❖❖❦❀❅◎●●●•┈•
          *WA Group 9*
https://chat.whatsapp.com/FTa3xlXcWSR5Bo3NqdZ1b2
          *WA Group 8*
https://chat.whatsapp.com/DNoC09NyrQBHaN7A14YozE
          *WA Group 7*
https://chat.whatsapp.com/E26s63hR8l9JO0G247vKTI
          *WA  Group 6*
https://chat.whatsapp.com/4jQHzmQNTJZIGU9UdHZICW
           *WA Group 1*
https://chat.whatsapp.com/GURAG4fFwfx4YjqSQsjOy2
           *WA Group 2*
https://chat.whatsapp.com/DeVmhS2T2613362QdFiSRu
           *WA Group 3*
https://chat.whatsapp.com/6x50OtQ0jzCF8j6veiM4CM
                    👈🏿😎👉🏿

PERBEDAAN PENDAPAT DALAM ISLAM. Part 9

┏🌺🍃●●━━━━━━━━━━━━┓
                   *AQIDAH*
┗━━━━━━━━━━━━●●🌺🍃┛
*PERBEDAAN PENDAPAT DALAM ISLAM* Part 9
★★★★★♡♡♡※♡♡♡★★★★★
http://pramida13.blogspot.com
*بسم الله الرحمن الرحيم*

*Contoh Perkara Khilafiyah Yang Tidak Bisa Ditoleransi*

*1. Bolehnya Seorang Wanita Menikah Tanpa Wali*
     ● Imam Abu Hanifah memandang bahwa seorang wanita boleh menikahkan dirinya sendiri tanpa wali (Lihat Mukhtashar Ikhtilaf Ulama 2/247, Ikhtilaf Ulama A-immah 2/122). Pendapat beliau ini sama sekali tidak didukung oleh dalil, tidak juga didukung oleh pemahaman para sahabat, tabi’in dan tabi’ut tabi’in. Tentunya pendapat ini sangat bertentangan dengan banyak dalil diantaranya:

     ● Hadits Abu Musa Al Asy’ari dan Ibnu Abbas bahwa Nabi Shallallahu’alaihi Wasallambersabda:
لاَ نِكَاحَ إِلاَّ بِوَلِيٍّ

*_“Tidak sah nikah kecuali dengan wali”_* (HR. Abu Daud 2/568, Ahmad 4/394. Dishahihkan Al Albani dalam Shahih Al Jami‘ 7555)

     ● Hadits ‘Aisyah bahwa Nabi Shallallahu’alaihi Wasallambersabda:
أَيُّمَا امْرَأَةٍ نَكَحَتْ بِغَيْرِ إِذْنِ وَلِيِّهَا فَنِكَاحُهَا بَاطِلٌ، فَنِكَاحُهَا بَاطِلٌ، فَنِكَاحُهَا بَاطِلٌ، فَإِنْ دَخَل بِهَا فَلَهَا الْمَهْرُ بِمَا اسْتَحَل مِنْ فَرْجِهَا، فَإِنْ تَشَاجَرُوا فَالسُّلْطَانُ وَلِيُّ مَنْ لاَ وَلِيَّ لَهُ

_“Wanita mana saja yang menikah tanpa walinya, maka nikahnya batal, nikahnya batal, nikahnya batal! Jika mempelai pria sudah menjima’i-nya, maka mempelai wanita berhak atas maharnya sebagai kompensasi atas persetubuhan yang telah terjadi. Jika wanita ini tidak memiliki wali, maka penguasa adalah wali bagi orang yang tidak memiliki wali”_ (HR. Abu Daud 2/568. Dishahihkan Al Albani dalam Al Irwa 1840)

     ● Hadits ‘Aisyah bahwa Nabi Shallallahu’alaihi Wasallambersabda:
لاَ تُنْكِحُ الْمَرْأَةُ الْمَرْأَةَ، وَلاَ تُنْكِحُ الْمَرْأَةُ نَفْسَهَا

_“Seorang wanita tidak boleh menikahkan wanita lainnya. Seorang wanita tidak boleh menikahkan dirinya sendiri”_ (HR. Ibnu Majah 1/606. Dihasankan oleh Ibnu Hajar dalam At Talkhis 3/157)

Dan dalil-dalil yang lain. Sehingga jelas bahwa pendapat Imam Abu Hanifah adalah pendapat yang bertentangan dengan dalil syar’i dan tidak boleh ditoleransi.

Para ulama mengatakan bahwa kemungkinan besar hadits-hadits di atas tidak sampai kepada Imam Abu Hanifah. Walhasil, kita tidak boleh mentoleransi wanita yang menikah tanpa wali, walaupun ini termasuk perkara khilafiyah.

Wallahu'alam.
Berlanjut.......
🌸🌸🌸🌸🌸🕌🌸🌸🌸🌸🌸
•┈•●●●◎❅❀❦❖❖❦❀❅◎●●●•┈•
          *WA Group 9*
https://chat.whatsapp.com/FTa3xlXcWSR5Bo3NqdZ1b2
          *WA Group 8*
https://chat.whatsapp.com/DNoC09NyrQBHaN7A14YozE
          *WA Group 7*
https://chat.whatsapp.com/E26s63hR8l9JO0G247vKTI
          *WA  Group 6*
https://chat.whatsapp.com/4jQHzmQNTJZIGU9UdHZICW
           *WA Group 1*
https://chat.whatsapp.com/GURAG4fFwfx4YjqSQsjOy2
           *WA Group 2*
https://chat.whatsapp.com/DeVmhS2T2613362QdFiSRu
           *WA Group 3*
https://chat.whatsapp.com/6x50OtQ0jzCF8j6veiM4CM
                    👈🏿😎👉🏿

PERBEDAAN PENDAPAT DALAM ISLAM. Part 8

┏🌺🍃●●━━━━━━━━━━━━┓
                   *AQIDAH*
┗━━━━━━━━━━━━●●🌺🍃┛
*PERBEDAAN PENDAPAT DALAM ISLAM* Part 8
★★★★★♡♡♡※♡♡♡★★★★★
http://pramida13.blogspot.com
*بسم الله الرحمن الرحيم*

*Pendapat kedua: makruh*
Ulama yang berpendapat demikian berargumen dengan:

Larangan pada hadits Jabir dimaksudkan untuk Abu Quhafah dan orang-orang yang semisalnya dalam usia. Ini didukung oleh riwayat dari Ibnu Syihab yang dinukil oleh Ibnu Hajar dalam Fathul Baari (1/367)
Orang-orang yang dimaksud dalam hadits Ibnu ‘Abbas tidak bisa mencium wangi surga bukan karena sebab perbuatan menyemir rambut namun karena perbuatan lain yang termasuk maksiat. Adapun menyemir rambut dengan hitam hanyalah ciri kebanyakan mereka.
Atsar dari Mujahid dalam Mushannaf Ibnu Abi Syaibah  (5081) dengan sanad shahih bahwa beliau memakruhkan menyemir rambut dengan warna hitam
Atsar dari Sa’id bin Jubair dalam Mushannaf Ibnu Abi Syaibah (5082) dengan sanad shahih bahwa beliau memakruhkan  menyemir rambut dengan warna hitam
Dan beberapa atsar shahih lain dari para tabi’in bahwa mereka memakruhkan hal ini. Pendapat ini dipegang oleh Imam Malik dan Ibnu Abdil Barr.

Namun perlu menjadi catatan, bahwa makruh dalam perkataan salaf sering bermakna haram sebagaimana penjelasan Ibnul Qayyim dalam I’lam Al Muwaqi’in.

*Faidah:*
Dari tiap pendapat diatas dapat kita lihat bahwa setiap pendapat berpegang pada dalil yang shahih, didukung dengan pemahaman para sahabat, tabi’in dan tabi’ut tabi’in, dan sisi pendalilan yang tidak keluar dari kaidah-kaidah syar’i. Maka setiap pendapat dalam permasalahan ini selayaknya ditoleransi oleh setiap muslim.

Wallahu'alam.
Berlanjut........
🌸🌸🌸🌸🌸🕌🌸🌸🌸🌸🌸
•┈•●●●◎❅❀❦❖❖❦❀❅◎●●●•┈•
          *WA Group 9*
https://chat.whatsapp.com/FTa3xlXcWSR5Bo3NqdZ1b2
          *WA Group 8*
https://chat.whatsapp.com/DNoC09NyrQBHaN7A14YozE
          *WA Group 7*
https://chat.whatsapp.com/E26s63hR8l9JO0G247vKTI
          *WA  Group 6*
https://chat.whatsapp.com/4jQHzmQNTJZIGU9UdHZICW
           *WA Group 1*
https://chat.whatsapp.com/GURAG4fFwfx4YjqSQsjOy2
           *WA Group 2*
https://chat.whatsapp.com/DeVmhS2T2613362QdFiSRu
           *WA Group 3*
https://chat.whatsapp.com/6x50OtQ0jzCF8j6veiM4CM
                    👈🏿😎👉🏿

PERBEDAAN PENDAPAT DALAM ISLAM. Part 7

┏🌺🍃●●━━━━━━━━━━━━┓
                   *AQIDAH*
┗━━━━━━━━━━━━●●🌺🍃┛
*PERBEDAAN PENDAPAT DALAM ISLAM* Part 7
★★★★★♡♡♡※♡♡♡★★★★★
http://pramida13.blogspot.com
*بسم الله الرحمن الرحيم*

*Pendapat ketiga: melakukannya boleh, meninggalkannya juga boleh*
Ulama yang berpendapat mencermati dalil-dalil yang ada dan berkesimpulan bahwa terkadang Nabi membaca doa Qunut dan terkadang beliau meninggalkannya. Yang berpegang pada pendapat ini diantaranya Imam Sufyan Ats Tsauri, Ath Thabari, dan Ibnu Hazm.

*Faidah:*
Dari ketiga pendapat diatas dapat kita lihat bahwa setiap pendapat berpegang pada dalil yang shahih, didukung dengan pemahaman para salaf (sahabat Nabi, tabi’in dan tabi’ut tabi’in), dan sisi pendalilan yang tidak keluar dari kaidah-kaidah syar’i. Maka setiap pendapat dalam permasalahan ini selayaknya ditoleransi oleh setiap muslim.

*2. Menyemir Rambut Dengan Warna Hitam
Pendapat pertama: haram*

Dalil ulama yang berpendapat demikian adalah 2 hadits:

     ● Hadits Jabir bin Abdillah:
أُتِيَ بِأَبِي قُحَافَةَ يَوْمَ فَتْحِ مَكَّةَ وَرَأْسُهُ وَلِحْيَتُهُ كَالثَّغَامَةِ بَيَاضًا، فَقَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «غَيِّرُوا هَذَا بِشَيْءٍ، وَاجْتَنِبُوا السَّوَادَ»
_“Aku datang bersama Abu Quhafah ketika Fathul Makkah. Rambut dan jenggot beliau putih seperti tsaghamah. Lalu Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda: ‘Ubahlah warna rambutmu ini dengan warna lain, namun jangan hitam’”_ (HR. Muslim, 2102)

     ● Hadits Ibnu Abbas, bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallambersabda:
يَكُونُ قَوْمٌ يَخْضِبُونَ فِي آخِرِ الزَّمَانِ بِالسَّوَادِ، كَحَوَاصِلِ الْحَمَامِ، لَا يَرِيحُونَ رَائِحَةَ الْجَنَّةِ
_“Akan ada sebuah kaum di akhir zaman yang menyemir rambut dengan warna hitam bagaikan tembolok burung dara. Mereka tidak dapat mencium wanginya surga”_ (HR. Abu Daud 4212, dishahihkan Al Albani dalam Shahih Abi Daud)

Pendapat ini dipegang oleh ulama Syafi’iyyah.

Wallahu'alam.
Berlanjut........
🌸🌸🌸🌸🌸🕌🌸🌸🌸🌸🌸
•┈•●●●◎❅❀❦❖❖❦❀❅◎●●●•┈•
          *WA Group 9*
https://chat.whatsapp.com/FTa3xlXcWSR5Bo3NqdZ1b2
          *WA Group 8*
https://chat.whatsapp.com/DNoC09NyrQBHaN7A14YozE
          *WA Group 7*
https://chat.whatsapp.com/E26s63hR8l9JO0G247vKTI
          *WA  Group 6*
https://chat.whatsapp.com/4jQHzmQNTJZIGU9UdHZICW
           *WA Group 1*
https://chat.whatsapp.com/GURAG4fFwfx4YjqSQsjOy2
           *WA Group 2*
https://chat.whatsapp.com/DeVmhS2T2613362QdFiSRu
           *WA Group 3*
https://chat.whatsapp.com/6x50OtQ0jzCF8j6veiM4CM
                    👈🏿😎👉🏿

SEPUTAR ZAKAT. Part 66 selesai

┏🌺🍃●●━━━━━━━━━━━━┓                        *F I Q I H* ┗━━━━━━━━━━━━●●🌺🍃 *SEPUTAR  ZAKAT* Part 66 selesai ★★★★💙💙🕋💙💙★★★★ *بِسْــ...