01 Februari 2020

SEPUTAR ZAKAT. Part 13

┏πŸŒΊπŸƒ●●━━━━━━━━━━━━┓
                       *F I Q I H*
┗━━━━━━━━━━━━●●πŸŒΊπŸƒ
*SEPUTAR  ZAKAT* Part 13
★★★★πŸ’™πŸ’™πŸ•‹πŸ’™πŸ’™★★★★
*Ψ¨ِΨ³ْΩ€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω…ِ Ψ§Ω„Ω„ّΩ‡ِ Ψ§Ω„Ψ±َّΨ­ْΩ…َΩ†ِ Ψ§Ω„Ψ±َّΨ­ِيْΩ…,*

*Syarat Penunaian Zakat Fitri*

Berangkat dari hadits-hadits yang telah disebutkan sebelumnya, para ulama memberi dua persyaratan yang apabila terpenuhi zakat fitri wajib untuk ditunaikan. Persyaratan tersebut adalah sebagai berikut:

*Syarat pertama, beragama Islam.*

Hal ini dikarenakan zakat fitri adalah bentuk peribadatan kepada Allah dan berfungsi membersihkan orang yang telah berpuasa dari noda-noda dosa yang dilakukan selama berpuasa. Hal ini tidak mungkin dilakukan oleh orang kafir  karena semua ibadah mereka tidak akan diterima, di samping itu mereka juga tidak berpuasa.

Ibnu Qudamah mengatakan,  _“Zakat fitri tidak wajib bagi orang kafir, baik merdeka maupun budak. Kami tidak mengetahui adanya perbedaan pendapat di antara ulama tentang tidak wajibnya zakat untuk orang kafir merdeka dan baligh”_ (Al Mughni).

*Syarat kedua, mampu untuk menunaikan.*

Ulama berselisih pendapat tentang standar dalam memberikan tolok ukur “mampu” dalam penunaian zakat fitri. Insya Allah pendapat terkuat dalam masalah ini adalah pendapat yang dikemukakan oleh mayoritas ulama (Malikiyah, Syafi’iyah dan Hanabilah). Mereka menetapkan bahwa selama seseorang  memiliki kelebihan makanan pokok untuk diri dan keluarganya di malam dan di hari raya, maka dia dinilai mampu dan dengan itu berkewajiban untuk menunaikan zakat fitri (al-Minhaj).

Hal ini dikarenakan kondisi orang tersebut dapat dianggap sebagai orang yang berkecukupan sebagaimana sabda nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, _“Barangsiapa yang meminta-minta sementara dia memiliki sesuatu yang mencukupi maka dia telah memperbanyak api neraka yang akan membakar dirinya.”_ Para sahabat bertanya, _“Wahai Rasulullah, apa ukuran sesuatu yang mencukupi (sehingga tidak boleh meminta-minta)?”_ Beliau menjawab,  _“Ukuran kecukupan adalah dia memiliki sesuatu yang mampu mengeyangkan (diri & keluarga) selama sehari-semalam.”_ (Shahih. HR. Abu Daud).

Imam Ahmad pernah ditanya, _“Bilamana seseorang itu wajib mengeluarkan zakat fitri?”_ Beliau rahimahullah menjawab,  _“Jika seseorang memiliki kelebihan makanan untuk satu hari maka wajib menunaikan zakat fitri.”_ (al–Masail Ishaq an-Naisaburi).

Ibn Qudamah mengatakan, _“Zakat fitri tidaklah wajib kecuali telah terpenuhi dua syarat. Salah satunya adalah seseorang memiliki sisa makanan untuk diri dan keluarga pada malam dan siang hari raya sebanyak satu sha’. Hal ini dikarenakan nafkah untuk pribadi itu lebih penting, sehingga wajib untuk didahulukan berdasarkan sabda nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Mulailah menafkahi dirimu dan orang yang berada dalam tanggunganmu.”_ (al-Kaafi).

Wallahu'alam
Berlanjut.....insyaAllah
πŸŒΈπŸŒΈπŸŒΈπŸŒΈπŸŒΈπŸ•ŒπŸŒΈπŸŒΈπŸŒΈπŸŒΈπŸŒΈ
•┈•●●●◎❅❀❦❖❖❦❀❅◎●●●•┈•
          *WA Group 9*
https://chat.whatsapp.com/Gy7ik2zfLOQ9RGKwcK8gt8
          *WA Group 8*
https://chat.whatsapp.com/0p30adqORbkBpdxLgIbA3t
          *WA Group 7*
https://chat.whatsapp.com/Cn7QCgb2zPGG8EECzckunV
          *WA  Group 6*
https://chat.whatsapp.com/GhaD8zH14OXCg6un4qsenQ
           *WA Group 1*
https://chat.whatsapp.com/Cbf3YSmUZsx2SjZNpSfDNo
           *WA Group 2*
https://chat.whatsapp.com/GgbjpifAOpaKFMlwRbaocW
           *WA Group 3*
https://chat.whatsapp.com/Gg9vz2SXhCe41PQmZDnoij
                    πŸ‘ˆπŸΏπŸ˜ŽπŸ‘‰πŸΏ

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

SEPUTAR ZAKAT. Part 66 selesai

┏πŸŒΊπŸƒ●●━━━━━━━━━━━━┓                        *F I Q I H* ┗━━━━━━━━━━━━●●πŸŒΊπŸƒ *SEPUTAR  ZAKAT* Part 66 selesai ★★★★πŸ’™πŸ’™πŸ•‹πŸ’™πŸ’™★★★★ *Ψ¨ِΨ³ْΩ€Ω€...