03 Agustus 2018

MENGENAL HADITS SHAHIH. Part 1

┏πŸŒΊπŸƒ●●━━━━━━━━━━━━┓
             *ILMU HADITS*
┗━━━━━━━━━━━━●●πŸŒΊπŸƒ┛
*MENGENAL HADITS SHAHIH* Part 1
★★★★★♡♡♡※♡♡♡★★★★★
Oleh : Muhammad Abduh Al Banjary.
http://pramida13.blogspot.com
*Ψ¨Ψ³Ω… Ψ§Ω„Ω„Ω‡ Ψ§Ω„Ψ±Ψ­Ω…Ω† Ψ§Ω„Ψ±Ψ­ΩŠΩ…*

*TAMHID*
Secara garis besar, dilihat dari diterima atau ditolaknya suatu hadits, hadits terbagi menjadi dua, yaitu:
1. Hadits maqbul (diterima).
2. Hadits mardud (tertolak).
Hadits maqbul terbagi lagi menjadi hadits shahih dan hasan. Shahih ada yang shahih dengan sendirinya (lidzatihi), ada juga yang karena dukungan dari yang lain (lighairihi), demikian juga hadits hasan.

Kali ini akan kita bahas hadits shahih, yang keshahihannya berasal dari dirinya sendiri (lidzatihi), dan ini adalah tingkatan hadits maqbul yang paling kuat.

*TA'RIF*
Secara bahasa, shahih merupakan lawan kata dari saqim (sakit). Pada tubuh ia haqiqi, sedangkan pada hadits dan lainnya ia majazi.

Sedangkan secara istilah ilmu hadits, shahih didefinisikan dengan:

Ω…Ψ§ Ψ§ΨͺΨ΅Ω„ Ψ³Ω†Ψ―Ω‡ Ψ¨Ω†Ω‚Ω„ Ψ§Ω„ΨΉΨ―Ω„ Ψ§Ω„ΨΆΨ§Ψ¨Ψ· ΨΉΩ† Ω…Ψ«Ω„Ω‡ Ψ₯Ω„Ω‰ Ω…Ω†ΨͺΩ‡Ψ§Ω‡ Ω…Ω† غير شذوذ ΩˆΩ„Ψ§ ΨΉΩ„Ψ©
_Hadits yang sanadnya bersambung melalui periwayatan dari seorang yang adil dan dhabith, dari yang semisalnya sampai ke ujung sanad, dan tidak terdapat padanya syadz dan ‘illah._

Dari definisi di atas kita uraikan sbb:

1. Bersambung sanadnya. Maksudnya adalah setiap rawi hadits menerima hadits tersebut secara langsung dari rawi di atasnya, dari awal sanad hingga akhir.

2. Keadilan rawi. Maksudnya adalah setiap rawi yang meriwayatkan hadits tersebut haruslah seorang muslim, baligh, berakal, tidak fasiq dan mampu menjaga muruah-nya.

3. Dhabithnya rawi. Maksudnya adalah setiap rawi haruslah orang yang mampu menjaga hadits tersebut secara sempurna, baik penjagaannya dalam dada (melalui hafalan) maupun dalam tulisan (melalui catatan yang rapi dan terjaga).

4. Tidak terdapat syadz. Maksudnya hadits tersebut tidak diriwayatkan oleh seorang tsiqah  yang menyelisihi riwayat orang yang lebih tsiqah  darinya.

5. Tidak terdapat ‘illah. ‘Illah adalah sebab yang samar dan tersembunyi yang membuat suatu hadits cacat, namun secara zhahir cacatnya tidak kelihatan.

Wallahu'alam.
Berlanjut.....
πŸŒΈπŸŒΈπŸŒΈπŸŒΈπŸŒΈπŸ•ŒπŸŒΈπŸŒΈπŸŒΈπŸŒΈπŸŒΈ
•┈•●●●◎❅❀❦❖❖❦❀❅◎●●●•┈•
          *WA Group 9*
https://chat.whatsapp.com/FTa3xlXcWSR5Bo3NqdZ1b2
          *WA Group 8*
https://chat.whatsapp.com/DNoC09NyrQBHaN7A14YozE
          *WA Group 7*
https://chat.whatsapp.com/E26s63hR8l9JO0G247vKTI
          *WA  Group 6*
https://chat.whatsapp.com/4jQHzmQNTJZIGU9UdHZICW
           *WA Group 1*
https://chat.whatsapp.com/GURAG4fFwfx4YjqSQsjOy2
           *WA Group 2*
https://chat.whatsapp.com/DeVmhS2T2613362QdFiSRu
           *WA Group 3*
https://chat.whatsapp.com/6x50OtQ0jzCF8j6veiM4CM
                    πŸ‘ˆπŸΏπŸ˜ŽπŸ‘‰πŸΏ

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

SEPUTAR ZAKAT. Part 66 selesai

┏πŸŒΊπŸƒ●●━━━━━━━━━━━━┓                        *F I Q I H* ┗━━━━━━━━━━━━●●πŸŒΊπŸƒ *SEPUTAR  ZAKAT* Part 66 selesai ★★★★πŸ’™πŸ’™πŸ•‹πŸ’™πŸ’™★★★★ *Ψ¨ِΨ³ْΩ€Ω€...