14 Oktober 2019

THAHARAH. Part 47

┏🌺🍃●●━━━━━━━━━━━━┓
                       *F I Q I H*
┗━━━━━━━━━━━━●●🌺🍃
*T H A H A R A H* Part 47
★★★★💙💙🕋💙💙★★★★
http://pramida13.blogspot.com
*بِسْــــــــــــــــــــــمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم,*

*f. Seputar Masalah Tayammum*

     1. Apabila seseorang sudah shalat dengan tayammum lalu ditemukan air maka shalatnya sah tidak perlu diulangi (meskipun masih ada waktu shalat). Hal ini berdasarkan hadits Abu Sa’id Al Khudri radhiyallahu ‘anhu berikut, ia berkata:

خَرَجَ رَجُلَانِ فِي سَفَرٍ فَحَضَرَتْ الصَّلَاةُ وَلَيْسَ مَعَهُمَا مَاءٌ فَتَيَمَّمَا صَعِيدًا طَيِّبًا فَصَلَّيَا ثُمَّ وَجَدَا الْمَاءَ فِي الْوَقْتِ فَأَعَادَ أَحَدُهُمَا الصَّلَاةَ وَالْوُضُوءَ وَلَمْ يُعِدْ الْآخَرُ ثُمَّ أَتَيَا رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَذَكَرَا ذَلِكَ لَهُ فَقَالَ لِلَّذِي لَمْ يُعِدْ أَصَبْتَ السُّنَّةَ وَأَجْزَأَتْكَ صَلَاتُكَ وَقَالَ لِلَّذِي تَوَضَّأَ وَأَعَادَ لَكَ الْأَجْرُ مَرَّتَيْنِ
_“Ada dua orang laki-laki yang keluar untuk safar, lalu tiba waktu shalat namun mereka berdua tidak membawa air, maka keduanya pun bertayammum dengan menggunakan debu yang suci, lalu keduanya shalat. Setelah shalat, mereka menemukan air ketika masih ada waktu (shalat), maka salah satunya mengulangi shalat dan wudhu’nya, sedangkan yang satu lagi tidak mengulangi. Kemudian keduanya mendatangi Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan menceritakan kejadian itu kepada Beliau, maka Beliau bersabda kepada orang yang tidak mengulangi shalatnya, “Engkau telah sesuai Sunnah dan shalatmu telah sah.” Dan Beliau bersabda kepada yang berwudhu’ lagi dan mengulangi shalatnya, “Untukmu dua pahala.”_ (HR. Abu Dawud, Nasa’i, lihat Shahih Abi Dawud (238))

Maksud _“Untukmu dua pahala,”_  untukmu pahala shalat dua kali, karena masing-masingnya sah dan menghasilkan pahala, dan sesungguhnya Allah tidak akan menyia-nyiakan orang yang memperbagus amalnya. Sedangkan menurut penyusun Subulus Salam, maksudnya adalah untukmu pahala shalat menggunakan debu dan pahala shalat menggunakan air.

     2. Syaikh As Sayyid Sabiq dalam Fiqhus Sunnah berkata, _“Tayammum adalah pengganti wudhu’ dan mandi ketika tidak ada air, sehingga boleh melakukan perbuatan yang diperbolehkan dengan wudhu’ dan mandi seperti shalat, menyentuh mushaf, dan lainnya. Untuk sahnya tidak disyaratkan harus masuk waktu shalat, dan bagi yang bertayammum boleh shalat fardhu maupun sunat sesukanya dengan sekali tayammum (selama belum batal).”_

     3. Diperbolehkan bertayammum ke dinding. Hal ini berdasarkan hadits Abul Jahm bin Al Harits bin Ash Shimmah Al Anshariy ia berkata, _“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah menghadap dari arah sumur Jamal, maka ada seseorang yang menjumpai Beliau dan mengucapkan salam kepadanya, namun Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak menjawabnya, sampai Beliau menghadap ke dinding, lalu Beliau mengusap muka dan kedua tangannya, kemudian menjawab salam.”_ (HR. Bukhari dan Muslim) Imam Nawawi berkata dalam Syarhnya terhadap Shahih Muslim, _“Dalam hadits ini terdapat kebolehan bertayammum ke dinding jika ada debunya.”_

Wallahu'alam
Berlanjut.....insyaAllah
🌸🌸🌸🌸🌸🕌🌸🌸🌸🌸🌸
•┈•●●●◎❅❀❦❖❖❦❀❅◎●●●•┈•
          *WA Group 9*
https://chat.whatsapp.com/Gy7ik2zfLOQ9RGKwcK8gt8
          *WA Group 8*
https://chat.whatsapp.com/0p30adqORbkBpdxLgIbA3t
          *WA Group 7*
https://chat.whatsapp.com/Cn7QCgb2zPGG8EECzckunV
          *WA  Group 6*
https://chat.whatsapp.com/GhaD8zH14OXCg6un4qsenQ
           *WA Group 1*
https://chat.whatsapp.com/Cbf3YSmUZsx2SjZNpSfDNo
           *WA Group 2*
https://chat.whatsapp.com/GgbjpifAOpaKFMlwRbaocW
           *WA Group 3*
https://chat.whatsapp.com/Gg9vz2SXhCe41PQmZDnoij
                    👈🏿😎👉🏿

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

SEPUTAR ZAKAT. Part 66 selesai

┏🌺🍃●●━━━━━━━━━━━━┓                        *F I Q I H* ┗━━━━━━━━━━━━●●🌺🍃 *SEPUTAR  ZAKAT* Part 66 selesai ★★★★💙💙🕋💙💙★★★★ *بِسْــ...