06 September 2019

SEPUTAR KEHAMILAN.Part 28

┏πŸŒΊπŸƒ●●━━━━━━━━━━━━┓
                   *F I Q I H*
┗━━━━━━━━━━━━●●πŸŒΊπŸƒ┛
*SEPUTAR KEHAMILAN* Part 28
★★★★★♡♡♡※♡♡♡★★★★★
※ http://pramida13.blogspot.com

                                           *Ψ¨Ψ³Ω… Ψ§Ω„Ω„Ω‡ Ψ§Ω„Ψ±Ψ­Ω…Ω† Ψ§Ω„Ψ±Ψ­ΩŠΩ…*
Bagaimana hukum jika ada orang yg mendonorkan ASI nya utk orang lain,Apakah secara otomatis menjadi mahramnya?
Ulama berbeda pendapat dalam hal ini, apakah ke-mahrom-an itu terjadi hanya dengan meminum asi langsung dari si ibu atau bisa dengan asi yang sudah diperah? Ada yang mengatakan _"Ya. Jadi mahrom"._ Ada juga yang mengatakan _"Tidak! Mahrom hanya terjadi ketika si bayi menyusu langsung"._

Dan 2 kelompok ini dipaparkan oleh Imam Ibnu Rusyd dalam BidayatulMujtahis pada Bab Nikah (hal. 396) perihal rodho’ (susuan), dan juga dijelaskan oleh Imam Al-Shon’any dalam kitabnya Subulus-Salam pada bab Al-Rodho’ (3/213).

*1.Mahrom Hanya Terjadi Dengan Menyusui Langsung*.

Ulama dalam kelompok ini berpendapat bahwa susu yang sudah diperah itu tidak disebut menyusui, jadi tidak terjadi ke-mahrom-an dalam hal itu, ini adalah pendapatnya madzhab Zohiri, dan juga salah satu riwayat dari Imam Ahmad. Dengan dalil:

Rodho' [Ψ±ΨΆΨ§ΨΉ] (menyusui) secara bahasa Arab berarti:

Ψ§Ω„ΨͺΩ‚Ψ§Ω… Ψ§Ω„Ψ«Ψ―ΩŠ ΩˆΨ§Ω…ΨͺΨ΅Ψ§Ψ΅ Ψ§Ω„Ω„Ψ¨Ω†

_"Iltiqom al-Tsady wa Imtishosh Al-Laban"_

_"menempelnya mulut bayi dengan dada dan menghisap susu dari putingnya"_

Jadi jika seorang bayi menyusu dengan asi yang sudah diperah dan dibotolkan artinya dia tidak menyusu secara langsung dari dada si ibu, maka itu tidak dinamakan Rodho', karena bukan Rodho', maka tidak terjadi ke-mahrom-an dalam hal ini. Karena memang ke-mahrom-an terjadi hanya terjadi dengan Rodho', dan asi yang sudah dibotolkan tidak bisa dikatakan Rodho'.

Selain secara bahasa, bahwa menyusui itu ialah bukan hanya menyalurkan asi kepada si bayi. Tapi dengan menyusui langsung juga terjadi proses transfer rasa sayang dan cinta dari si ibu kepada si bayi, nah proses pertalian emosional ini jugalah yang menyebabkan terjadinya ka-mahrom-an. Dan itu tidak terjadi pada penyusuan dengan asi yang sudah dalam botol.

Wallahu 'alam bi showab.
Berlanjut...............insyaAllah.
πŸŒΈπŸŒΈπŸŒΈπŸŒΈπŸŒΈπŸ•ŒπŸŒΈπŸŒΈπŸŒΈπŸŒΈπŸŒΈ
•┈•●●●◎❅❀❦❖❖❦❀❅◎●●●•┈•
          *WA Group 9*
https://chat.whatsapp.com/Gy7ik2zfLOQ9RGKwcK8gt8
          *WA Group 8*
https://chat.whatsapp.com/0p30adqORbkBpdxLgIbA3t
          *WA Group 7*
https://chat.whatsapp.com/Cn7QCgb2zPGG8EECzckunV
          *WA  Group 6*
https://chat.whatsapp.com/GhaD8zH14OXCg6un4qsenQ
           *WA Group 1*
https://chat.whatsapp.com/Cbf3YSmUZsx2SjZNpSfDNo
           *WA Group 2*
https://chat.whatsapp.com/GgbjpifAOpaKFMlwRbaocW
           *WA Group 3*
https://chat.whatsapp.com/Gg9vz2SXhCe41PQmZDnoij
                    πŸ‘ˆπŸΏπŸ˜ŽπŸ‘‰πŸΏ

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

SEPUTAR ZAKAT. Part 66 selesai

┏πŸŒΊπŸƒ●●━━━━━━━━━━━━┓                        *F I Q I H* ┗━━━━━━━━━━━━●●πŸŒΊπŸƒ *SEPUTAR  ZAKAT* Part 66 selesai ★★★★πŸ’™πŸ’™πŸ•‹πŸ’™πŸ’™★★★★ *Ψ¨ِΨ³ْΩ€Ω€...