┏πΊπ●●━━━━━━━━━━━━┓
*ULUMUL HADITS*
┗━━━━━━━━━━━━●●πΊπ┛
*CIRI-CIRI HADITS PALSU* Part 1
★★★★★♡♡♡※♡♡♡★★★★★
http://pramida13.blogspot.com
*Ψ¨Ψ³Ω
Ψ§ΩΩΩ Ψ§ΩΨ±ΨΩ
Ω Ψ§ΩΨ±ΨΩΩ
*
Dalam menjaga kelangsungan As-Sunnah, para ulama telah meletakkan berbagai kaidah dan ketentuan terkait As-Sunnah atau Al-Hadits, salah satunya adalah tentang tanda-tanda hadits palsu. Secara garis besar, hadits palsu bisa diketahui dari sisi sanad (jalur periwayatan hadits), juga dari sisi matan (isi atau redaksi hadits tersebut). Berikut rinciannya:
*A. Tanda-Tanda Hadits Palsu Dari Sisi Sanad*
1. Jika perawi hadits tersebut itu dikenal sebagai seorang pendusta, dan tidak ada seorang tsiqah (terpercaya) yang meriwayatkan hadits tersebut selain dirinya. Artinya, hadits tersebut hanya diriwayatkan oleh si pendusta ini.
Para ulama telah memberi perhatian besar untuk mengetahui para pendusta dari kalangan periwayat hadits, mengenal sejarah kehidupan mereka, serta mengikuti dengan cermat kedustaan mereka dalam suatu hadits, tidak ada satupun yang luput dari mereka.
2. Jika pemalsu hadits itu mengakui sendiri pemalsuan yang dilakukannya. Misalnya pengakuan Abu ‘Ishmah Nuh bin Abi Maryam tentang hadits-hadits yang dipalsukannya terkait keutamaan surah-surah dalam Al-Qur’an. Juga pengakuan ‘Abdul Karim bin Abi Al-‘Aujaa yang memalsukan empat ribu hadits, untuk mengharamkan yang halal dan menghalalkan yang haram.
3. Jika seorang perawi hadits meriwayatkan dari seorang syaikh yang tidak bisa dipastikan bahwa ia pernah bertemu dengan syaikh tersebut, atau ia lahir setelah syaikh itu meninggal, atau ia tidak pernah berkunjung ke daerah di mana ia mengklaim pernah mendengar hadits dari syaikh tersebut di sana. Semua hal ini dilihat dari sejarah hidup rawi tersebut, tempat tinggalnya, serta guru-gurunya.
Misalnya, pengakuan Ma’mun bin Ahmad Al-Harawi, bahwa ia mendengar hadits dari Hisyam bin ‘Ammar. Lalu ia ditanya oleh Al-Hafizh Ibnu Hibban: “Kapan anda memasuki negeri Syam?”, Ia menjawab: “Tahun 250.”. Ibnu Hibban lantas berkata: “Tapi Hisyam yang anda akui telah meriwayatkan hadits darinya, meninggal pada tahun 245.”
4. Kepalsuan hadits juga bisa diketahui dari keadaan perawi dan dorongan-dorongan psikologisnya.
Misalnya hadits palsu: “Harisah (daging masak yang ditumbuk bersama gandum) menguatkan punggung.” Yang membuat hadits palsu ini adalah Muhammad bin Al-Hajjaj An-Nakha’i, dan ia seorang penjual harisah.
Wallahu'alam.
Berlanjut....
πΈπΈπΈπΈπΈππΈπΈπΈπΈπΈ
•┈•●●●◎❅❀❦❖❖❦❀❅◎●●●•┈•
*WA Group 9*
https://chat.whatsapp.com/FTa3xlXcWSR5Bo3NqdZ1b2
*WA Group 8*
https://chat.whatsapp.com/DNoC09NyrQBHaN7A14YozE
*WA Group 7*
https://chat.whatsapp.com/E26s63hR8l9JO0G247vKTI
*WA Group 6*
https://chat.whatsapp.com/4jQHzmQNTJZIGU9UdHZICW
*WA Group 1*
https://chat.whatsapp.com/GURAG4fFwfx4YjqSQsjOy2
*WA Group 2*
https://chat.whatsapp.com/DeVmhS2T2613362QdFiSRu
*WA Group 3*
https://chat.whatsapp.com/6x50OtQ0jzCF8j6veiM4CM
ππΏπππΏ
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
SEPUTAR ZAKAT. Part 66 selesai
┏πΊπ●●━━━━━━━━━━━━┓ *F I Q I H* ┗━━━━━━━━━━━━●●πΊπ *SEPUTAR ZAKAT* Part 66 selesai ★★★★πππππ★★★★ *Ψ¨ِΨ³ْΩΩ...
-
┏πΊπ●●━━━━━━━━━━━━┓ H A D I T S ┗━━━━━━━━━━━━●●πΊπ┛ *MEMPERBANYAK SHOLAWAT DI HARI JUM'AT DAN MALAM JUM'AT...
-
┏πΊπ●●━━━━━━━━━━━━┓ F I Q I H ┗━━━━━━━━━━━━●●πΊπ┛ *KAIDAH - KAIDAH USHUL FIQH* Part 1 ★★★★★♡♡♡※♡♡♡★★★★★ ※ http:...
-
┏πΊπ●●━━━━━━━━━━━━┓ S H O L A T ┗━━━━━━━━━━━━●●πΊπ┛ *MEMBACA AYAT DI REKAAT KE 3 DAN 4* Part 1 ★★★★★♡♡♡※♡♡♡★★★★★ ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.