03 Agustus 2018

MENGENAL HADITS HASAN. Part 3

┏πŸŒΊπŸƒ●●━━━━━━━━━━━━┓
             *ILMU HADITS*
┗━━━━━━━━━━━━●●πŸŒΊπŸƒ┛
*MENGENAL HADITS HASAN* Part 3
★★★★★♡♡♡※♡♡♡★★★★★
http://pramida13.blogspot.com
*Ψ¨Ψ³Ω… Ψ§Ω„Ω„Ω‡ Ψ§Ω„Ψ±Ψ­Ω…Ω† Ψ§Ω„Ψ±Ψ­ΩŠΩ…*

*Apakah Maksud dari Perkataan at-Tirmidzi dan Selainnya ‘Hadits Hasan Shahih’?*
Istilah ini sebenarnya istilah yang musykil, karena hadits shahih itu berbeda dengan hadits hasan, dan sewajarnya tidak digabungkan. Namun, at-Tirmidzi dan sebagian ahli hadits yang lain menggunakan istilah ini. Para ulama kemudian mencoba menjelaskan maksud at-Tirmidzi dengan istilah ‘hadits hasan shahih’ ini, sebagai berikut:

1. Jika hadits tersebut memiliki dua jalur sanad atau lebih, maka makna ‘hadits hasan shahih’ adalah satu sanad shahih, dan sanad lainnya hasan.

2. Jika hadits tersebut hanya memiliki satu jalur sanad, maka makna ‘hadits hasan shahih’ adalah hadits tersebut dianggap shahih oleh sebagian ahli hadits, dan oleh sebagian ahli hadits yang lain dianggap hasan.

*Apakah Maksud dari Perkataan at-Tirmidzi ‘Hadits Hasan Gharib’?*

Ini kemusykilan yang lain dari istilah yang digunakan oleh at-Tirmidzi, karena at-Tirmidzi mendefinisikan hadits hasan dengan ‘diriwayatkan juga dari jalur lain yang semisalnya’. Dari definisi ini, seakan-akan at-Tirmidzi mengatakan bahwa hadits hasan tidak mungkin hadits yang gharib, hadits yang hanya memiliki satu jalur sanad saja. Lalu mengapa kemudian ada istilah ‘hasan gharib’?

Ibn Hajar menyatakan bahwa at-Tirmidzi menggunakan banyak istilah dalam kitabnya, seperti ‘shahih’, ‘hasan’, ‘gharib’, ‘hasan shahih’, ‘shahih gharib’, ‘hasan gharib’, dan ‘hasan shahih gharib’. Dan masing-masing istilah tersebut maknanya berbeda-beda. Jadi, hadits hasan, tanpa embel-embel lain, definisinya adalah seperti yang disebutkan di awal tulisan ini, sedangkan istilah ‘hasan shahih’, ‘hasan gharib’, dan lainnya berbeda lagi definisinya, dan at-Tirmidzi tidak menjelaskan secara langsung makna istilah-istilah tersebut.

Wallahu'alam.
Berlanjut..................
πŸŒΈπŸŒΈπŸŒΈπŸŒΈπŸŒΈπŸ•ŒπŸŒΈπŸŒΈπŸŒΈπŸŒΈπŸŒΈ
•┈•●●●◎❅❀❦❖❖❦❀❅◎●●●•┈•
          *WA Group 9*
https://chat.whatsapp.com/FTa3xlXcWSR5Bo3NqdZ1b2
          *WA Group 8*
https://chat.whatsapp.com/DNoC09NyrQBHaN7A14YozE
          *WA Group 7*
https://chat.whatsapp.com/E26s63hR8l9JO0G247vKTI
          *WA  Group 6*
https://chat.whatsapp.com/4jQHzmQNTJZIGU9UdHZICW
           *WA Group 1*
https://chat.whatsapp.com/GURAG4fFwfx4YjqSQsjOy2
           *WA Group 2*
https://chat.whatsapp.com/DeVmhS2T2613362QdFiSRu
           *WA Group 3*
https://chat.whatsapp.com/6x50OtQ0jzCF8j6veiM4CM
                    πŸ‘ˆπŸΏπŸ˜ŽπŸ‘‰πŸΏ

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

SEPUTAR ZAKAT. Part 66 selesai

┏πŸŒΊπŸƒ●●━━━━━━━━━━━━┓                        *F I Q I H* ┗━━━━━━━━━━━━●●πŸŒΊπŸƒ *SEPUTAR  ZAKAT* Part 66 selesai ★★★★πŸ’™πŸ’™πŸ•‹πŸ’™πŸ’™★★★★ *Ψ¨ِΨ³ْΩ€Ω€...