03 Agustus 2018

MENGENAL HADITS DHOIF. Part 3 selesai

┏πŸŒΊπŸƒ●●━━━━━━━━━━━━┓
             *ILMU HADITS*
┗━━━━━━━━━━━━●●πŸŒΊπŸƒ┛
*MENGENAL HADITS DHOIF* Part 3 selesai
★★★★★♡♡♡※♡♡♡★★★★★
http://pramida13.blogspot.com
*Ψ¨Ψ³Ω… Ψ§Ω„Ω„Ω‡ Ψ§Ω„Ψ±Ψ­Ω…Ω† Ψ§Ω„Ψ±Ψ­ΩŠΩ…*

*Sebagian Ulama yang Tasahul dalam Periwayatan Hadits Dhaif*
Di antara ulama yang tasahul dalam periwayatan hadits dhaif adalah Sufyan ats-Tsauri, ‘Abdurrahman ibn Mahdi dan Ahmad ibn Hanbal.

*HUKUM MENGAMALKAN HADITS DHOIF*

Ulama sepakat hadits maudhu’ /palsu tidak boleh diamalkan.

Sedangkan untuk hadits dhaif selain hadits palsu, ulama berbeda pendapat. Secara garis besar ada 3 pendapat, yaitu:

1. Menolak pengamalan hadits dhaif secara mutlak, baik dalam perkara akidah,ibadah, penetapan hukum maupun fadhail a’mal. Yang berpendapat seperti ini misalnya al-Bukhari, Muslim dan Ibn al-’Arabi. Menurut mereka hadits dhaif tidak dapat dipastikan ketetapan datangnya dari Rasulullah.

2. Membolehkan pengamalan hadits dhaif secara mutlak. Yang berpendapat seperti ini adalah Abu Hanifah, Abu Dawud dan an-Nasai. Menurut mereka beramal dengan hadits dhaif lebih disukai dibandingkan berdasar akal pikiran ataupun qiyas.

Tapi ini dengan catatan hadits dhaif tersebut bukan hadits yang sangat berat kedhaifannya dan ia juga tidak bertentangan dengan hadits yang maqbul.

3. Hadits dhaif hanya diamalkan dalam fadhail a’mal, tidak pada penetapan hukum halal-haram dan masalah akidah. Yang berpendapat seperti ini adalah Ahmad ibn Hanbal, ‘Abdurrahman ibn Mahdi, dan Ibn al-Mubarak. Pendapat ini yang diikuti jumhur ‘ulama.

*SYARAT MENGAMALKAN HADUTS DHOIF*

Ibn Hajar al-’Asqalani menjelaskan tiga syarat yang harus dipenuhi sebelum mengamalkan hadits dhaif, yaitu:

1. Tidak termasuk hadits yang kedhaifannya berat.

2. Hadits tersebut berada di bawah hadits asal yang ma’mul bih.

3. Tidak boleh mengitikadkan tsabitnya hadits tersebut dari Rasulullah, tapi hanya dalam rangka ihtiyath (kehati-hatian).

*Rujukan*
1. Taysir Mushthalah al-Hadits karya Dr. Mahmud ath-Thahhan
2. Taqwiyah al-Hadits adh-Dha’if bayna al-Fuqaha wa al-Muhadditsin karya Dr. Muhammad Umar Salim Bazamul
3. Ilmu Hadis karya Dr. H. Munzier Suparta, M.A.
4. Ma’rifah ‘Ulum al-Hadits karya Imam al-Hakim
5. Tadrib ar-Rawi karya Imam as-Suyuthi
6. Sunan at-Tirmidzi karya Imam at-Tirmidzi
7. Taqrib at-Tahdzib karya al-Hafiz Ibn Hajar al-‘Asqalani

Wallahu'alam.
Selesai.........Alhamdulillah
πŸŒΈπŸŒΈπŸŒΈπŸŒΈπŸŒΈπŸ•ŒπŸŒΈπŸŒΈπŸŒΈπŸŒΈπŸŒΈ
•┈•●●●◎❅❀❦❖❖❦❀❅◎●●●•┈•
          *WA Group 9*
https://chat.whatsapp.com/FTa3xlXcWSR5Bo3NqdZ1b2
          *WA Group 8*
https://chat.whatsapp.com/DNoC09NyrQBHaN7A14YozE
          *WA Group 7*
https://chat.whatsapp.com/E26s63hR8l9JO0G247vKTI
          *WA  Group 6*
https://chat.whatsapp.com/4jQHzmQNTJZIGU9UdHZICW
           *WA Group 1*
https://chat.whatsapp.com/GURAG4fFwfx4YjqSQsjOy2
           *WA Group 2*
https://chat.whatsapp.com/DeVmhS2T2613362QdFiSRu
           *WA Group 3*
https://chat.whatsapp.com/6x50OtQ0jzCF8j6veiM4CM
                    πŸ‘ˆπŸΏπŸ˜ŽπŸ‘‰πŸΏ

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

SEPUTAR ZAKAT. Part 66 selesai

┏πŸŒΊπŸƒ●●━━━━━━━━━━━━┓                        *F I Q I H* ┗━━━━━━━━━━━━●●πŸŒΊπŸƒ *SEPUTAR  ZAKAT* Part 66 selesai ★★★★πŸ’™πŸ’™πŸ•‹πŸ’™πŸ’™★★★★ *Ψ¨ِΨ³ْΩ€Ω€...