03 Maret 2018

TENTAMG WARISAN. Part 10

5┏๐ŸŒบ๐Ÿƒ●●━━━━━━━━━━━━┓
                  F A R O I D
┗━━━━━━━━━━━━●●๐ŸŒบ๐Ÿƒ
*TENTANG WARISAN* Part 10
★★★★★♡♡♡※♡♡♡★★★★★
※ http://pramida13.blogspot.com

*STATUS ANAK ANGKAT DALAM ISLAM*
_"Anak angkat tidak menjadi ahli waris orang tua angkat, maka ia tidak mendapat warisan dari orang tua angkatnya. Demikian juga orang tua angkat tidak menjadi ahli waris anak angkatnya, maka ia tidak mendapat warisan dari anak angkatnya. Anak angkat boleh mendapat harta dari orang tua angkatnya melalui wasiat."_

Walaupun dalam akte kelahiran tertulis sebagai anak kandung, tidak mengubah status seseorang dari anak angkat menjadi anak kandung.
Dalil Qur'an:๐Ÿ‘‡๐Ÿฝ

ูˆَู…َุง ุฌَุนَู„َ ุฃَุฏْุนِูŠَุงุกَูƒُู…ْ ุฃَุจْู†َุงุกَูƒُู…ْ ุฐَู„ِูƒُู…ْ ู‚َูˆْู„ُูƒُู…ْ ุจِุฃَูْูˆَุงู‡ِูƒُู…ْ ูˆَุงู„ู„َّู‡ُ ูŠَู‚ُูˆู„ُ ุงู„ْุญَู‚َّ ูˆَู‡ُูˆَ ูŠَู‡ْุฏِูŠ ุงู„ุณَّุจِูŠู„َ
_“Dan Allah tidak menjadikan anak-anak angkatmu sebagai anak kandungmu (sendiri). Yang demikian itu hanyalah perkataanmu di mulutmu saja. Dan Allah mengatakan yang sebenarnya dan Dia menunjukkan jalan (yang benar)”_ (QS al-Ahzaab: 4).

Imam Ibnu Katsir berkata, “Sesungguhnya ayat ini turun (untuk menjelaskan) keadaan Zaid bin Haritsah radhiyallahu ‘anhu, bekas budak Rasulullah. Sebelum diangkat sebagai Nabi, Rasulullah  mengangkatnya sebagai anak, sampai-sampai dia dipanggil “Zaid bin Muhammad” (Zaid putranya Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam), maka Allah Ta’ala ingin memutuskan pengangkatan anak ini dan penisbatannya (kepada selain ayah kandungnya) dalam ayat ini, sebagaimana juga firman-Nya di pertengahan surah al-Ahzaab,

ู…َุง ูƒَุงู†َ ู…ُุญَู…َّุฏٌ ุฃَุจَุง ุฃَุญَุฏٍ ู…ِู†ْ ุฑِุฌَุงู„ِูƒُู…ْ ูˆَู„َูƒِู†ْ ุฑَุณُูˆู„َ ุงู„ู„َّู‡ِ ูˆَุฎَุงุชَู…َ ุงู„ู†َّุจِูŠِّูŠู†َ ูˆَูƒَุงู†َ ุงู„ู„َّู‡ُ ุจِูƒُู„ِّ ุดَูŠْุกٍ ุนَู„ِูŠู…ًุง
_“Muhammad itu sekali-kali bukanlah bapak dari seorang laki-laki di antara kamu, tetapi dia adalah Rasulullah dan penutup para nabi. Dan adalah Allah Maha Mengetahui segala sesuatu”_ (QS al-Ahzaab: 40).

*Dalam Islam, menisbahkan anak angkat kepada orang tua angkat menjadi ayah kandungnya dilarang* Dalilnya๐Ÿ‘‡๐Ÿฝ

ุงุฏْุนُูˆู‡ُู…ْ ู„ِุขَุจَุงุฆِู‡ِู…ْ ู‡ُูˆَ ุฃَู‚ْุณَุทُ ุนِู†ْุฏَ ุงู„ู„َّู‡ِ ูَุฅِู†ْ ู„َู…ْ ุชَุนْู„َู…ُูˆุง ุขَุจَุงุกَู‡ُู…ْ ูَุฅِุฎْูˆَุงู†ُูƒُู…ْ ูِูŠ ุงู„ุฏِّูŠู†ِ ูˆَู…َูˆَุงู„ِูŠูƒُู…ْ ูˆَู„َูŠْุณَ ุนَู„َูŠْูƒُู…ْ ุฌُู†َุงุญٌ ูِูŠู…َุง ุฃَุฎْุทَุฃْุชُู…ْ ุจِู‡ِ ูˆَู„َูƒِู†ْ ู…َุง ุชَุนَู…َّุฏَุชْ ู‚ُู„ُูˆุจُูƒُู…ْ ูˆَูƒَุงู†َ ุงู„ู„َّู‡ُ ุบَูُูˆุฑًุง ุฑَุญِูŠู…ًุง
_“Panggillah mereka (anak-anak angkat itu) dengan (memakai) nama bapak-bapak (kandung) mereka; itulah yang lebih adil di sisi Allah, dan jika kamu tidak mengetahui bapak-bapak mereka, maka (panggilah mereka sebagai) saudara-saudaramu seagama dan maula-maulamu Dan tidak ada dosa bagimu terhadap apa yang kamu salah padanya, tetapi (yang ada dosanya adalah) apa yang disengaja oleh hatimu. Dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”_ (QS al-Ahzaab: 5).

Wallahu 'alam.
Berlanjut.....
๐ŸŒท๐Ÿ€๐Ÿ€๐Ÿ€๐Ÿ•Œ๐Ÿ€๐Ÿ€๐Ÿ€๐ŸŒท
•┈•●●●◎❅❀❦❖❖❦❀❅◎●●●•┈•
          *WA Group 8*
https://chat.whatsapp.com/DNoC09NyrQBHaN7A14YozE
          *WA Group 7*
https://chat.whatsapp.com/E26s63hR8l9JO0G247vKTI
          *WA  Group 6*
https://chat.whatsapp.com/4jQHzmQNTJZIGU9UdHZICW
           *WA Group 1*
https://chat.whatsapp.com/GURAG4fFwfx4YjqSQsjOy2
           *WA Group 2*
https://chat.whatsapp.com/DeVmhS2T2613362QdFiSRu
           *WA Group 3*
https://chat.whatsapp.com/6x50OtQ0jzCF8j6veiM4CM
                    ๐Ÿ‘ˆ๐Ÿฟ๐Ÿ˜Ž๐Ÿ‘‰๐Ÿฟ

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

SEPUTAR ZAKAT. Part 66 selesai

┏๐ŸŒบ๐Ÿƒ●●━━━━━━━━━━━━┓                        *F I Q I H* ┗━━━━━━━━━━━━●●๐ŸŒบ๐Ÿƒ *SEPUTAR  ZAKAT* Part 66 selesai ★★★★๐Ÿ’™๐Ÿ’™๐Ÿ•‹๐Ÿ’™๐Ÿ’™★★★★ *ุจِุณْู€ู€...