05 Januari 2018

KAIDAH FIQH Part 2


┏๐ŸŒบ๐Ÿƒ●●━━━━━━━━━━━━┓
                    F I Q I H
┗━━━━━━━━━━━━●●๐ŸŒบ๐Ÿƒ┛
*KAIDAH - KAIDAH USHUL  FIQH* Part 2
★★★★★♡♡♡※♡♡♡★★★★★
※ http://pramida13.blogspot.com


_*ุงู„ุฃุตู„ ููŠ ุงู„ุนุจุงุฏุฉ ุงู„ุญุธุฑ, ูู„ุง ูŠุดุฑุน ู…ู†ู‡ุง ุฅู„ุง ู…ุง ุดุฑุนู‡ ุงู„ู„ู‡ ูˆ ุฑุณูˆู„ู‡*_

_*“Hukum asal dalam ibadah adalah terlarang, maka suatu ibadah tidak disyariatkan kecuali ibadah yang disyariatkan oleh Allah dan Rasul-Nya”*_

*Kaidah ke-4*
ู…ุง ู„ุง ูŠุดุชุฑุท ุงู„ุชุนุฑุถ ู„ู‡ ุฎู…ู„ุฉ ูˆู„ุง ุชูุตูŠู„ุง ุงุฐุง ุนูŠู†ู‡ ูˆุงุฎุทุฃ ู„ู… ูŠุถุฑ
_Sesuatu yang tidak disyaratkan penjelasannya secara global maupun terperinci ketika dita'yin dan salah maka statusnya tidaklah membahayakan._
Contoh kaidah :
Kesalahan dalam menentukan tempat shalat. Seperti Trisna (Guru di Pesantren) niat shalat di Ponorogo, padahal saat itu dia berada di Solo, Maka shalat Trisna tidak batal karena sudah adanya niat. sedangkan menentukan tempat shalat tidak ada hubungannya dengan niat baik secara globlal atau terperinci (tafshil).

*Kaidah ke-5*
ู…ู‚ุงุตุฏ ุงู„ู„ูุธ ุนู„ู‰ ู†ูŠุฉ ุงู„ู„ุงูุธ
_Maksud sebuah ucapan tergantung pada niat yang mengucapkan._

Contoh kaidah :
● Teguh adalah seorang pria perkasa (berasal dari daerah Sragen). Teman kita yang satu ini konon katanya mempunyai seorang istri bernama Ika dan seorang budak perempuan bernama Yati. Suatu saat, Teguh berkata; Yaa Ika, atau Yaa Yati. Jika dalam ucapan “Yaa Ika” Teguh bermaksud menceraikan istrinya, maka jatuhlah talak kepada istrinya, namun jika hanya bertujuan memanggil nama istrinya, maka tidak jatuh talaknya. Begitu juga dengan ucapan “Yaa Yati” kepada budaknya jika Teguh bertujuan memerdekakan, maka budak perempuan itu menjadi perempuan merdeka. Sebaliknya jika ia hanya bertujuan memanggil namanya, maka tidak menjadi merdeka.

● Menambahkan lafal masyiah (insya Allah) dalam niat shalat dengan tujuan menggantungkan shalatnya kepada kehendak Allah Ta'ala. maka batal shalatnya. Namun apabila hanya berniat tabarru’ maka tidak batal shalatnya, atau dengan menambahkan masyiah dengan tanpa adanya tujuan apapun, maka menurut pendapat yang sahih, shalatnya menjadi batal.

*Kaidah ke-6*
ุงู„ูŠู‚ูŠู† ู„ุง ูŠุฒุงู„ ุจุงู„ุดูƒ
_Keyakinan tidak bisa dihilangkan oleh keraguan._

Contoh kaidah :
● Seorang bernama Doel Rahman ragu, apakah baru tiga atau sudah empat rakaat shalatnya? maka, Doel Rahman harus menetapkan yang tiga rakaat karena itulah yang diyakini.

● Santri bernama Maid baru saja mengambil air wudhu di kolam depan komplek A PP. Putra An-Nawawi. Kemudian timbul keraguan dalam hatinya; "batal durung yo..? kayane aku nembe demek..." maka hukum thaharah-nya tidak hilang disebabkan keraguan yang muncul kemudian.
seseorang meyakini telah berhadats dan kemudian ragu apakah sudah bersuci atau belum, maka orang tersebut masih belum suci (muhdits).

kaidah yang esensinya senada dengan kaidah di atas:

ู…ุง ุซุจุช ุจูŠู‚ูŠู† ู„ุง ูŠุฑุชูุน ุงู„ุง ุจูŠู‚ูŠู†

_Sesuatu yang tetap dengan keyakinan, maka tidak bisa dihilangkan kecuali dengan adanya keyakinan yang lain._

Wallahu 'alam.
Berlanjut...

๐ŸŒท๐Ÿ€๐Ÿ€๐Ÿ€๐Ÿ•Œ๐Ÿ€๐Ÿ€๐Ÿ€๐ŸŒท
•┈•●●●◎❅❀❦❖❖❦❀❅◎●●●•┈•
          *WA Group 7*
https://chat.whatsapp.com/E26s63hR8l9JO0G247vKTI
          *WA  Group 6*
https://chat.whatsapp.com/4jQHzmQNTJZIGU9UdHZICW
           *WA Group 1*
https://chat.whatsapp.com/GURAG4fFwfx4YjqSQsjOy2
           *WA Group 2*
https://chat.whatsapp.com/DeVmhS2T2613362QdFiSRu
           *WA Group 3*
https://chat.whatsapp.com/6x50OtQ0jzCF8j6veiM4CM
                    ๐Ÿ‘ˆ๐Ÿฟ๐Ÿ˜Ž๐Ÿ‘‰๐Ÿฟ

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

SEPUTAR ZAKAT. Part 66 selesai

┏๐ŸŒบ๐Ÿƒ●●━━━━━━━━━━━━┓                        *F I Q I H* ┗━━━━━━━━━━━━●●๐ŸŒบ๐Ÿƒ *SEPUTAR  ZAKAT* Part 66 selesai ★★★★๐Ÿ’™๐Ÿ’™๐Ÿ•‹๐Ÿ’™๐Ÿ’™★★★★ *ุจِุณْู€ู€...