18 Oktober 2017

WAKTU PALING TEPAT UNTUK WALIMAH


┏๐ŸŒบ๐Ÿƒ●●━━━━━━━━━━━━┓
               PERNIKAHAN  
┗━━━━━━━━━━━━●●๐ŸŒบ๐Ÿƒ┛
 _*WAKTU PALING TEPAT UNTUK  WALIMAH*_
★★★★★♡♡♡※♡♡♡★★★★★
※ http://pramida13.blogspot.com


Ada 2 acara yang perlu dibedakan dalam pernikahan,
[1] Akad nikah
[2] Walimah nikah.
Dua hal ini berbeda, meskipun umumnya masyarakat sering menggabungkannya.

๐ŸŒบAkad nikah adalah pernyataan akad atau ijab qabul antara seorang lelaki dengan wali seorang wanita untuk membangun ikatan keluarga sesuai cara yang ditetapkan syariat.

Walimah nikah adalah acara makan-makan yang diselenggarakan untuk merayakan pernikahan.

Berdasarkan pengertian di atas, walimah nikah baru ada jika akad nikah telah dilakukan. Karena acara walimah nikah adalah turunan dari akad nikah. Karena itu, jika ada orang yang menyelenggarakan walimah nikah sebelum akad nikah, maka tidak disebut sebagai walimah nikah.

Kapan waktu yg tepat utk mengadakan Walimah?
Ada beberapa dalil yang bisa kita jadikan sebagai acuan:

●  Hadits dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu. Beliau menceritakan,
ุจَู†َู‰ ุงู„ู†َّุจِู‰ُّ – ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… – ุจِุงู…ْุฑَุฃَุฉٍ ูَุฃَุฑْุณَู„َู†ِู‰ ูَุฏَุนَูˆْุชُ ุฑِุฌَุงู„ุงً ุฅِู„َู‰ ุงู„ุทَّุนَุงู…ِ

_Rasulullah pernah kumpul dengan istri barunya, lalu beliau menyuruhkan untuk mengundang para sahabat untuk makan_. (HR. Bukhari 5170)

●  Peristiwa pernikahan Abdurrahman bin Auf radhiyallahu ‘anhu.
Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu bercerita,
ุฃَู†َّ ุฑَุณُูˆู„َ ุงู„ู„َّู‡ِ -ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู…- ุฑَุฃَู‰ ุนَุจْุฏَ ุงู„ุฑَّุญْู…َู†ِ ุจْู†َ ุนَูˆْูٍ ูˆَุนَู„َูŠْู‡ِ ุฑَุฏْุนُ ุฒَุนْูَุฑَุงู†ٍ ูَู‚َุงู„َ ุงู„ู†َّุจِู‰ُّ -ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู…- « ู…َู‡ْูŠَู…ْ ». ูَู‚َุงู„َ ูŠَุง ุฑَุณُูˆู„َ ุงู„ู„َّู‡ِ ุชَุฒَูˆَّุฌْุชُ ุงู…ْุฑَุฃَุฉً. ู‚َุงู„َ « ู…َุง ุฃَุตْุฏَู‚ْุชَู‡َุง ». ู‚َุงู„َ ูˆَุฒْู†َ ู†َูˆَุงุฉٍ ู…ِู†ْ ุฐَู‡َุจٍ. ู‚َุงู„َ « ุฃَูˆْู„ِู…ْ ูˆَู„َูˆْ ุจِุดَุงุฉٍ ».
_Bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melihat Abdurrahman bin Auf sementara ada bekas za’faran di bajunya. Kemudian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bertanya, “Apa yang terjadi dengan kamu?”_

_“Ya Rasulullah, saya telah menikahi seorang wanita.”_ Jawab Abdurrahman.
_“Berapa maharnya?”_ Tanya Rasulullah.
_“Setengah dinar.”_ Jawab Abdurrahman.
Kemudian beliau bersabda, _“Adakan walimah, meskipun dengan seekor kambing.”_ (HR. Muttafaq ‘alaih).

*Berdasarkan hadits di atas, para ulama menyimpulkan bahwa waktu yang tepat – sesuai sunah – untuk pelaksanaan walimah nikah adalah setelah malam pertama atau setelah hubungan badan.*

As-Shan’ani membawakan beberapa keterangan ulama tentang ini,
ูˆุตุฑุญ ุงู„ู…ุงูˆุฑุฏูŠ ู…ู† ุงู„ุดุงูุนูŠุฉ ุจุฃู†ู‡ุง ุนู†ุฏ ุงู„ุฏุฎูˆู„.  ู‚ุงู„ ุงู„ุณุจูƒูŠ : ูˆุงู„ู…ู†ู‚ูˆู„ ู…ู† ูุนู„ ุงู„ู†ุจูŠ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุขู„ู‡ ูˆุณู„ู… ุฃู†ู‡ุง ุจุนุฏ ุงู„ุฏุฎูˆู„ .ูˆูƒุฃู†ู‡ ูŠุดูŠุฑ ุฅู„ู‰ ู‚ุตุฉ ุฒูˆุงุฌ ุฒูŠู†ุจ ุจู†ุช ุฌุญุด ، ู„ู‚ูˆู„ ุฃู†ุณ : ุฃุตุจุญ ุงู„ู†ุจูŠ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุขู„ู‡ ูˆุณู„ู… ุนุฑูˆุณุงً ุจุฒูŠู†ุจ ، ูุฏุนุง ุงู„ู‚ูˆู…
Al-Mawardi – ulama Syafiiyah – menegaskan, bahwa walimah dilakukan setelah hubungan badan. As-Subki – ulama Syafiiyah – mengatakan, ‘Menurut riwayat dari praktek Nabi bahwa walimah dilakukan setelah hubungan badan.’ Keterangan beliau mengisyaratkan kisah pernikahan Zainab bintu Jahsy. Sebagaimana kata Anas bin Malik, ‘Di pagi hari, setelah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menikahi Zainab, lalu beliau undang para sahabat.’ (Subulus Salam, 1/154).

๐Ÿ”ฐ Menurut  madzab Malikiyah, walimah diadakan sebelum hubungan badan, setelah pengantin dipertemukan. Dalam Fathul Bari dinyatakan,
ูˆุงุณุชุญุจ ุจุนุถ ุงู„ู…ุงู„ูƒูŠุฉ ุฃู† ุชูƒูˆู† ุนู†ุฏ ุงู„ุจู†ุงุก ูˆูŠู‚ุน ุงู„ุฏุฎูˆู„ ุนู‚ุจู‡ุง ูˆุนู„ูŠู‡ ุนู…ู„ ุงู„ู†ุงุณ ุงู„ูŠูˆู…
_Sebagian Malikiyah menganjurkan agar walimah diadakan setelah pertemuan pengantin, dan hubungan badan dilakukan setelah walimah. Dan itu yang dilakukan masyarakat saat ini._ (Fathul Bari, 9/231).

๐Ÿ”ฐ Ada juga ulama yang menganjurkan agar waktu walimah dikembalikan ke urf (tradisi) yang berlaku di masyarakat. ini merupakan pendapat Ibnu Thulun. (Fashul Khawatim fima Qila fil Walaim, hlm. 44).

     Apapun itu, walimah harus dilakukan setelah akad. Mengenai perbedaan pendapat waktunya, sifatnya hanya afdhaliyah (mana yang paling afdhal).

Allahu a’lam.
๐ŸŒท๐ŸŒท๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐Ÿ•Œ๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒผ๐ŸŒท๐ŸŒท
•┈•◎❅❀❦❖❖❦❀❅◎•┈•
    *Telegram Chanel*
https://t.me/Aswaja13
    *WA  Group 6*
https://chat.whatsapp.com/4jQHzmQNTJZIG

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

SEPUTAR ZAKAT. Part 66 selesai

┏๐ŸŒบ๐Ÿƒ●●━━━━━━━━━━━━┓                        *F I Q I H* ┗━━━━━━━━━━━━●●๐ŸŒบ๐Ÿƒ *SEPUTAR  ZAKAT* Part 66 selesai ★★★★๐Ÿ’™๐Ÿ’™๐Ÿ•‹๐Ÿ’™๐Ÿ’™★★★★ *ุจِุณْู€ู€...