25 Oktober 2017

TENTANG HADITS. Part 4


┏πŸŒΊπŸƒ●●━━━━━━━━━━━━┓
                    H A D I T S
┗━━━━━━━━━━━━●●πŸŒΊπŸƒ┛
*TENTANG HADITS* Part 4
★★★★★♡♡♡※♡♡♡★★★★★
※ http://pramida13.blogspot.com


*Berdasarkan keutuhan rantai/lapisan sanad*

Berdasarkan klasifikasi ini hadits terbagi menjadi beberapa golongan:
1. Musnad
2. Mursal
3. Munqathi’
4. Mu’allaq
5. Mu’dlal
6. Mudallas.

Keutuhan rantai sanad maksudnya ialah setiap penutur pada tiap tingkatan dimungkinkan secara waktu dan kondisi untuk mendengar dari penutur di atasnya.

Ilustrasi sanad:
Pencatat hadis > Penutur 5> Penutur 4> Penutur 3 (tabi'ut tabi'in) > Penutur 2 (tabi'in) > Penutur 1 (para shahabi) > Rasulullah

*Hadits Musnad*
 Sebuah hadits tergolong musnad apabila urutan sanad yang dimiliki hadits tersebut tidak terpotong pada bagian tertentu. Urut-urutan penutur memungkinkan terjadinya penyampaian hadis berdasarkan waktu dan kondisi, yakni rawi-rawi itu memang diyakini telah saling bertemu dan menyampaikan hadis. Hadis ini juga dinamakan muttashilus sanad atau maushul.

*Hadis Mursal*
Bila penutur 1 tidak dijumpai atau dengan kata lain seorang tabi'in menisbatkan langsung kepada Rasulullah (contoh: seorang tabi'in (penutur 2) mengatakan _"Rasulullah berkata..."_ tanpa ia menjelaskan adanya sahabat yang menuturkan kepadanya).

*Hadis Munqathi’*
Bila sanad putus pada salah satu penutur, atau pada dua penutur yang tidak berturutan, selain shahabi.

*Hadis Mu’dlal*
Bila sanad terputus pada dua generasi penutur berturut-turut.

*Hadis Mu’allaq,*
Bila sanad terputus pada penutur 5 hingga penutur 1, alias tidak ada sanadnya. Contoh: _"Seorang pencatat hadis mengatakan, telah sampai kepadaku bahwa Rasulullah mengatakan...."_
 tanpa ia menjelaskan sanad antara dirinya hingga Rasulullah.

*Hadis Mudallas*
Bila salah satu rawi mengatakan  _"..si A berkata .." atau "Hadis ini dari si A.." tanpa ada kejelasan "..kepada saya.."_
; yakni tidak tegas menunjukkan bahwa hadits itu disampaikan kepadanya secara langsung. Bisa jadi antara rawi tersebut dengan si A ada rawi lain yang tidak terkenal, yang tidak disebutkan dalam sanad. Hadis ini disebut juga hadits yang disembunyikan cacatnya karena diriwayatkan melalui sanad yang memberikan kesan seolah-olah tidak ada cacatnya, padahal sebenarnya ada, atau hadits yang ditutup-tutupi kelemahan sanadnya.

BERLANJUT....
πŸŒ·πŸŒ·πŸ€πŸ€πŸ€πŸ•ŒπŸ€πŸ€πŸ€πŸŒ·πŸŒ·
•┈•◎❅❀❦❖❖❦❀❅◎•┈•
    *Telegram Chanel*
https://t.me/Aswaja13
    *WA  Group 6*
https://chat.whatsapp.com/4jQHzmQNTJZIGU9UdHZICW
     *WA Group 1*
https://chat.whatsapp.com/GURAG4fFwfx4YjqSQsjOy2
     *WA Group 2*
https://chat.whatsapp.com/DeVmhS2T2613362QdFiSRu
     *WA Group 3*
https://chat.whatsapp.com/6x50OtQ0jzCF8j6veiM4CM
                    πŸ‘ˆπŸΏπŸ˜ŽπŸ‘‰πŸΏ

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

SEPUTAR ZAKAT. Part 66 selesai

┏πŸŒΊπŸƒ●●━━━━━━━━━━━━┓                        *F I Q I H* ┗━━━━━━━━━━━━●●πŸŒΊπŸƒ *SEPUTAR  ZAKAT* Part 66 selesai ★★★★πŸ’™πŸ’™πŸ•‹πŸ’™πŸ’™★★★★ *Ψ¨ِΨ³ْΩ€Ω€...