16 Desember 2019

SEPUTAR PUASA. Part 47

┏🌺🍃●●━━━━━━━━━━━━┓
                       *F I Q I H*
┗━━━━━━━━━━━━●●🌺🍃
*SEPUTAR  PUASA* Part 47
★★★★💙💙🕋💙💙★★★★
http://pramida13.blogspot.com
*بِسْــــــــــــــــــــــمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم,*

*Hukum Menelan Ludan Dan Dahak Saat Puasa*

Puasa adalah tentang meraih predikat taqwa, dan wasilah yang digunakan adalah menahan diri dari makan, minum, serta berhubungan badan antara suami dan istri di siang hari terutama di bulan Ramadhan. Hal ini dimaksudkan agar manusia dapat mengekang hawa nafsunya, baik yang bersumber dari perut atau kemaluan.

*JIKA MAKAN DAN MINUM DI SIANG HARI DAPAT MEMBATALKAN PUASA, LALU BAGAIMANA HALNYA DENGAN DAHAK, INGUS DAN SEJENISNYA JIKA TERTELAN ATAU SENGAJA DITELAN KETIKA SEDANG PUASA?*

Hal yang harus diketahui terlebih dahulu, ludah dan dahak adalah suci. Hal ini sebagaimana riwayat dari Rasulallah :

قَالَ عُرْوَةُ عَنِ المِسْوَرِ وَمَرْوَانَ خَرَجَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ زَمَنَ حُدَيْبِيَةَ فَذَكَرَ الحَدِيثَ وَمَا تَنَخَّمَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نُخَامَةً إِلَّا وَقَعَتْ فِي كَفِّ رَجُلٍ مِنْهُمْ فَدَلَكَ بِهَا وَجْهَهُ وَجِلْدَهُ

_“Urwah berkata, dari Miswar dan Marwan bahwa Nabi saw keluar (pergi) pada waktu (perjanjian) Hudaibiyah lalu disebutkan kisahnya….. Tidaklah Nabi saw berdahak, kecuali dahaknya tersebut jatuh di telapak tangan para Sahabat. Mereka mengusap dahak Nabi sholallahu alaihi wa salam tersebut di wajah dan kulitnya_ (H.R. al-Bukhari no. 2731).”

عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ بَزَقَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي ثَوْبِهِ

_“Dari Anas bin Malik, ia berkata: ‘Nabi saw meludah di pakaiannya_ (H.R. al-Bukhari 241).”

عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَأَى نُخَامَةً فِي القِبْلَةِ فَشَقَّ ذَلِكَ عَلَيْهِ حَتَّى رُئِيَ فِي وَجْهِهِ فَقَامَ فَحَكَّهُ بِيَدِهِ فَقَالَ إِنَّ أَحَدَكُمْ إِذَا قَامَ فِي صَلاَتِهِ فَإِنَّهُ يُنَاجِي رَبَّهُ أَوْ إِنَّ رَبَّهُ بَيْنَهُ وَبَيْنَ القِبْلَةِ فَلاَ يَبْزُقَنَّ أَحَدُكُمْ قِبَلَ قِبْلَتِهِ وَلَكِنْ عَنْ يَسَارِهِ أَوْ تَحْتَ قَدَمَيْهِ

_“Dari Anas bin Malik, bahwa Nabi melihat dahak (nukhaamah) pada kiblat, beliau merasa berat (tidak senang) akan hal itu dan itu nampak di wajahnya. Kemudian beliau mengeriknya dengan tangan. Setelah itu beliau bersabda: ‘Sungguh salah seorang dari kalian sedang berhadapan dengan Rabnya ketika shalat, atau sungguh Rabbnya berada antara dirinya dan kiblat. Maka janganlah salah satu dari kalian meludah ke arah kiblat, namun ke arah kiri atau di bawah kakinya_ (H.R. al-Bukhari no. 405, 417).”

Beberapa riwayat diatas menunjukkan kesucian ludah dan atau dahak. Sebab seseorang tidak boleh shalat di tempat yang najis atau menggunakan pakaian yang terkena najis (Lihat at-Taudliih, IV: 515). Bahkan para Sahabat bertabaruk dengan ludah Nabi. Andaikan ludah tersebut najis, tentu beliau akan melarangnya.

Wallahu'alam
Berlanjut.....insyaAllah
🌸🌸🌸🌸🌸🕌🌸🌸🌸🌸🌸
•┈•●●●◎❅❀❦❖❖❦❀❅◎●●●•┈•
          *WA Group 9*
https://chat.whatsapp.com/Gy7ik2zfLOQ9RGKwcK8gt8
          *WA Group 8*
https://chat.whatsapp.com/0p30adqORbkBpdxLgIbA3t
          *WA Group 7*
https://chat.whatsapp.com/Cn7QCgb2zPGG8EECzckunV
          *WA  Group 6*
https://chat.whatsapp.com/GhaD8zH14OXCg6un4qsenQ
           *WA Group 1*
https://chat.whatsapp.com/Cbf3YSmUZsx2SjZNpSfDNo
           *WA Group 2*
https://chat.whatsapp.com/GgbjpifAOpaKFMlwRbaocW
           *WA Group 3*
https://chat.whatsapp.com/Gg9vz2SXhCe41PQmZDnoij
                    👈🏿😎👉🏿

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

SEPUTAR ZAKAT. Part 66 selesai

┏🌺🍃●●━━━━━━━━━━━━┓                        *F I Q I H* ┗━━━━━━━━━━━━●●🌺🍃 *SEPUTAR  ZAKAT* Part 66 selesai ★★★★💙💙🕋💙💙★★★★ *بِسْــ...