16 Desember 2019

SEPUTAR PUASA. Part 44

┏🌺🍃●●━━━━━━━━━━━━┓
                       *F I Q I H*
┗━━━━━━━━━━━━●●🌺🍃
*SEPUTAR  PUASA* Part 44
★★★★💙💙🕋💙💙★★★★
http://pramida13.blogspot.com
*بِسْــــــــــــــــــــــمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم,*

Dalil dari as-Sunnah / Hadits adalah:

عَنْ أُمِّ عَطِيَّةَ قَالَتْ أُمِرْنَا أَنْ نُخْرِجَ الحُيَّضَ يَوْمَ العِيدَيْنِ وَذَوَاتِ الخُدُورِ فَيَشْهَدْنَ جَمَاعَةَ المُسْلِمِينَ وَدَعْوَتَهُمْ وَيَعْتَزِلُ الحُيَّضُ عَنْ مُصَلَّاهُنَّ قَالَتِ امْرَأَةٌ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِحْدَانَا لَيْسَ لَهَا جِلْبَابٌ قَالَ لِتُلْبِسْهَا صَاحِبَتُهَا مِنْ جِلْبَابِهَا

_“Dari Ummu ‘Athiyyah, ia berkata; Kami diperintahkan untuk mengeluarkan (membawa serta) para wanita haid dan yang sedang dipingit untuk ikut (menghadiri) shalat dua hari raya dan menyaksikan (turut serta) jama’ah kaum muslimin dan doa mereka. Para wanita haid memisahkan diri dari tempat shalat mereka. (Kemudian) seorang perempuan berkata, ‘Wahai Rasulallah, salah seorang dari kami tidak memiliki jilbab.’ Rasul saw menjawab; ‘Hendaklah temannya meminjamkan jilbabnya’_ (H.R. al-Bukhari no. 351. Lihat pula al-Mu’jam al-Kabir, XXV: 57, hadits no. 127).”

Berkaitan dengan makna jilbab, Imam al-Qurthubi mengatakan:

قوله تعالى مِنْ جَلَابِيبِهِنَّ الْجَلَابِيبُ جَمْعُ جِلْبَابٍ وَهُوَ ثَوْبٌ أَكْبَرُ مِنَ الْخِمَارِ وَرُوِيَ عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ وَابْنِ مَسْعُودٍ أَنَّهُ الرِّدَاءُ وَقَدْ قِيلَ إِنَّهُ الْقِنَاعُ وَالصَّحِيحُ أَنَّهُ الثَّوْبُ الَّذِي يَسْتُرُ جَمِيعَ الْبَدَنِ

_“Berkaitan dengan firman Allah, ‘Mengulurkan jilbab mereka’, lafal al-jalabib merupakan bentuk plural dari kata jilbab, yaitu pakaian yang lebih besar dari khimar (kerudung). Diriwayatkan dari Ibnu Abbas dan Ibnu Mas’ud bahwa jilbab adalah rida’ (selendang). Pendapat lain mengatakan jilbab adalah qina’ (kain yang menutupi wajah). Adapun pendapat yang shahih adalah jilbab merupakan pakaian yang munutupi seluruh badan_ (Tafsir al-Qurthubi, XIV: 243).”

Adapun berkaitan dengan bagaimana cara “mengulurkan” jilbab, terdapat beragam pendapat tentangnya. Suatu pendapat mengatakan jilbab diulurkan dari kepala hingga menutupi seluruh tubuhnya, kecuali mata -pendapat lain mengatakan satu mata- yang digunakan untuk melihat. Pendapat lainnya mengatakan jilbab diulurkan dari kepala dan menutupi dadanya, serta boleh menampakkan muka dan telapak tangan sebagaimana yang diungkapkan oleh Ibnu Abbas (selengkapnya lihat Jilbab al-Mar’ah al-Muslimah Fi Tsaub al-Kitab Wa as-Sunnah karya Syakh al-Albani).”

Dengan demikian, batasan minimal dalam mengenakan jilbab adalah menutup kepala dan dada, dan tidak cukup hanya sekedar menutupi kepala. Adapun jika mengenakan yang lebih dari itu -seperti mengenaknan niqab (cadar)- maka itu adalah yang lebih baik. Hal ini berdasarkan penjelasan dari riwayat berikut:

عَنْ عَائِشَةَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ يَا أَسْمَاءُ إِنَّ الْمَرْأَةَ إِذَا بَلَغَتِ الْمَحِيضَ لَمْ يَصْلُحْ أَنْ يُرَى مِنْهَا إِلَّا هَذَا وَهَذَا وَأَشَارَ إِلَى كَفِّهِ وَوَجْهِهِ

_“Dari Aisyah, bahwa Nabi saw bersabda kepada Asma: ‘Wahai Asma’, apabila seorang wanita telah baligh, maka tidak boleh terlihat darinya kecuali telapak tangan dan wajahnya_ [H.R. Abu Dawud (4104), al-Baihaqi dalam as-Sunan as-Sughra (2358). Hadits ini dinilai hasan oleh syaikh al-Albani dalam takhrij kitab Misykat al-Mashabih, II: 1250 (hadits no 4372)].”

عَنْ أَبِي الأَحْوَصِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ المَرْأَةُ عَوْرَةٌ فَإِذَا خَرَجَتْ اسْتَشْرَفَهَا الشَّيْطَانُ

_“Dari Abu al-Ahwash, dari Abdullah bin Mas’ud, dari Nabi saw beliau bersabda: ‘(Tubuh) perempuan adalah aurat. Jika ia keluar rumah syaithan menghiasinya_ [H.R. at-Tirmidzi (1173), Ibnu Khuzaimah (1686), Ibnu Hibban (5598, 5599), Ibnu Abi Syaibah (7616). Hadits ini dinilai shahih oleh syaikh al-Albani dalam at-Ta’liqat al-Hisan ‘Ala Shahih Ibn Hibban, VIII: 156].”

Wallahu'alam
Berlanjut.....insyaAllah
🌸🌸🌸🌸🌸🕌🌸🌸🌸🌸🌸
•┈•●●●◎❅❀❦❖❖❦❀❅◎●●●•┈•
          *WA Group 9*
https://chat.whatsa

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

SEPUTAR ZAKAT. Part 66 selesai

┏🌺🍃●●━━━━━━━━━━━━┓                        *F I Q I H* ┗━━━━━━━━━━━━●●🌺🍃 *SEPUTAR  ZAKAT* Part 66 selesai ★★★★💙💙🕋💙💙★★★★ *بِسْــ...