16 Desember 2019

SEPUTAR PUASA. Part 36

┏๐ŸŒบ๐Ÿƒ●●━━━━━━━━━━━━┓
                       *F I Q I H*
┗━━━━━━━━━━━━●●๐ŸŒบ๐Ÿƒ
*SEPUTAR  PUASA* Part 36
★★★★๐Ÿ’™๐Ÿ’™๐Ÿ•‹๐Ÿ’™๐Ÿ’™★★★★
http://pramida13.blogspot.com
*ุจِุณْู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู…ِ ุงู„ู„ّู‡ِ ุงู„ุฑَّุญْู…َู†ِ ุงู„ุฑَّุญِูŠْู…,*

     ๐Ÿ’“Dalam Riwayat yang lain, ‘Aisyah ra menuturkan:

ุนَู†ْ ุนَุงุฆِุดَุฉَ ุฑَุถِูŠَ ุงู„ู„ู‡ُ ุนَู†ْู‡َุง ู‚َุงู„َุชْ ูƒَุงู†َ ุฑَุณُูˆู„ُ ุงู„ู„ู‡ِ ุตَู„َّู‰ ุงู„ู„ู‡ُ ุนَู„َูŠْู‡ِ ูˆَุณَู„َّู…َ ูŠُู‚َุจِّู„ُ ูˆَู‡ُูˆَ ุตَุงุฆِู…ٌ ูˆَูŠُุจَุงุดِุฑُ ูˆَู‡ُูˆَ ุตَุงุฆِู…ٌ ูˆَู„َูƒِู†َّู‡ُ ุฃَู…ْู„َูƒُูƒُู…ْ ู„ِุฅِุฑْุจِู‡ِ

_“Dari ‘Aisyah radliallahu ‘anha, ia berkata; Rasulallah pernah mencium dan mencumbu istrinya ketika sedang berpuasa. Namun (memang) beliau adalah orang yang paling kuat menahan nafsunya_ (H.R. AL-Bukhari no. 1927 dan Muslim no. 1106).”

ุนَู†ْ ู…َุณْุฑُูˆู‚ٍ ู‚َุงู„َ ุณَุฃَู„ْุชُ ุนَุงุฆِุดَุฉَ ู…َุง ูŠَุญِู„ُّ ู„ِู„ุฑَّุฌُู„ِ ู…ِู†َ ุงู…ْุฑَุฃَุชِู‡ِ ุตَุงุฆِู…ًุง ู‚َุงู„َุชْ ูƒُู„ُّ ุดَูŠْุกٍ ุฅِู„َّุง ุงู„ْุฌِู…َุงุนَ

_“Dari Masruq, ia berkata; ‘Aku bertanya kepada ‘Aisyah ra (tentang) apa hal yang boleh dilakukan seorang laki-laki terhadap istrinya ketika sedang berpuasa?’ Beliau menjawab: ‘Semuanya boleh kecuali jima’ (bersetubuh)_ (Mushannaf ‘Abd ar-Razzaq no. 7439. Syaikh al-Albani -dalam kitab Tamaam al-Minnah Fii Ta’liiq ‘Ala Fiqh as-Sunnah- mengatakan bahwa hadits ini shahih sebagaimana yang dikatakan oleh al-Hafidz Ibnu Hajar dalam kitab Fath al-Baari).

Ketiga riwayat diatas secara tersirat memberi gambaran tentang bolehnya seseorang untuk mencium -bahkan mencumbu- istrinya di siang hari ketika puasa asal tidak sampai melakukan jima’ dan atau menyebabkan keluarnya mani (al-Minhaaj Syarh Shahih Muslim, VII: 215). Meskipun boleh secara prinsip, namun para ulama memberikan batasan yang ketat terkait dengan masalah ini.

Mereka membahas secara panjang lebar tentang hukum mencium dan mencumbu istri ketika puasa (Ramadhan) dan juga siapa yang boleh dan tidak boleh melakukannya. Sebagian golongan membolehkan secara mutlak, ada yang memakruhkan secara mutlak -pendapat ini disandarkan pada Malikiyyah- , dan ada pula yang memberi kriteria berupa batasan usia; dibolehkan bagi yang tua dan dimakruhkan -bahkan haram- bagi yang masih muda, sebab mereka lebih rawan akan gejolak syahwat (lihat Nail al-Authar, IV: 250).

Semua pendapat ini dikemukakan dalam rangka menutup terjadinya keburukan (sad adz-dzari’ah) berupa batalnya puasa orang yang mencium dan atau mencumbu. Oleh karenanya, bagi yang yakin bisa mengendalikan gejolak nafsunya, tidak mengapa untuk mencium atau mencumbu istri ketika puasa. Namun bagi yang tidak yakin akan selamat dari batalnya puasa, silahkan untuk menghindari hal ini. Termasuk menjauhi sebab-sebab yang bisa menghantarkan pada aktivitas mencium dan bercumbu.

Adapun jika aktivitas mencium dan mencumbu sampai menyebabkan keluarnya mani, maka ia wajib mengqadla (mengganti) puasanya di hari yang lain namun tidak wajib membayar kafarat (denda karena berhubungan intim di siang hari Ramadhan) (al-Majmu’, VI: 257).

Kesimpulannya, orang yang sedang berpuasa wajib menjaga diri dari hal-hal yang dapat membatalkan puasa, meskipun secara prinsip hal tersebut dibolehkan secara syari’at. Salah satunya adalah mencium dan mencumbu, baik bagi laki-laki maupun perempuan.

Selain itu, Allah masih memberi kelapangan bagi pasangan suami istri di malam hari untuk menunaikan apa yang memang menjadi hak mereka berdua. Semua pendapat dan pandangan terkait dengan masalah ini –terutama yang memakruhkan bahkan mengharamkan- adalah dalam rangka untuk menjaga kualitas puasa seorang hamba dan menjauhkan mereka dari hal-hal yang berpotensi menjadi penyebab puasa menjadi batal atau rusak.

Untuk menghindari hal ini, kita bisa mengalihkannya pada melakukan berbagai amal shaleh seperti membaca al-Qur’an, berzkirir, i’tikaf di masjid, dan sebagainya

Wallahu'alam
Berlanjut.....insyaAllah
๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐Ÿ•Œ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ
•┈•●●●◎❅❀❦❖❖❦❀❅◎●●●•┈•
          *WA Group 9*
https://chat.whatsapp.com/Gy7ik2zfLOQ9RGKwcK8gt8
          *WA Group 8*
https://chat.whatsapp.com/0p30adqORbkBpdxLgIbA3t
          *WA Group 7*
https://chat.whatsapp.com/Cn7QCgb2zPGG8EECzckunV
     

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

SEPUTAR ZAKAT. Part 66 selesai

┏๐ŸŒบ๐Ÿƒ●●━━━━━━━━━━━━┓                        *F I Q I H* ┗━━━━━━━━━━━━●●๐ŸŒบ๐Ÿƒ *SEPUTAR  ZAKAT* Part 66 selesai ★★★★๐Ÿ’™๐Ÿ’™๐Ÿ•‹๐Ÿ’™๐Ÿ’™★★★★ *ุจِุณْู€ู€...