14 Oktober 2019

THAHARAH. Part 33

┏πŸŒΊπŸƒ●●━━━━━━━━━━━━┓
                       *F I Q I H*
┗━━━━━━━━━━━━●●πŸŒΊπŸƒ
*T H A H A R A H* Part 33
★★★★πŸ’™πŸ’™πŸ•‹πŸ’™πŸ’™★★★★
http://pramida13.blogspot.com
*Ψ¨ِΨ³ْΩ€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω…ِ Ψ§Ω„Ω„ّΩ‡ِ Ψ§Ω„Ψ±َّΨ­ْΩ…َΩ†ِ Ψ§Ω„Ψ±َّΨ­ِيْΩ…,*

*19. Beberapa Masalah yang Terkait dengan Mandi (lihat Fiqhus Sunnah)*

     πŸ”° Cukup satu kali mandi untuk haidh dan janabat, atau untuk shalat ‘Ied dan shalat Jum’at, atau untuk janabat dan Jum’at, dan ketika ia meniatkan semuanya. Hal ini berdasarkan sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Wa innamaa likullim rim maa nawaa.” (artinya: seorang hanya mendapatkan apa yang ia niatkan).

     πŸ”° Apabila telah mandi janabat dan belum berwudhu’, maka mandi dapat menduduki posisi wudhu’, karena Aisyah radhiyallahu ‘anha berkata, _“Bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak berwudhu’ setelah mandi"_ (HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah, dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih keduanya). Bahkan ketika ada seorang yang datang kepada Ibnu Umar mengatakan, bahwa dirinya berwudhu’ setelah mandi, maka Ibnu Umar berkata kepadanya, _“Engkau telah berlebihan.”_

     πŸ”° Boleh bagi orang yang junub dan haidh untuk memotong rambut, menggunting kukunya, keluar ke pasar, dsb. ‘Athaa’ berkata, _“Orang junub (boleh) berbekam, menggunting kukunya dan mencukur rambutnya meskipun belum berwudhu.”_ (Diriwayatkan oleh Bukhari)

     πŸ”° Boleh bagi seorang laki-laki mandi bekas air yang dipakai istrinya. Demikian pula sebaliknya. Ibnu Abbas berkata: _"Sebagian istri-istri Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mandi dalam sebuah wadah besar, lalu Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam datang untuk berwudhu’ atau mandi darinya, maka istrinya berkata, “Wahai Rasulullah, sesungguhnya aku junub.” Beliau bersabda, “Sesungguhnya air itu tidak junub.”_ (HR. Ahmad, Abu Dawud, Nasa’i, Tormidzi dan ia berkata, “Hasan shahih.”)

     πŸ”° Tidak boleh mandi telanjang di tengah-tengah manusia, karena membuka aurat hukumnya haram, kecuali jika jauh dari manusia, maka tidak mengapa. Demikian pula diperbolehkan mandi meskipun di tengah-tengah manusia jika ia menutup dirinya dengan kain atau semisalnya. Hal ini sebagaimana Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah mandi, sedangkan Fathimah menutupi Beliau dengan kain.

Wallahu'alam
Berlanjut.....insyaAllah
πŸŒΈπŸŒΈπŸŒΈπŸŒΈπŸŒΈπŸ•ŒπŸŒΈπŸŒΈπŸŒΈπŸŒΈπŸŒΈ
•┈•●●●◎❅❀❦❖❖❦❀❅◎●●●•┈•
          *WA Group 9*
https://chat.whatsapp.com/Gy7ik2zfLOQ9RGKwcK8gt8
          *WA Group 8*
https://chat.whatsapp.com/0p30adqORbkBpdxLgIbA3t
          *WA Group 7*
https://chat.whatsapp.com/Cn7QCgb2zPGG8EECzckunV
          *WA  Group 6*
https://chat.whatsapp.com/GhaD8zH14OXCg6un4qsenQ
           *WA Group 1*
https://chat.whatsapp.com/Cbf3YSmUZsx2SjZNpSfDNo
           *WA Group 2*
https://chat.whatsapp.com/GgbjpifAOpaKFMlwRbaocW
           *WA Group 3*
https://chat.whatsapp.com/Gg9vz2SXhCe41PQmZDnoij
                    πŸ‘ˆπŸΏπŸ˜ŽπŸ‘‰πŸΏ

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

SEPUTAR ZAKAT. Part 66 selesai

┏πŸŒΊπŸƒ●●━━━━━━━━━━━━┓                        *F I Q I H* ┗━━━━━━━━━━━━●●πŸŒΊπŸƒ *SEPUTAR  ZAKAT* Part 66 selesai ★★★★πŸ’™πŸ’™πŸ•‹πŸ’™πŸ’™★★★★ *Ψ¨ِΨ³ْΩ€Ω€...