┏πΊπ●●━━━━━━━━━━━━┓
*F IQ I H*
┗━━━━━━━━━━━━●●πΊπ
*LARANGAN MENYERUPAI ORANG KAFIR* Part 3
★★★★πππππ★★★★
http://pramida13.blogspot.com
*Ψ¨ِΨ³ْΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ
ِ Ψ§ΩΩّΩِ Ψ§ΩΨ±َّΨْΩ
َΩِ Ψ§ΩΨ±َّΨِΩْΩ
,*
Penyebab timbulnya larangan tersebut, diantaranya:
1. Semua perbuatan orang kafir pada dasarnya dibangun di atas pondasi
kesesatan dlalalah dan kerusakan fasad. Inilah sebenarnya titik tolak semua
perbuatan dan amalan orang-orang kafir, baik yang bersifat menakjubkan anda
atau tidak, baik yang dzahir (nampak nyata) kerusakannya ataupun
terselubung. Karena sesungguhnya yang menjadi dasar semua aktivitas orangorang kafir adalah dlalal (sesat), inhiraf (menyeleweng dari kebenaran), dan fasad (rusak). Baik dalam aqidah, adat-istiadat, ibadah, perayaan-perayaan
hari besar, ataupun dalam pola tingkah lakunya. Adapun kebaikan yang
mereka perbuat hanyalah merupakan suatu pengecualian saja. Oleh karena itu
jika ditemukan pada mereka perbuatan-perbuatan baik, maka di sisi Allah
tidak memberi arti apapun baginya dan tidak diberi pahala sedikitpun.
Firman Allah: _“Dan Kami hadapi amal yang mereka kerjakan ukemudian Kami jadikan amal itu (bagaikan) debu yang beterbangan.”_ (QS. AlFurqan: 23)
2. Dengan bertasyabbuh terhadap orang kafir, maka seorang muslim akan
menjadi pengikut mereka. Yang berarti dia telah menentang atau memusuhi
Allah Ta'ala. dan Rasul-Nya . Dan dia akan mengikuti jalur orang-orang yang
tidak beriman. Padahal dalam perkara ini terdapat peringatan yang sangat
keras sekali, sebagaimana Allah berfirman: _“Dan barangsiapa yang menentang Rasul sesudah jelas datang kepadanya petunjuk dan mengikuti jalannya orang orang yang tidak beriman,Kami biarkan ia leluasa dengan kesesatannya (yakni
menentang Rasul dan mengikuti jalan orang-orang kafir) kemudian Kami
seret ke dalam Jahannam. Dan Jahannam itu seburuk-buruk tempat kembali.”_
(QS. An-Nisa’: 115)
3. Hubungan antara sang peniru dengan yang ditiru seperti yang terjadi antara
sang pengikut dengan yang diikuti yakni penyerupaan bentuk yang disertai
kecenderungan hati, keinginan untuk menolong serta menyetujui semua
perkataan dan perbuatannya. Dan sikap itulah yang menjadi bagian dari
unsur-unsur keimanan, di mana seorang muslim tidak diharapkan untuk
terjerumus ke dalamnya.
4. Sebagian besar tasyabbuh mewariskan rasa kagum dan mengokohkan orang orang kafir. Dari sana timbullah rasa kagum pada agama, kebudayaan, pola
tingkah laku, perangai, semua kebejatan dan kerusakan yang mereka miliki.
Kekagumannya kepada orang kafir tersebut akan berdampak penghinaan
kepada As-Sunnah, melecehkan kebenaran serta petunjuk yang dibawa
Rasulullah dan para salafush shalih. Karena barangsiapa yang menyerupai
suatu kaum pasti sepakat dengan fikrah (pemikiran) mereka dan ridla dengan
semua aktivitasnya. Inilah bentuk kekaguman terhadap mereka. Sebaliknya,ia tidak akan merasa kagum terhadap semua hal yang bertentangan dengan apa
yang dikagumi tersebut.
Wallahu'alam
Berlanjut.....insyaAllah
πΈπΈπΈπΈπΈππΈπΈπΈπΈπΈ
•┈•●●●◎❅❀❦❖❖❦❀❅◎●●●•┈•
*WA Group 9*
https://chat.whatsapp.com/Gy7ik2zfLOQ9RGKwcK8gt8
*WA Group 8*
https://chat.whatsapp.com/0p30adqORbkBpdxLgIbA3t
*WA Group 7*
https://chat.whatsapp.com/Cn7QCgb2zPGG8EECzckunV
*WA Group 6*
https://chat.whatsapp.com/GhaD8zH14OXCg6un4qsenQ
*WA Group 1*
https://chat.whatsapp.com/Cbf3YSmUZsx2SjZNpSfDNo
*WA Group 2*
https://chat.whatsapp.com/GgbjpifAOpaKFMlwRbaocW
*WA Group 3*
https://chat.whatsapp.com/Gg9vz2SXhCe41PQmZDnoij
ππΏπππΏ
14 Oktober 2019
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
SEPUTAR ZAKAT. Part 66 selesai
┏πΊπ●●━━━━━━━━━━━━┓ *F I Q I H* ┗━━━━━━━━━━━━●●πΊπ *SEPUTAR ZAKAT* Part 66 selesai ★★★★πππππ★★★★ *Ψ¨ِΨ³ْΩΩ...
-
┏πΊπ●●━━━━━━━━━━━━┓ H A D I T S ┗━━━━━━━━━━━━●●πΊπ┛ *MEMPERBANYAK SHOLAWAT DI HARI JUM'AT DAN MALAM JUM'AT...
-
┏πΊπ●●━━━━━━━━━━━━┓ F I Q I H ┗━━━━━━━━━━━━●●πΊπ┛ *KAIDAH - KAIDAH USHUL FIQH* Part 1 ★★★★★♡♡♡※♡♡♡★★★★★ ※ http:...
-
┏πΊπ●●━━━━━━━━━━━━┓ S H O L A T ┗━━━━━━━━━━━━●●πΊπ┛ *MEMBACA AYAT DI REKAAT KE 3 DAN 4* Part 1 ★★★★★♡♡♡※♡♡♡★★★★★ ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.