14 Oktober 2019

MENDIDIK ANAK. Part 15

┏๐ŸŒบ๐Ÿƒ●●━━━━━━━━━━━━┓
                       *F IQ I H*
┗━━━━━━━━━━━━●●๐ŸŒบ๐Ÿƒ
*METODE DALAM MENDIDIK ANAK* Part 15
★★★★๐Ÿ’™๐Ÿ’™๐Ÿ•‹๐Ÿ’™๐Ÿ’™★★★★
http://pramida13.blogspot.com
*ุจِุณْู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู€ู…ِ ุงู„ู„ّู‡ِ ุงู„ุฑَّุญْู…َู†ِ ุงู„ุฑَّุญِูŠْู…,*

*MEMBERI JAWABAN ATAS SEGALA PERTANYAAN DAN MENGARAHKAN DENGAN PENGARAHAN YANG SESUAI*
Merupakan keistimewaan anak pada fase pertama adalah banyak bertanya dengan pertanyaan yang
memenatkan. Bagi setiap ayah dan ibu jangan menghardik
putra-putri mereka karenanya. Keistimewaan ini memiliki
banyak manfaat:
     1. Membuka wawasan akal anak.
     2. Anak akan lebih dekat kepada orang tua.
     3. Mengetahui kecenderungan anak dari pertanyaan-pertanyaan yang diajukannya.

*Contoh Praktis Pentingnya Jawaban Atas Seluruh Pertanyaan Serta Arahan Yang Sesuai Dalam Membina Kepribadian Anak*
Jika anak anda bertanya tentang api, maka jawab dan
katakan:

_“Api diciptakan oleh Allah. Jika Allah berkehendak maka akan mengatakan 'Jadi! maka jadilah apa yang dikehendaki-Nya.'_    Setelah itu mulailah mengarahkan mereka dengan bertanya: 'Apakah engkau tahu, kemana tempat kembalinya orang yang memaksiati Allah?' Anak anda tentu tidak tahu kemana, maka sampaikan bahwa siapa saja yang memaksiati Allah akan masuk ke dalam neraka, tempat yang panasnya melebihi panas api dunia."_

*SUKA BERKOMPETISI*
Pada fase pertama, anak memiliki keistimewaan menyukai
kompetisi di antara mereka. Kita hendaknya mengarahkan
kompetisi itu dalam perkara yang mulia
_“Untuk yang demikian itu hendaknya orang berlomba-omba.”_ (QS.al-Muthaffifรฎn:26)
Seperti berkompetisi dalam ketaatan semisal: shalat, puasa
dan amalan-amalan sunah lain. Semua itu kita jadikan ajang
kompetisi.
*Contoh Praktis Dan Kisah Yang Menunjukkan Pentingnya Kompetisi Ketaatan Dalam Membangun Kepribadian Anak*
     1. Samuroh Ibn Jundab -radiallahu'anhu- berkata:
Rasulullah -shalallahu alaihi wasallam mengumpulkan remaja-remaja Anshar. Jika beliau menganggap ada dari mereka yang telah balig, beliau akan mengizinkannya ikut
berperang. Pada suatu tahun aku mengajukan diriku. Turut
pula mengajukan diri seorang remaja lain dari Anshar.
Beliau mengizinkan remaja itu dan menolakku. Aku pun
berkata:
_“Engkau telah mengizinkan anak yang jika aku gulati niscaya aku akan mengalahkannya.”_
Nabi berkata: “Gulati dia.” (Musnad ar-Rumรขni II/78)
     2. Abdurrahman Ibn Auf -radiallahu'anhu- berkata:
_“Aku tengah berada dalam saf peperangan Badar"_
Ketika menoleh ke kanan dan kiriku ada dua orang
pemuda. Aku merasa cemas dengan keberadaan
mereka dalam peperangan. Seorang dari mereka
berbisik kepadaku:

_“Wahai paman, tunjukkan kepadaku yang mana Abu Jahal!”_
_“Wahai putra saudaraku, apa yang akan engkau lakukan dengannya?”_ Tanyaku.
_“Wahai paman, aku telah berjanji kepada Allah, jika melihatnya aku akan membunuhnya atau mati karenanya.”_  Jawab pemuda itu.

Wallahu'alam
Berlanjut.....insyaAllah
๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐Ÿ•Œ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ๐ŸŒธ
•┈•●●●◎❅❀❦❖❖❦❀❅◎●●●•┈•
          *WA Group 9*
https://chat.whatsapp.com/Gy7ik2zfLOQ9RGKwcK8gt8
          *WA Group 8*
https://chat.whatsapp.com/0p30adqORbkBpdxLgIbA3t
          *WA Group 7*
https://chat.whatsapp.com/Cn7QCgb2zPGG8EECzckunV
          *WA  Group 6*
https://chat.whatsapp.com/GhaD8zH14OXCg6un4qsenQ
           *WA Group 1*
https://chat.whatsapp.com/Cbf3YSmUZsx2SjZNpSfDNo
           *WA Group 2*
https://chat.whatsapp.com/GgbjpifAOpaKFMlwRbaocW
           *WA Group 3*
https://chat.whatsapp.com/Gg9vz2SXhCe41PQmZDnoij
                    ๐Ÿ‘ˆ๐Ÿฟ๐Ÿ˜Ž๐Ÿ‘‰๐Ÿฟ

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

SEPUTAR ZAKAT. Part 66 selesai

┏๐ŸŒบ๐Ÿƒ●●━━━━━━━━━━━━┓                        *F I Q I H* ┗━━━━━━━━━━━━●●๐ŸŒบ๐Ÿƒ *SEPUTAR  ZAKAT* Part 66 selesai ★★★★๐Ÿ’™๐Ÿ’™๐Ÿ•‹๐Ÿ’™๐Ÿ’™★★★★ *ุจِุณْู€ู€...