27 Mei 2019

SIAPA MAHRAM KITA ?.Part 15

┏πŸŒΊπŸƒ●●━━━━━━━━━━━━┓
                  *F I Q I H*
┗━━━━━━━━━━━━●●πŸŒΊπŸƒ
*SIAPA MAHRAM KITA ?* Part 15
★★★★πŸ’™πŸ’™πŸ•‹πŸ’™πŸ’™★★★★
http://pramida13.blogspot.com
*Ψ¨ِΨ³ْΩ€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω…ِ Ψ§Ω„Ω„ّΩ‡ِ Ψ§Ω„Ψ±َّΨ­ْΩ…َΩ†ِ Ψ§Ω„Ψ±َّΨ­ِيْΩ…,*

     *a. Kemahraman Ummu Haram radhiyallahuanha*

Disebutkan bahwa Ummu Haram radhiyallahuanha  itu masih termasuk ‘bibi’ Rasulullah. Sehingga tidak mengapa kalau Rasulullah tertidur di pangkuannya.

Hanya saja yang jadi kritik adalah ternyata tidak bisa dibuktikan dengan pasti lewat jalur mana hubungan kemahramannya, apakah lewat jalur nasab, mushaharah ataukah jalur radha’ah alias penyusuan?

Kalau memang lewat jalur nasab, maka tidak pernah berhasil dibuktikan skema kemahraman Rasulullah lewat jalur nasab kepada Ummu Haram itu. Padahal jalur nasab di kalangan orang-orang Arab itu sangat jelas, dimana mereka punya dokumen keluarga yang tersimpan aman. Demikian juga tidak pernah bisa dibuktikan bagaimana kemahraman lewat jalur mushaharah atau pernikahan. Ummu Haram radhiyallahuanha bukan menantu atau mertua Rasulullah. juga bukan anak tiri atau ibu tiri dari Rasulullah.

Satu-satunya yang bisa diasumsikan hanya tinggal  kemahraman lewat jalur penyusuan. Tetapi telaah yang mendalam tentang apakah pernah Rasulullah menyusu kepada Ummu Haram juga hasilnya nihil. Apalagi diketahui bahwa Ummu Haram itu bukan wanita Quraisy yang tinggal di Mekkah, melainkan beliau adalah wanita dari kalangan anshar yang tinggalnya di Madinah. Beliau baru bertemu Rasulullah setelah peristiwa hijrah, dimana Rasululah sudah berusia 53 tahun. Dan menjadi sangat tidak mungkin kalau Rasulillah menyusu kepada wanita asing di usia setua itu. Kalau pun dilakukan juga, maka tidak akan menyebabkan kemahraman. Al-hasil, tidak pernah terbukti ada riwayat yang menyebutkan hal itu, kecuali hanya asumsi belaka.

Maka para pendukung pemikiran bahwa Ummu Haram itu masih mahramnya Rasulullah hanya tinggal punya satu-satunya alasan, yaitu yang menyusu bukan Rasulullah. secara langsung  melainkan lewat jalur penyusuan dari ayahanda beliau SAW yang bernama Abdullah. Disebutkan dalam sejarah Abdullah lahir di Madinah. Maka kalau dia menyusu kepada wanita di Madinah masih ada kemungkinan.

Wallahu'alam.
Berlanjut..........
πŸŒΈπŸŒΈπŸŒΈπŸŒΈπŸŒΈπŸ•ŒπŸŒΈπŸŒΈπŸŒΈπŸŒΈπŸŒΈ
•┈•●●●◎❅❀❦❖❖&&6&&&❦❀❅◎●●●•┈•
          *WA Group 9*
https://chat.whatsapp.com/Gy7ik2zfLOQ9RGKwcK8gt8
          *WA Group 8*
https://chat.whatsapp.com/0p30adqORbkBpdxLgIbA3t
          *WA Group 7*
https://chat.whatsapp.com/Cn7QCgb2zPGG8EECzckunV
          *WA  Group 6*
https://chat.whatsapp.com/GhaD8zH14OXCg6un4qsenQ
           *WA Group 1*
https://chat.whatsapp.com/Cbf3YSmUZsx2SjZNpSfDNo
           *WA Group 2*
https://chat.whatsapp.com/GgbjpifAOpaKFMlwRbaocW
           *WA Group 3*
https://chat.whatsapp.com/Gg9vz2SXhCe41PQmZDnoij
                    πŸ‘ˆπŸΏπŸ˜ŽπŸ‘‰πŸΏ

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

SEPUTAR ZAKAT. Part 66 selesai

┏πŸŒΊπŸƒ●●━━━━━━━━━━━━┓                        *F I Q I H* ┗━━━━━━━━━━━━●●πŸŒΊπŸƒ *SEPUTAR  ZAKAT* Part 66 selesai ★★★★πŸ’™πŸ’™πŸ•‹πŸ’™πŸ’™★★★★ *Ψ¨ِΨ³ْΩ€Ω€...