27 Februari 2019

IMAM MALIK .Part 6

┏πŸŒΊπŸƒ●●━━━━━━━━━━━━┓
      *KISAH -KISAH SAHABAT NABI*
┗━━━━━━━━━━━━●●πŸŒΊπŸƒ
*IMAM MALIK* Part 6
★★★★πŸ’™πŸ’™πŸ•‹πŸ’™πŸ’™★★★★
http://pramida13.blogspot.com
*Ψ¨ِΨ³ْΩ€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω€Ω…ِ Ψ§Ω„Ω„ّΩ‡ِ Ψ§Ω„Ψ±َّΨ­ْΩ…َΩ†ِ Ψ§Ω„Ψ±َّΨ­ِيْΩ…,*

Di antara ulama yang berpendapat demikian adalah Abu Hasan Ahmad bin Razin As Sargasti dalam kitabnya At Tajrid fl Jam'i baina Shihah. Demikian pula Abus Sa'adat yang populer dengan nama Ibnul Atsir,  Az-Zubaidi,  dan yang lainnya. Namun demikian,  ada juga ulama yang tidak sependapat dengan hal ini Terlepas dari silang pendapat di antara ulama, dan melihat berbagai pujian mereka terhadap kitab Muwaththa, cukup menunjukkan bahwa kitab ini disambut sangat baik oleh para ulama. Yang demikian ini karena lmam Malik hanya meriwayatkan hadits dari orang yang adil dan terpercaya dalam sikap, akidah, dan kecerdasannya. Imam Malik dikenal sebagai ulama yang sangat hati hati dan selektif dalam meriwayatkan hadits.

*Sikap Keras Imam Malik terhadap Golongan Sesat*

Laki-laki itu bertanya tentang  _“bagaimana”_ cara Allah bersemayam? Lalu Imam Malik terdiam, keringatnya bercucuran, lalu dia mengangkat kepalanya dan berkata: (Yaitu) Tuhan Yang Maha Pemurah, Yang bersemayam di atas ‘arsy. (Thaha: 5), ayat ini sebagaimana yang Allah sifatkan tentang dirinya, jangan tanyakan _“bagaimana caranya”_.  _Tentang bagaimananya itu tidak bisa dirasiokan, dan kamu adalah laki-laki yang buruk, pelaku bid’ah, dan keluarkan dia!”_

Dalam riwayat lain Ja’far bin Abdullah, Imam Malik menjawab, _“Bagaimana cara bersemayam tidak bisa dinalar, bersemayam sendiri telah diketahui, mengimaninya wajib, menanyakannya adalah bid’ah, dan aku menilai kau adalah pelaku bid’ah.”_ Maka Imam Malik memerintahkannya untuk keluar.

Dalam riwayat Salamah bin Syabib, Imam Malik berkata, _“Aku khawatir kamu ini tersesat.”_ (As Siyar, 7/181)

Sa’id bin Abdul Jabbar berkata: Aku mendengar Malik berkata, _“Mereka wajib diperintah untuk bertaubat, jika tidak mau bertaubat, maka bunuhlah mereka.”_ Mereka adalah golongan qadariyah. (Ibid)

Imam Asy Syafi’i bercerita, “Jika pengikut hawa nafsu datang kepada Malik, maka dia berkata, _“Adapun aku di atas bukti yang kuat tentang agamaku, dan kamu di atas keragu-keraguan, maka pergilah kamu kepada orang-orang seperti kamu,”_ Beliau memarahi mereka. (Ibid, 7/180)

Wallahu'alam.
Berlanjut.....
πŸŒΈπŸŒΈπŸŒΈπŸŒΈπŸŒΈπŸ•ŒπŸŒΈπŸŒΈπŸŒΈπŸŒΈπŸŒΈ
•┈•●●●◎❅❀❦❖❖❦❀❅◎●●●•┈•
          *WA Group 9*
https://chat.whatsapp.com/Gy7ik2zfLOQ9RGKwcK8gt8
          *WA Group 8*
https://chat.whatsapp.com/0p30adqORbkBpdxLgIbA3t
          *WA Group 7*
https://chat.whatsapp.com/Cn7QCgb2zPGG8EECzckunV
          *WA  Group 6*
https://chat.whatsapp.com/GhaD8zH14OXCg6un4qsenQ
           *WA Group 1*
https://chat.whatsapp.com/Cbf3YSmUZsx2SjZNpSfDNo
           *WA Group 2*
https://chat.whatsapp.com/GgbjpifAOpaKFMlwRbaocW
           *WA Group 3*
https://chat.whatsapp.com/Gg9vz2SXhCe41PQmZDnoij
                    πŸ‘ˆπŸΏπŸ˜ŽπŸ‘‰πŸΏ

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

SEPUTAR ZAKAT. Part 66 selesai

┏πŸŒΊπŸƒ●●━━━━━━━━━━━━┓                        *F I Q I H* ┗━━━━━━━━━━━━●●πŸŒΊπŸƒ *SEPUTAR  ZAKAT* Part 66 selesai ★★★★πŸ’™πŸ’™πŸ•‹πŸ’™πŸ’™★★★★ *Ψ¨ِΨ³ْΩ€Ω€...