18 April 2018

KEHEBATAN BAHASA ARAB. Part 3 selesai


┏🌺🍃●●━━━━━━━━━━━━┓
               S E J A R A H
┗━━━━━━━━━━━━●●🌺🍃┛
*KEHEBATAN BAHASA ARAB* Part 3 selesai
Oleh : Ammi Nur Baits
★★★★★♡♡♡※♡♡♡★★★★★
※ http://pramida13.blogspot.com


*[3] Bahasa arab alat bantu memahami fiqh*

Seperti itulah yang diakui para ulama. Bukan para ulama Indonesia, tapi para ulama yang memang bahasa aslinya adalah bahasa arab. Bekal kaidah bahasa arab yang mendalam, memudahkan mereka menjawab banyak kasus fiqh. Kita simak pernyataan mereka:

1. Imam as-Syafi’i mengatakan,
لا أُسأل عن مسألةٍ من مسائل الفقه، إلا أجبت عنها من قواعدِ النحو
_“Setiap kali aku ditanya tentang satu masalah Fiqh, pasti aku jawab dengan kaidah nahwu.”_

2. Imam as-Syafi’i juga mengatakan,
ما أردت بها – يعني: العربية – إلا الاستعانةَ على الفقه
_“Tidak ada keinginanku untuk mempelajari bahasa arab, selain untuk membantu memahami fiqh.”_

2. Imam as-Syafi’i juga mengatakan,
من تبحَّرَ في النحوِ، اهتدى إلى كلِّ العلوم
_“Siapa yang mendalam dalam nahwu maka akan dimudahkan untuk mempelajari semua ilmu agama.”_ (Syadzarat ad-Dzahab, hlm. 231).

3. Imam al-Kisa’i,
Imam al-Kisa’i termasuk pemimpin dalam bahasa arab. Beberapa kali beliau ditanya tentang masalah fiqh, dan beliau jawab dengan bahasa arab. Diantara buktinya bisa kita lilhat dari dialog antara al-Kisa’i dengan Muhamad bin Hasan as-Syaibani – murid senior Abu Hanifah –,
Al-Kisa’i mengatakan;
 _“Siapa yang mendalam ilmu nahwunya, akan dimudahkan untuk memahami semua ilmu.”_
Mendengar ini, Muhammad langsung bertanya, _“Apa jawaban kamu untuk kasus orang yang lupa sujud sahwi, apakah dia harus sujud lagi?”_
_“Tidak perlu!”_ jawab al-Kisa’i.
_“Mengapa?”_ tanya Muhammad.
“Karena para ahli nahwu mengatakan,
المصغَّر لا يُصغر
_“Cabang tidak bisa dicabang.”_ [artinya >>>>
 Sujud sahwi adalah amal cabang, dalam arti dia baru ada jika seseorang melakukan shalat dan lupa dalam shalatnya. Sehingga ketika tidak ada shalat, tidak ada sujud sahwi.].

Kemudian Muhammad bin Hasan bertanya lagi,
_“Bagaimana jawaban kamu untuk kasus orang yang menyatakan, jika saya memiliki budak langsung merdeka.”_
_“Tidak sah.”_ jawab al-Kisa’i.
_“Mengapa?”_ tanya Muhammad.
Jawab al-Kisa’i,
لأنَّ السيل لا يسبق المطر
_“Karena adanya air mengalir tidak mendahului hujan.”_ (Samthu an-Nujum, 2/201).

Jika kita perhatikan, khazanah ilmu islam ditulis para ulama dengan bahasa arab. Ada jutaan kitab yang mereka tulis di berbagai disiplin ilmu, dan yang sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia bisa jadi belum ada 1%. Karena itu, ingin menjadi tokoh agama namun tidak paham bahasa arab, masih jauh dari harapan. Sehingga kita sangat menyayangkan dengan hadirkan da’i yang punya banyak pengikut di media, namun dia tidak paham bahasa arab.


Wallahu 'alam.
Selesai.
🌷🍀🍀🍀🕌🍀🍀🍀🌷
•┈•●●●◎❅❀❦❖❖❦❀❅◎●●●•┈•
          *WA Group 8*
https://chat.whatsapp.com/DNoC09NyrQBHaN7A14YozE
          *WA Group 7*
https://chat.whatsapp.com/E26s63hR8l9JO0G247vKTI
          *WA  Group 6*
https://chat.whatsapp.com/4jQHzmQNTJZIGU9UdHZICW
           *WA Group 1*
https://chat.whatsapp.com/GURAG4fFwfx4YjqSQsjOy2
           *WA Group 2*
https://chat.whatsapp.com/DeVmhS2T2613362QdFiSRu
           *WA Group 3*
https://chat.whatsapp.com/6x50OtQ0jzCF8j6veiM4CM
                    👈🏿😎👉🏿

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

SEPUTAR ZAKAT. Part 66 selesai

┏🌺🍃●●━━━━━━━━━━━━┓                        *F I Q I H* ┗━━━━━━━━━━━━●●🌺🍃 *SEPUTAR  ZAKAT* Part 66 selesai ★★★★💙💙🕋💙💙★★★★ *بِسْــ...