18 April 2018

BIOGRAFI ULAMA HADITS. Part 18


┏πŸŒΊπŸƒ●●━━━━━━━━━━━━┓
          RIJALUL HADITS  
┗━━━━━━━━━━━━●●πŸŒΊπŸƒ┛
*BIOGRAFI SINGKAT PARA TOKOH TOKOH ULAMA HADITS* Part 18
★★★★★♡♡♡※♡♡♡★★★★★
※ http://pramida13.blogspot.com


*Tempat-Tempat Dimana ’Illat Banyak Terdapat dan Contohnya*

’Illat pada hadits sering terdapat pada hadits yang bersambung sanadnya dalam bentuk mursal, atau pada hadits marfu’ dalam bentuk mauquf, atau masuknya satu hadits pada hadits lain, atau selain itu. Hal ini dapat diketahui oleh para ahli dalam bidang ini dengan cara mengumpulkan beberapa jalan sanad dan membandingkannya.

Al-Hakim dalam kitabnya ’Ulumul-Hadits telah membagi jenis-jenis ’illat menjadi sepuluh macam, yang dinukil berikut : contohnya oleh Imam As-Suyuthi dalamkaryanya Tadribur-Rawi, dengan kesimpulan sebagai berikut : Bahwa’illat terdapat pada sanad saja, atau pada matan saja, atau terdapat pada keduanya yaitu sanad dan matan.

*1. Contoh ’illat pada sanad :*
 Hadits yang diriwayatkan oleh Ya’la bin ‘Ubaid Ath-Thanafisi, dari Sufyan Ats-Tsauri, dari ‘Amr bin Dinar, dari Ibnu ‘Umar, dari Nabi shallallaahu ‘alaihi wasallam bersabda : _”Kedua orang yang berjual beli itu dapat melakukan khiyar (hak pilih)….”_ (al-hadits).

Keterangan : Sanad pada hadits ini adalah muttashil atau bersambung, diceritakan oleh orang yang ‘adil dari orang yang ‘adil pula; akan tetapi sanadnya tidak shahih karena terdapat ’illat didalamnya. Sedangkan matannya shahih.Letak ’illat-nya, karena riwayat Ya’la bin ‘Ubaid terdapat kesalahan pada Sufyan yang mengatakan : _“Amru bin Dinar”,_ sedangkan yang benar adalah _“Abdullah bin Dinar”_. Demikian yang diriwayatkan oleh para imam dan huffadh dari murid-murid Sufyan Ats-Tsauri seperti : Abu Nu’aim Al-Fadhl bin Dakin, Muhammad bin Yusuf Al-Firyabi, dan Makhlad bin Yusuf. Mereka semua meriwayatkan dari Sufyan, dari ’Andullah bin Dinar, dari Ibnu ‘Umar; bukan Amru bin Dinar dari Ibnu ‘Umar. (Tadribur-Rawi halaman 159 dan seterusnya).

Dari Ibnu Abi Hatim berkata,”Aku pernah bertanya kepada ayahku dan kepada Abu Zur’ah pada sebuah hadits yang diriwayatkan oleh ‘Ubaidah bin Al-Aswad, dari Qasim bin Walid, dari Qatadah, dari Sa’id bin Jubair, dari Ibnu ‘Abbas, dari Nabi shallallaahu ‘alaihi wasallam tentang membasu khuff. Keduanya menjawab, _”Salah, yang benar diriwayatkan dari Musa bin Salamah, dari Ibnu ‘Abbas secara mauquf”_. (’Ilalul-Hadits, Ibnu Abi Hatim 1/17).

*2. Contoh ’illat pada matan :*
 Hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim dalam Shahih-nya dari riwayat Al-Walid bin Muslim : “Telah bercerita kepada kami Al-Auza’I, dari Qatadah, bahwasannya dia pernah menulis surat memberitahukan kepadanya tentang Anas bin Malik yang telah bercerita kepadnya, dia berkata, _”Aku pernah shalat di belakang Nabi shallallaahu ‘alaihi wasallam, Abu Bakar, ‘Umar, dan ‘Utsman, mereka memulainya dengan membaca : Alhamdulillaahi rabbil-‘aalamiin dengan tidak menyebut : Bismillaahir-rahmaanir-rahiim pada awal maupun akhir bacaan”_

Imam Muslim juga meriwayatkan dari Al-Walid, dari Al-Auza’I, telah meberitahukan kepadaku Ishaq bin ‘Abdillah bin Abi Thalhah, bahwasanya dia mendengar Anas menyebut demikian.

Ibnush-Shalah dalam kitab ’Ulumul-Hadits berkata, _”Sebagian kaum mengatakan bahwa riwayat tersebut di atas (yang menafikkan bacaan basmalah) terdapat ’illat."_ Mereka berpendapat bahwa kebanyakan riwayat tidak menyebut basmalah tapi membaca hamdalah di permulaan bacaan, dan ini yang muttafaqun-‘alaih menurut riwayat Bukhari dan Muslim dalam Shahih-nya. Mereka mengatakan bahwa lafadh tersebut adalah riwayat yang dipahaminya secara maknawi, yaitu lafadh (yang artinya) :  _”Mereka membuka bacaan shalat dengan membaca ‘Alhamdilillaahi rabbil-‘aalamiin’; dipahami bahwa mereka tidak membaca basmalah, maka meriwayatkan seperti apa yang dipahaminya, dan ternyata salah. Karena maknanya bahwa surat yang mereka baca adalah surat Al-Fatihah yang tidak disebutkan di dalamnya basmalah."_ Ditambah lagi dengan beberapa hal, yaitu : Shahabat Anas ditanya tentang iftitah dengan basmalah, lal

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

SEPUTAR ZAKAT. Part 66 selesai

┏πŸŒΊπŸƒ●●━━━━━━━━━━━━┓                        *F I Q I H* ┗━━━━━━━━━━━━●●πŸŒΊπŸƒ *SEPUTAR  ZAKAT* Part 66 selesai ★★★★πŸ’™πŸ’™πŸ•‹πŸ’™πŸ’™★★★★ *Ψ¨ِΨ³ْΩ€Ω€...