23 Februari 2018

TENTANG HADITS. Part 14


┏πŸŒΊπŸƒ●●━━━━━━━━━━━━┓
                  H A D I T S
┗━━━━━━━━━━━━●●πŸŒΊπŸƒ
*MACAM - MACAM KITAB HADITS* Part 14
★★★★★♡♡♡※♡♡♡★★★★★
※ http://pramida13.blogspot.com

*Berdasarkan keutuhan rantai/lapisan sanad*
Berdasarkan klasifikasi ini hadits terbagi menjadi beberapa golongan:
1. Musnad
2. Mursal
3. Munqathi’
4. Mu’allaq
5. Mu’dlal
6. Mudallas.

Keutuhan rantai sanad maksudnya ialah setiap penutur pada tiap tingkatan dimungkinkan secara waktu dan kondisi untuk mendengar dari penutur di atasnya.

Ilustrasi sanad:
Pencatat hadits > Penutur 5> Penutur 4> Penutur 3 (tabi'ut tabi'in) > Penutur 2 (tabi'in) > Penutur 1 (para shahabi) > Rasulullah

*Hadits Musnad*
 Sebuah hadits tergolong musnad apabila urutan sanad yang dimiliki hadits tersebut tidak terpotong pada bagian tertentu. Urut-urutan penutur memungkinkan terjadinya penyampaian hadis berdasarkan waktu dan kondisi, yakni rawi-rawi itu memang diyakini telah saling bertemu dan menyampaikan hadits. Hadits ini juga dinamakan muttashilus sanad atau maushul.

*Hadits Mursal*
Bila penutur 1 tidak dijumpai atau dengan kata lain seorang tabi'in menisbatkan langsung kepada Rasulullah (contoh: seorang tabi'in (penutur 2) mengatakan _"Rasulullah berkata..."_ tanpa ia menjelaskan adanya sahabat yang menuturkan kepadanya).

*Hadits Munqathi’*
Bila sanad putus pada salah satu penutur, atau pada dua penutur yang tidak berturutan, selain shahabi.

*Hadits Mu’dlal*
Bila sanad terputus pada dua generasi penutur berturut-turut.

*Hadits Mu’allaq,*
Bila sanad terputus pada penutur 5 hingga penutur 1, alias tidak ada sanadnya. Contoh: _"Seorang pencatat hadits mengatakan, telah sampai kepadaku bahwa Rasulullah mengatakan...."_
 tanpa ia menjelaskan sanad antara dirinya hingga Rasulullah.

*Hadits Mudallas*
Bila salah satu rawi mengatakan  _"..si A berkata .." atau "Hadits ini dari si A.." tanpa ada kejelasan "..kepada saya.."_
; yakni tidak tegas menunjukkan bahwa hadits itu disampaikan kepadanya secara langsung. Bisa jadi antara rawi tersebut dengan si A ada rawi lain yang tidak terkenal, yang tidak disebutkan dalam sanad. Hadits ini disebut juga hadits yang disembunyikan cacatnya karena diriwayatkan melalui sanad yang memberikan kesan seolah-olah tidak ada cacatnya, padahal sebenarnya ada, atau hadits yang ditutup-tutupi kelemahan sanadnya.

Wallahu 'alam.
Berlanjut.....
πŸŒ·πŸ€πŸ€πŸ€πŸ•ŒπŸ€πŸ€πŸ€πŸŒ·
•┈•●●●◎❅❀❦❖❖❦❀❅◎●●●•┈•
          *WA Group 8*
https://chat.whatsapp.com/DNoC09NyrQBHaN7A14YozE
          *WA Group 7*
https://chat.whatsapp.com/E26s63hR8l9JO0G247vKTI
          *WA  Group 6*
https://chat.whatsapp.com/4jQHzmQNTJZIGU9UdHZICW
           *WA Group 1*
https://chat.whatsapp.com/GURAG4fFwfx4YjqSQsjOy2
           *WA Group 2*
https://chat.whatsapp.com/DeVmhS2T2613362QdFiSRu
           *WA Group 3*
https://chat.whatsapp.com/6x50OtQ0jzCF8j6veiM4CM
                    πŸ‘ˆπŸΏπŸ˜ŽπŸ‘‰πŸΏ

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

SEPUTAR ZAKAT. Part 66 selesai

┏πŸŒΊπŸƒ●●━━━━━━━━━━━━┓                        *F I Q I H* ┗━━━━━━━━━━━━●●πŸŒΊπŸƒ *SEPUTAR  ZAKAT* Part 66 selesai ★★★★πŸ’™πŸ’™πŸ•‹πŸ’™πŸ’™★★★★ *Ψ¨ِΨ³ْΩ€Ω€...