22 Desember 2017

ZAID BIN TSABIT. Part 5


┏πŸŒΊπŸƒ●●━━━━━━━━━━━━┓
         SAHABAT NABI        
┗━━━━━━━━━━━━●●πŸŒΊπŸƒ┛
*ZAID BIN TSABIT (SANG PENERJEMAH RASULULLAH)* Part 5
★★★★★♡♡♡※♡♡♡★★★★★
※ http://pramida13.blogspot.com

πŸ”΅ Zaid bin Tsabit radhiallahu ‘anhu adalah seorang sahabat Anshar. Dia dipilih sebagai ketua tim pembukuan Alquran di Masa Khalifah Abu Bakar dan khalifah Utsman bin Affan. Amanah yang besar itu tentu menunjukkan sebesar apa kapasitas dan kedudukan beliau dalam Islam dan sejarah umat Islam.

*Penyeragaman Bacaan Al-Quran*
Pada masa pemerintahan Khalifah Utsman bin Affan radhiallahu ‘anhu jumlah orang yang memeluk Islam semakin hari semakin bertambah. Hal itu terjadi di berbagai daerah. Tentu saja hal ini sangat positif. Namun, hal ini bukanlah tanpa celah. Daerah-daerah tersebut menerima riwayat qira-at yang berbeda-beda. Dan mereka belum mengenal variasinya. Sehingga mereka menyangka orang yang berbeda bacaan Al qurannya membuat-buat bacaan baru. Muncullah masalah baru.

Melalui usul sahabat Hudzaifah bin al-Yaman, Khalifah Utsman bin Affan pun membuat kebijakan menyeragamkan bacaan Al-Quran. Utsman mengatakan, _“Siapakah orang yang paling dipercaya untuk menulis?”_ Orang-orang menjawab, _“Penulisnya Rasulullah, Zaid bin Tsabit.”_ Utsman kembali mengatakan, _“Siapakah yang paling fasih bahasa Arabnya?”_ Orang-orang menjawab, _“Said bin al-Ash. Ia seorang yang dialeknya paling mirip dengan Rasulullah.”_ Utsman kembali mengatakan, _“Said yang mendikte dan Zaid yang menulis.”_

Zaid bin Tsabit meminta bantuan sahabat-sahabat yang lain. Para sahabat pun membawakan salinan Al Quran yang ada di rumah Ummul Mukminin Hafshah binti Umar radhiallahu ‘anha. Para sahabat saling membantu dalam peristiwa besar dan bersejarah ini. Mereka jadikan hafalan Zaid sebagai tolok ukur.
Ibnu Abbas radhiallahu ‘anhuma mengatakan, _“Pastilah para penghafal Alquran dari sahabat Muhammad tahu bahwa Zaid bin Tsabit adalah orang yang sangat mendalam ilmunya.”_

*Keutamaan Zaid bin Tsabit*
Figur seorang Zaid bin Tsabit memiliki kedudukan yang tinggi di tengah masyarakat. Kaum muslimin sangat menghormatinya. Suatu hari Zaid mengendarai hewan tunggangannya. Kemudian Abdullah bin Abbas mengambil tali kekangnya dan menuntunnya. Melihat hal itu, Zaid berkata, _“Biarkan saja wahai anak paman Rasulullah.”_
 _“Tidak. Seperti inilah selayaknya kita menghormati ulama kita,”_ jawab Ibnu Abbas.

Wallahu 'alam.
Berlanjut....
πŸŒ·πŸ€πŸ€πŸ€πŸ•ŒπŸ€πŸ€πŸ€πŸŒ·
•┈•●●●◎❅❀❦❖❖❦❀❅◎●●●•┈•
          *Telegram Chanel*
     https://t.me/pramida13
          *WA Group 7*
https://chat.whatsapp.com/E26s63hR8l9JO0G247vKTI
          *WA  Group 6*
https://chat.whatsapp.com/4jQHzmQNTJZIGU9UdHZICW
           *WA Group 1*
https://chat.whatsapp.com/GURAG4fFwfx4YjqSQsjOy2
           *WA Group 2*
https://chat.whatsapp.com/DeVmhS2T2613362QdFiSRu
           *WA Group 3*
https://chat.whatsapp.com/6x50OtQ0jzCF8j6veiM4CM
                    πŸ‘ˆπŸΏπŸ˜ŽπŸ‘‰πŸΏ

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

SEPUTAR ZAKAT. Part 66 selesai

┏πŸŒΊπŸƒ●●━━━━━━━━━━━━┓                        *F I Q I H* ┗━━━━━━━━━━━━●●πŸŒΊπŸƒ *SEPUTAR  ZAKAT* Part 66 selesai ★★★★πŸ’™πŸ’™πŸ•‹πŸ’™πŸ’™★★★★ *Ψ¨ِΨ³ْΩ€Ω€...