06 November 2017

HUKUM MEMELIHARA BURUNG DALAM SANGKAR


๐Ÿ’ฅ๐ŸŒท_*HUKUM MEMELIHARA BURUNG DENGAN DI KURUNG*_๐ŸŒท๐Ÿ’ฅ
★★★★★♡♡♡※♡♡♡★★★★★
※ http://pramida13.blogspot.com

Hukum memelihara hewan termasuk burung dengan cara di batasi kebebasannya, entah dengan cara dikurung di kandang atau diikat dibolehkan menurut ijma’  ulama. Tentu saja dengan syarat umum dipenuhi kebutuhan makannya, tidak diperlakukan secara dzalim dan bukan hewan yang diharamkan untuk dipelihara.

Dalil-dalil kebolehan memelihara hewan dengan cara menahannya, baik dengan mengurung atau mengikatnya.

1. Keadaan hewan peliharaan di zaman Rasulullah dalam keadaan terikat.

Dalil pertama bolehnya menahan hewan untuk diambil manfaatnya adalah ; bahwasanya kuda, keladai unta dan hewan peliharaan di zaman Rasulullah  adalah dalam keadaan ada tali pengikatnya. Artinya dalam keadaan kehilangan ‘kebebasan’. Jika ini dilarang dalam Islam, tentu Rasulullah akan melarangnya.

2. Hadits tentang perempuan yang menahan Kucing

ุฑَุณُูˆู„َ ุงู„ู„َّู‡ِ ุตَู„َّู‰ ุงู„ู„َّู‡ُ ุนَู„َูŠْู‡ِ ูˆَุณَู„َّู…َ ู‚َุงู„َ ุนُุฐِّุจَุชْ ุงู…ْุฑَุฃَุฉٌ ูِูŠ ู‡ِุฑَّุฉٍ ุณَุฌَู†َุชْู‡َุง ุญَุชَّู‰ ู…َุงุชَุชْ ูَุฏَุฎَู„َุชْ ูِูŠู‡َุง ุงู„ู†َّุงุฑَ ู„َุง ู‡ِูŠَ ุฃَุทْุนَู…َุชْู‡َุง ูˆَุณَู‚َุชْู‡َุง ุฅِุฐْ ุญَุจَุณَุชْู‡َุง ูˆَู„َุง ู‡ِูŠَ ุชَุฑَูƒَุชْู‡َุง ุชَุฃْูƒُู„ُ ู…ِู†ْ ุฎَุดَุงุดِ ุงู„ْุฃَุฑْุถِ
Rasulullah bersabda: _"Seorang wanita disiksa Allah pada hari kiamat lantaran dia mengurung seekor kucing sehingga kucing itu mati. Karena itu Allah Subhanahu Wata'ala memasukkannya ke neraka. Kucing itu dikurungnya tanpa diberi makan dan minum dan tidak pula dilepaskannya supaya ia dapat menangkap serangga-serangga bumi."_ (HR. Muslim)

Imam Syaukani menjelaskan hadits diatas : _"Hadits ini digunakan dalil tentang keharaman mengurung kucing atau hewan peliharaan lainnya tanpa memberi makan dan minum, sebab hal tersebut merupakan bentuk penyiksaan pada makhluk Allah."_

3.      Hadits anak kecil dengan burungnya
Dalam satu riwayat hadits dikisahkan:
ุนَู†ْ ุฃَู†َุณٍ، ู‚َุงู„َ: ูƒَุงู†َ ุงู„ู†َّุจِูŠُّ ุตَู„َّู‰ ุงู„ู„ู‡ُ ุนَู„َูŠْู‡ِ ูˆَุณَู„َّู…َ ุฃَุญْุณَู†َ ุงู„ู†َّุงุณِ ุฎُู„ُู‚ًุง، ูˆَูƒَุงู†َ ู„ِูŠ ุฃَุฎٌ ูŠُู‚َุงู„ُ ู„َู‡ُ ุฃَุจُูˆ ุนُู…َูŠْุฑٍ - ู‚َุงู„َ: ุฃَุญْุณِุจُู‡ُ - ูَุทِูŠู…ًุง، ูˆَูƒَุงู†َ ุฅِุฐَุง ุฌَุงุกَ ู‚َุงู„َ: «ูŠَุง ุฃَุจَุง ุนُู…َูŠْุฑٍ، ู…َุง ูَุนَู„َ ุงู„ู†ُّุบَูŠْุฑُ» ู†ُุบَุฑٌ ูƒَุงู†َ ูŠَู„ْุนَุจُ ุจِู‡ِ
_“Dari Anas,  dia berkata ; Nabi Shalallahu‘alaihi wassallam adalah orang yang paling baik akhlaknya. Dan aku memiliki seorang saudara yang biasa dipanggil dengan sebutan Abu Umair. Dia (perawi) berkata : perkiraanku, dia anak yang baru disapih. Rasulullah datang, lalu memanggil : “Wahai Abu Umair, apa yang sedang dilakukan oleh si Nughair (nama seekor burung). Sementara anak itu sedang bermain dengannya "._ (HR. Bukhari).

          ● Imam Ibnu Hajar Al-Asqalani rahimahullah menerangkan bahwa hadits ini menunjukkan kebolehannya memelihara burung di dalam sangkar.
           ● As-Syarwani mengatakan : ”al-Qaffal ditanya tentang hukum memelihara burung dalam sangkar, untuk didengarkan suaranya atau semacamnya.

Hukum asal kebolehannya baru bisa berubah (menjadi haram), bila burung tersebut dipelihara untuk hal yang diharamkan seperti untuk sarana judi..

Wallahu'alam
๐ŸŒท๐ŸŒท๐ŸŒบ๐ŸŒบ๐ŸŒบ๐Ÿ•Œ๐ŸŒบ๐ŸŒบ๐ŸŒบ๐ŸŒท๐ŸŒท
•┈•◎❅❀❦❖❖❦❀❅◎•┈•
    *Telegram Chanel*
https://t.me/Aswaja13
    *WA  Group 6*
https://chat.whatsapp.com/4jQHzmQNTJZIGU9UdHZICW
     *WA Group 1*
https://chat.whatsapp.com/GURAG4fFwfx4YjqSQsjOy2
     *WA Group 2*
https://chat.whatsapp.com/DeVmhS2T2613362QdFiSRu
     *WA Group 3*
https://chat.whatsapp.com/6x50OtQ0jzCF8j6veiM4CM
                    ๐Ÿ‘ˆ๐Ÿฟ๐Ÿ˜Ž๐Ÿ‘‰๐Ÿฟ

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

SEPUTAR ZAKAT. Part 66 selesai

┏๐ŸŒบ๐Ÿƒ●●━━━━━━━━━━━━┓                        *F I Q I H* ┗━━━━━━━━━━━━●●๐ŸŒบ๐Ÿƒ *SEPUTAR  ZAKAT* Part 66 selesai ★★★★๐Ÿ’™๐Ÿ’™๐Ÿ•‹๐Ÿ’™๐Ÿ’™★★★★ *ุจِุณْู€ู€...