15 November 2017

ADAB BERTEMAN. Part 5


┏πŸŒΊπŸƒ●●━━━━━━━━━━━━┓
                    A Q I D A H
┗━━━━━━━━━━━━●●πŸŒΊπŸƒ┛
*ADAB BERTEMAN* Part 5
★★★★★♡♡♡※♡♡♡★★★★★
※ http://pramida13.blogspot.com


πŸ”° Rasulullah mengajari kita bagaimana cara berinteraksi dengan sesama muslim bahkan dengan orang kafir sekalipun.
   ● Firman Allah Ta’ala:
_“Sungguh Engkau (Muhammad), seorang yang berbudi pekerti luhur.”_ (Qs. Al Qolam: 4)

   ● _“Sungguh telah ada pada diri Rasulullah itu suri tauladan yang baik bagimu; (yaitu) bagi orang yang mengharap rahmat Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan yang banyak mengingat Allah.”_ (QS. Al-Ahzab: 21).

Dengan mata, telinga dan hati agar kita mampu mengambil pelajaran, mengambil contoh dari Rasulullah dalam mencari teman.
Allah Ta’ala berfirman, _“Sesungguhnya yang pada demikian itu pasti terdapat peringatan bagi orang-orang yang mempunyai hati atau yang menggunakan pendengarannya, sedang dia menyaksikannya.”_ (Qs. Qaf: 37)
Berikut sedikit kami rangkum adab dalam berteman :

*5. Menjaga kerukunan*
     ● Rasulullah berpesan kepada Mu’adz dan Abu Musa :
يَΨ³ِّΨ±َΨ§ وَΩ„َΨ§ ΨͺُΨΉَΨ³ِّΨ±َΨ§ وَΨ¨َΨ΄ِّΨ±َΨ§ وَΩ„َΨ§ ΨͺُΩ†َفِّΨ±َΨ§ وَΨͺَΨ·َاوَΨΉَΨ§
_“Berilah kemudahan dan jangan membuat sulit orang lain, berilah kabar gembira yang membuat orang senang dan jangan membuat orang lari dari agama Islam, serta hendaknya kalian rukun serta tidak berselisih.”_
Ini adalah adab yang senantiasa harus dijaga, terlebih lagi oleh setiap muslim, terlebih lagi para dai ilallah.
     ● Asy-Syaikh Muhammad Al-Imam berkata, _“Aku telah mendengar Asy-Syaikh Muqbil berkata (dan ini aku dengar lebih dari satu kali): Demi Allah , aku tidaklah mengkhawatirkan atas dakwah ini melainkan dari diri-diri kita sendiri.”_
Asy-Syaikh Muhammad bin Abdillah Al-Imam berkata, “Demi Allah , Syaikh telah memiliki firasat yang sangat kuat. Rasulullah seringkali berkata dalam khutbahnya:
وَΩ†َΨΉُوذُ Ψ¨ِΨ§Ω„Ω„Ω‡ِ Ω…ِΩ†ْ Ψ΄ُΨ±ُورِ Ψ£َΩ†ْفُΨ³ِΩ†َΨ§ وَΨ³َيِّΨ¦َΨ§Ψͺِ Ψ£َΨΉْΩ…َΨ§Ω„ِΩ†َΨ§
_“Kita berlindung kepada Allah  dari kejahatan diri-diri kita dan kejelekan amal-amal kita.”_
Jiwa-jiwa kita, walau bagaimanapun baiknya, masih mungkin menerima dan terkena kejelekan. Demi Allah, sekaranglah waktunya kita mengoreksi aib dan dosa-dosa kita jika memang kita merasa sebagai orang yang berusaha menjaga agama ini. Asy-Syaikh Muqbil  tahu bahwa dakwah ini mempunyai musuh dari luar dan dari dalam. Namun bahaya mereka tidak sebesar mudharat yang muncul dari penyimpangan orang-orang yang mengemban dakwah ini. Hendaknya masing-masing kita mengoreksi diri serta menimbang ucapan dan perbuatannya, yang lahir dan batin, dengan timbangan syar’i. Wallahul musta’an.”(Al-Qaulul Hasan fi Ma’rifatil Fitan hal. 63)

Wallahu'alam.
Berlanjut...
πŸŒ·πŸŒ·πŸ€πŸ€πŸ€πŸ•ŒπŸ€πŸ€πŸ€πŸŒ·πŸŒ·
•┈•◎❅❀❦❖❖❦❀❅◎•┈•
    *Telegram Chanel*
https://t.me/Aswaja13
    *WA  Group 6*
https://chat.whatsapp.com/4jQHzmQNTJZIGU9UdHZICW
     *WA Group 1*
https://chat.whatsapp.com/GURAG4fFwfx4YjqSQsjOy2
     *WA Group 2*
https://chat.whatsapp.com/DeVmhS2T2613362QdFiSRu
     *WA Group 3*
https://chat.whatsapp.com/6x50OtQ0jzCF8j6veiM4CM
                    πŸ‘ˆπŸΏπŸ˜ŽπŸ‘‰πŸΏ

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

SEPUTAR ZAKAT. Part 66 selesai

┏πŸŒΊπŸƒ●●━━━━━━━━━━━━┓                        *F I Q I H* ┗━━━━━━━━━━━━●●πŸŒΊπŸƒ *SEPUTAR  ZAKAT* Part 66 selesai ★★★★πŸ’™πŸ’™πŸ•‹πŸ’™πŸ’™★★★★ *Ψ¨ِΨ³ْΩ€Ω€...