16 November 2017

ADAB BERJIMA'. Part 5


┏πŸŒΊπŸƒ●●━━━━━━━━━━━━┓
                    A Q I D A H
┗━━━━━━━━━━━━●●πŸŒΊπŸƒ┛
*ADAB BERJIMA'* Part 5
★★★★★♡♡♡※♡♡♡★★★★★
※ http://pramida13.blogspot.com

πŸ’πŸ€ Setiap muslim, terutama yang sudah menikah. Dengan menerap tata cara ini, hubungan intim yang dilakukan bersama pasangan tidak hanya memenuhi kebutuhan seksualitas semata, tetapi akan bernilai ibadah dan pahala disisi-Nya.Sesuai dengan fitrah manusia, dalam Islam segala aspek kehidupan manusia dalam kehidupan sehari-hari sudah diatur dengan baik dan komplit. Berikut adab -adab yg bisa kami rangkum sebagai acuan:

*11. Bila suami mampu mengulangi berjima' dianjurkan untuk berwudhu*
Apabila suami mampu dan ingin mengulangi jima’ sekali lagi, maka hendaknya ia berwudhu’ terlebih dahulu.
Dalil Hadits :
     ● Rasulullah bersabda:
_“Jika seseorang diantara kalian menggauli isterinya kemudian ingin mengulanginya lagi, maka hendaklah ia berwudhu’ terlebih dahulu.”_ Diriwayatkan oleh Muslim (308 (27)) dan Ahmad (III/28), dari Shahabat Abu Sa’id al-Khudri radhiyallaahu ‘anhu.
※ Yang afdhal mandi terlebih dahulu. Hadits dari Abu Rafi’ radhi-yallaahu ‘anhu bahwasanya Nabi pernah menggilir isteri-isterinya dalam satu malam. Beliau mandi di rumah fulanah dan rumah fulanah. Abu Rafi’ berkata, _“Wahai Rasulullah, mengapa tidak dengan sekali mandi saja?”_ Beliau menjawab.
_“Ini lebih bersih, lebih baik dan lebih suci.”_ Diriwayatkan oleh Abu Dawud (no. 219), an-Nasa-i dalam Isyratun Nisaa’ (no. 149), dan yang lainnya. Lihat Shahih Sunan Abi Dawud (no. 216) dan Adabuz Zifaf (hal. 107-108).

*12. Dibolehkan berjima' kapan saja waktunya*
Suami dibolehkan jima’ (mencampuri) isterinya kapan waktu saja yang ia kehendaki; pagi, siang, atau malam. Bahkan, apabila seorang suami melihat wanita yang mengagumkannya, hendaknya ia di persilahkan mendatangi isterinya.
Dalil Hadits :
     ●  Rasulullah melihat wanita yang mengagumkan beliau. Kemudian beliau mendatangi isterinya -yaitu Zainab radhiyallaahu ‘anha- yang sedang membuat adonan roti. Lalu beliau melakukan hajatnya (berjima’ dengan isterinya). Kemudian beliau bersabda,
_“Sesungguhnya wanita itu menghadap dalam rupa syaitan dan membelakangi dalam rupa syaitan"._
_Maka, apabila seseorang dari kalian melihat seorang wanita (yang mengagumkan), hendaklah ia mendatangi isterinya. Karena yang demikian itu dapat menolak apa yang ada di dalam hatinya.”_Diriwayatkan oleh Muslim (no. 1403), at-Tirmidzi (no. 1158), Adu Dawud (no. 2151), al-Baihaqi (VII/90), Ahmad (III/330, 341, 348, 395) dan lafazh ini miliknya, dari Shahabat Jabir bin ‘Abdillah radhiyallaahu ‘anhuma. Lihat Silsilah ash-Shahiihah (I/470-471).

※ Hadits tersebut berkenaan dan berlaku untuk pandangan secara tiba-tiba.
     ● Allah Ta’ala berfirman:
_“Katakanlah kepada laki-laki yang beriman, agar mereka menjaga pandangannya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu lebih suci bagi mereka. Sungguh, Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat”_ .[An-Nuur : 30]
     ● Dari Abu Buraidah, dari ayahnya radhiyallaahu ‘anhu, ia berkata, “Rasulullah bersabda kepada ‘Ali.

_“Wahai ‘Ali, janganlah engkau mengikuti satu pandangan pandangan lainnya karena yang pertama untukmu dan yang kedua bukan untukmu”._  Diriwayatkan oleh at-Tirmidzi (no. 2777) dan Abu Dawud (no. 2149).


Wallahu'alam.
Berlanjut...
πŸŒ·πŸŒ·πŸ€πŸ€πŸ€πŸ•ŒπŸ€πŸ€πŸ€πŸŒ·πŸŒ·
•┈•◎❅❀❦❖❖❦❀❅◎•┈•
    *Telegram Chanel*
https://t.me/Aswaja13
    *WA  Group 6*
https://chat.whatsapp.com/4jQHzmQNTJZIGU9UdHZICW
     *WA Group 1*
https://chat.whatsapp.com/GURAG4fFwfx4YjqSQsjOy2
     *WA Group 2*
https://chat.whatsapp.com/DeVmhS2T2613362QdFiSRu
     *WA Group 3*
https://chat.whatsapp.com/6x50OtQ0jzCF8j6veiM4CM
                    πŸ‘ˆπŸΏπŸ˜ŽπŸ‘‰πŸΏ

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

SEPUTAR ZAKAT. Part 66 selesai

┏πŸŒΊπŸƒ●●━━━━━━━━━━━━┓                        *F I Q I H* ┗━━━━━━━━━━━━●●πŸŒΊπŸƒ *SEPUTAR  ZAKAT* Part 66 selesai ★★★★πŸ’™πŸ’™πŸ•‹πŸ’™πŸ’™★★★★ *Ψ¨ِΨ³ْΩ€Ω€...