11 November 2017

ADAB BERBICARA. Part 9 Selesai


┏πŸŒΊπŸƒ●●━━━━━━━━━━━━┓
                       F I Q I H
┗━━━━━━━━━━━━●●πŸŒΊπŸƒ┛
*ADAB BERBICARA* Part 9 Selesai.
★★★★★♡♡♡※♡♡♡★★★★★
※ http://pramida13.blogspot.com

πŸ”°Berbicara sesuai tuntunan Rasulullah dapat menyelamatkan kita dari siksa neraka dan memasukkan kita ke dalam surga. Dari Sahl bin Saad radhiyallahu anhu, beliau bersabda,

Ω…َΩ†ْ يَΨΆْΩ…َΩ†ْ Ω„ِي Ω…َΨ§ Ψ¨َيْΩ†َ Ω„َΨ­ْيَيْΩ‡ِ وَΩ…َΨ§ Ψ¨َيْΩ†َ Ψ±ِΨ¬ْΩ„َيْΩ‡ِ Ψ£َΨΆْΩ…َΩ†ْ Ω„َΩ‡ُ Ψ§Ω„ْΨ¬َΩ†َّΨ©َ Ω…Ψͺفق ΨΉΩ„ΩŠΩ‡  
_"Barangsiapa yang dapat memberi jaminan atas apa yang ada di antara dua jenggotnya (yaitu lisannya) dan yang ada di antara kedua kakinya (yaitu kemaluannya), maka aku memberikan jaminan surga kepadanya."_ (Muttafaqun alaih)

Apa saja adab-adab berbicara dalam Islam? Berikut ini adab-adabnya:

*13. Tidak Tergesa-gesa Ketika Berbicara*
Pembicaraan yang tergesa-gesa menyebabkan isi pembicaraan tidak bisa dipahami dengan baik oleh pendengar. Dalam berbicara, Rasulullah tidak pernah tergesa-gesa, sehingga setiap orang yang duduk menyimaknya akan memahami apa yang beliau katakan.

Dalam sebuah hadits disebutkan, _"Rasulullah tidak berbicara dengan cepat sebagaimana kalian berbicara dengan cepat. Beliau berbicara dengan tanda pemisah yang akan dapat dihafalkan oleh para pendengarnya."_ (HR. Bukhari)

Bagi teman-teman yang memang sudah bawaan dari lahir berbicara cepat dan terkesan tergesa-gesa mungkin bisa dilatih supaya lebih pelan. Insyaallah sedikit demi sedikit akan bisa. Berdoa dan meminta tolong kepada Allah ta'ala.

*14. Merendahkan Suara saat Berbicara*
Hendaknya kita merendahkan suara kita ketika berbicara dengan orang lain. Sebab, dengan cara seperti itu dapat menyenangkan hati orang yang mendengarnya karena merasa dihargai. Sedangkan, meninggikan suara saat berbicara merupakan sikap meremehkan orang lain, serta dapat menimbulkan kebencian dan pertengkaran.

Allah berfirman,
_"...dan pelankanlah suaramu, karena sesungguhnya seburuk-buruk suara adalah suara keledai."_ (QS. Luqman : 19)

*15. Berhati-hati dalam Memuji*
Hendaknya berhati-hati ketika memuji seseorang. Apabila ada teman kita mampu meraih sebuah prestasi, maka kita boleh memujinya. Namun, harus hati-hati dalam memujinya. Karena, bila kita terlalu berlebihan dalam memujinya dikhawatirkan dapat menjadikannya lupa diri atau menjadi sombong. Maka hendaknya kita memujinya sewajarnya saja.

Wallahu'alam.
SELESAI
πŸŒ·πŸŒ·πŸ€πŸ€πŸ€πŸ•ŒπŸ€πŸ€πŸ€πŸŒ·πŸŒ·
•┈•◎❅❀❦❖❖❦❀❅◎•┈•
    *Telegram Chanel*
https://t.me/Aswaja13
    *WA  Group 6*
https://chat.whatsapp.com/4jQHzmQNTJZIGU9UdHZICW
     *WA Group 1*
https://chat.whatsapp.com/GURAG4fFwfx4YjqSQsjOy2
     *WA Group 2*
https://chat.whatsapp.com/DeVmhS2T2613362QdFiSRu
     *WA Group 3*
https://chat.whatsapp.com/6x50OtQ0jzCF8j6veiM4CM
                    πŸ‘ˆπŸΏπŸ˜ŽπŸ‘‰πŸΏ

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

SEPUTAR ZAKAT. Part 66 selesai

┏πŸŒΊπŸƒ●●━━━━━━━━━━━━┓                        *F I Q I H* ┗━━━━━━━━━━━━●●πŸŒΊπŸƒ *SEPUTAR  ZAKAT* Part 66 selesai ★★★★πŸ’™πŸ’™πŸ•‹πŸ’™πŸ’™★★★★ *Ψ¨ِΨ³ْΩ€Ω€...