11 November 2017

ADAB BERBICARA. Part 4


┏๐ŸŒบ๐Ÿƒ●●━━━━━━━━━━━━┓
                      F I Q I H
┗━━━━━━━━━━━━●●๐ŸŒบ๐Ÿƒ┛
*ADAB BERBICARA* Part 4
★★★★★♡♡♡※♡♡♡★★★★★
※ http://pramida13.blogspot.com

๐Ÿ”ฐ Berbicara sesuai tuntunan Rasulullah dapat menyelamatkan kita dari siksa neraka dan memasukkan kita ke dalam surga. Dari Sahl bin Saad radhiyallahu anhu, beliau bersabda,
ู…َู†ْ ูŠَุถْู…َู†ْ ู„ِูŠ ู…َุง ุจَูŠْู†َ ู„َุญْูŠَูŠْู‡ِ ูˆَู…َุง ุจَูŠْู†َ ุฑِุฌْู„َูŠْู‡ِ ุฃَุถْู…َู†ْ ู„َู‡ُ ุงู„ْุฌَู†َّุฉَ ู…ุชูู‚ ุนู„ูŠู‡  
_"Barangsiapa yang dapat memberi jaminan atas apa yang ada di antara dua jenggotnya (yaitu lisannya) dan yang ada di antara kedua kakinya (yaitu kemaluannya), maka aku memberikan jaminan surga kepadanya."_ (Muttafaqun alaih)

Apa saja adab-adab berbicara dalam Islam? Berikut ini adab-adabnya:

*4. Menjauhi Ghibah dan Namimah (adu domba)*

Ghibah adalah setiap ucapan yang disampaikan kepada orang lain tentang kekurangan dan kejelekannya sedangkan dia tidak hadir di hadapan kita.

Allah telah berfirman dalam Q.S al-Hujurat:12. Yakni menyamakan perbuatan ghibah dengan memakan daging saudaranya yang telah mati, tentu hal ini sangatlah menjijikan,
ูŠَุง ุฃَูŠُّู‡َุง ุงู„َّุฐِูŠู†َ ุขู…َู†ُูˆุง ุงุฌْุชَู†ِุจُูˆุง ูƒَุซِูŠุฑًุง ู…ِู†َ ุงู„ุธَّู†ِّ ุฅِู†َّ ุจَุนْุถَ ุงู„ุธَّู†ِّ ุฅِุซْู…ٌ ۖ ูˆَู„َุง ุชَุฌَุณَّุณُูˆุง ูˆَู„َุง ูŠَุบْุชَุจْ ุจَุนْุถُูƒُู…ْ ุจَุนْุถًุง ۚ ุฃَูŠُุญِุจُّ ุฃَุญَุฏُูƒُู…ْ ุฃَู†ْ ูŠَุฃْูƒُู„َ ู„َุญْู…َ ุฃَุฎِูŠู‡ِ ู…َูŠْุชًุง ูَูƒَุฑِู‡ْุชُู…ُูˆู‡ُ ۚ ูˆَุงุชَّู‚ُูˆุง ุงู„ู„َّู‡َ ۚ ุฅِู†َّ ุงู„ู„َّู‡َ ุชَูˆَّุงุจٌ ุฑَุญِูŠู…ٌ
_"Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan purba-sangka (kecurigaan), karena sebagian dari purba-sangka itu dosa. Dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain. Adakah seorang diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang."_

Namimah atau biasanya disebut dengan adu domba adalah seseorang menyampaikan ucapan orang lain, sebagian mereka terhadap sebagian yang lain dengan tujuan merusak hubungan di antara mereka, seperti memutuskan silaturahmi, saling membenci, bermusuhan dan bahkan sampai kepada peperangan. Maka perbuatan ini termasuk dosa besar.

Rasulullah pernah menyebutkan dua dosa penyebab adzab kubur dan beliau sendiri telah menyaksikan serta mendengar secara langsung siksaan itu. Dua dosa tersebut adalah tidak sempurna dalam membersihkan najis air kencing dan melakukan perbuatan ghibah atau namimah.
ุนู† ุฃุจูŠ ุจูƒุฑุฉ ุฑุถูŠ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡ ู‚َุงู„َ: ุจَูŠْู†َู…َุง ุงู„ู†َّุจِูŠُّ  ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆ ุณู„ู… ูŠَู…ْุดِู‰ ุจَูŠْู†ู‰ِ ูˆَ ุจَูŠْู†َ ุฑَุฌُู„ٍ ุขุฎَุฑَ ุฅِุฐْ ุฃَุชَู‰ ุนَู„َู‰ ู‚َุจْุฑَูŠْู†ِ ูَู‚َุงู„َ: ุฅِู†َّ ุตَุงุญِุจَูŠْ ู‡َุฐَูŠْู†ِ ุงْู„ู‚َุจْุฑَูŠْู†ِ ูŠُุนَุฐَّุจَุงู†ِ ูَุงุฆْุชِูŠَุงู†ู‰ِ ุจِุฌَุฑِูŠْุฏَุฉٍ ู‚َุงู„َ ุฃَุจُูˆ ุจَูƒْุฑَุฉَ: ูَุงุณْุชَุจَู‚ْุชُ ุฃَู†َุง ูˆَ ุตَุงุญِุจู‰ِ ูَุฃَุชَูŠْุชُู‡ُ ุจِุฌَุฑِูŠْุฏَุฉٍ ูَุดَู‚َّู‡َุง ู†ِุตْูَูŠْู†ِ ูَูˆَุถَุนَ ูู‰ِ ู‡َุฐَุง ุงْู„ู‚َุจْุฑِ ูˆَุงุญِุฏَุฉً ูˆَ ูู‰ِ ุฐَุง ุงْู„ู‚َุจْุฑِ ูˆَุงุญِุฏَุฉً ู‚َุงู„َ: ู„َุนَู„َّู‡ُ ูŠُุฎَูَّูُ ุนَู†ْู‡َู…َุง ู…َุง ุฏَุงู…َุชَุง ุฑَุทْุจَุชَูŠْู†ِ ุฅِู†َّู‡ُู…َุง ูŠُุนَุฐَّุจَุงู†ِ ุจِุบَูŠْุฑِ ูƒَุจِูŠْุฑٍ ุงْู„ุบِูŠْุจَุฉِ ูˆَ ุงْู„ุจَูˆْู„ِ

Dari Abu Bakrah radliyallahu anhu berkata, ketika Nabi berjalan di antaraku dan orang lain tiba-tiba Beliau mendatangi dua buah kuburan. Beliau bersabda, _"Sesungguhnya dua penghuni kubur ini sedang diadzab, datangkan sebatang pelepah (korma) kepadaku"._

Berkata Abu Bakrah, "Lalu setelah nabi menyuruh kami, aku pun berlomba dengan kawanku (untuk mendapatkannya)".
Maka aku bawakan kepada Beliau sebatang pelepah (korma), lalu Beliau membelahnya menjadi dua potong. Kemudian meletakkan sepotong pada kubur ini dan sepotong yang lain pada kubur itu.
Beliau bersabda, _"Mudah-mudahan diringankan (adzab) dari keduanya selama kedua potong pelepah itu masih basah. Keduanya diadzab bukan karena sebab perkara besar yaitu ghibah dan air kencing"._ [HR Ahmad: V/ 35-36, 39 dan ath-Thabraniy. Berkata asy-Syaikh al-Albaniy: shahih].

Wallahu'alam.
Berlanjut....
๐ŸŒท๐ŸŒท๐Ÿ€๐Ÿ€๐Ÿ€๐Ÿ•Œ๐Ÿ€๐Ÿ€๐Ÿ€๐ŸŒท๐ŸŒท
•┈•◎❅❀❦❖❖❦❀❅◎•┈•
    *Telegram Chanel*
https://t.me/Aswaja13
    *WA  Group 6*
https://chat.whatsapp.com/4jQHzmQNTJZIGU9UdHZICW
     *WA Group 1*
https://chat.whatsapp.com/GURAG4fFwfx4YjqSQsjOy2
     *WA Group 2

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

SEPUTAR ZAKAT. Part 66 selesai

┏๐ŸŒบ๐Ÿƒ●●━━━━━━━━━━━━┓                        *F I Q I H* ┗━━━━━━━━━━━━●●๐ŸŒบ๐Ÿƒ *SEPUTAR  ZAKAT* Part 66 selesai ★★★★๐Ÿ’™๐Ÿ’™๐Ÿ•‹๐Ÿ’™๐Ÿ’™★★★★ *ุจِุณْู€ู€...