14 Oktober 2017

AMALAN SUNNAH SEBELUM TIDUR


_*AMALAN SUNNAH SEBELUM TIDUR*_
★★★★★♡♡♡※♡♡♡★★★★★
※ https://t.me/Aswaja13
※http://pramida13.blogspot.com


Beberapa amalan sebelum tidur menurut rasulullah yang bisa dilakukan oleh kita:

●  *Sebelum tidur Biasakan Berwudhu*
Hadits:
_“Apabila engkau hendak mendatangi pembaringan (tidur), maka hendaklah berwudhu terlebih dahulu sebagaimana wudhumu untuk melakukan sholat.”_ (HR. Al-Bukhari No. 247 dan Muslim No. 2710).

●  *Mengambil Posisi Berbaring Yang Tepat Hindari Tidur Tengkurap**
Hadits :
     ※_ “Berbaringlah di atas rusuk sebelah kananmu.”_ (HR. Al-Bukhari no. 247 dan Muslim no. 2710).
     ※ Dalam riwayat lain, _“Rasulullah apabila tidur meletakkan tangan kanannya di bawah pipi kanannya.”_ (HR. Abu Dawud no. 5045, At Tirmidzi No. 3395, Ibnu Majah No. 3877 dan Ibnu Hibban No. 2350).
     ※ _ “Sesungguhnya (posisi tidur tengkurap) itu adalah posisi tidur yang dimurkai Allah Azza Wa Jalla.”_ (HR. Abu Dawud dengan sanad yang shohih)

● *Bersihkan Terlebih Dahulu Tempat Pembaringan*
Hadits ;
     ※ Rasulullah bersabda, _“Apabila seorang dari kamu akan tidur pada tempat tidurnya, maka hendaklah mengibaskan kainnya pada tempat tidurnya itu terlebih dahulu, karena ia tidak tahu apa yang ada di atasnya…”_
     ※ Pada hadist lain disebutkan kibasannya tiga kali (HR. Bukhari dan Muslim).

●  *Tidur Sesegera Mungkin Setelah Isya*
Tentunya apabila setelah isya ada hal bermanfaat yang dibolehkan menurut syariat, boleh tetap menunda tidur agak malam.
 _“Bahwasanya Rasulullah membenci tidur malam sebelum (sholat Isya) dan berbincang-bincang (yang tidak bermanfaat) setelahnya.”_ [Hadist Riwayat Al-Bukhari No. 568 dan Muslim No. 647 (235)]

●  *Membaca  Dzikir Sebelum Tidur*
Salah satu contoh dzikir sbb berikut:

اَللَّهُمَّ أَسْلَمْتُ نَفْسِيْ إِلَيْكَ، وَفَوَّضْتُ أَمْرِيْ إِلَيْكَ، وَوَجَّهْتُ وَجْهِيَ إِلَيْكَ، وَأَلْجَأْتُ ظَهْرِيْ إِلَيْكَ، رَغْبَةً وَرَهْبَةً إِلَيْكَ، لاَ مَلْجَأَ وَلاَ مَنْجَا مِنْكَ إِلاَّ إِلَيْكَ، آمَنْتُ بِكِتَابِكَ الَّذِيْ أَنْزَلْتَ وَبِنَبِيِّكَ الَّذِيْ أَرْسَلْتَ
Allahumma aslamtu nafsii ilaik, wa fawwadh-tu amrii ilaik, wa wajjahtu wajhiya ilaik, wa alja’tu zhohrii ilaik, rogh-batan wa rohbatan ilaik, laa malja-a wa laa manjaa minka illa ilaik. Aamantu bikitaabikalladzi anzalta wa bi nabiyyikalladzi arsalta.
_“Ya Allah, aku menyerahkan diriku kepadaMu, aku menyerahkan urusanku kepadaMu, aku menghadapkan wajahku kepadaMu, aku menyandarkan punggungku kepadaMu, karena senang (mendapatkan rahmatMu) dan takut pada (siksaanMu, bila melakukan kesalahan). Tidak ada tempat perlindungan dan penyelamatan dari (ancaman)Mu, kecuali kepadaMu. Aku beriman pada kitab yang telah Engkau turunkan, dan (kebenaran) NabiMu yang telah Engkau utus.”_
 Apabila Engkau meninggal dunia (di waktu tidur), maka kamu akan meninggal dunia dengan memegang fitrah (agama Islam)”. Faedahnya jelas, yaitu: Jika seseorang membaca dzikir di atas ketika hendak tidur lalu ia mati, maka ia mati di atas fithrah (mati di atas Islam). (HR. Al-Bukhari no. 6313 dan Muslim no. 2710.)

●  *Shalat witir Jika Khawatir Tak Bisa Bangun Malam*
 Dalilnya dari Abu Hurairah berkata,

أَوْصَانِى خَلِيلِى – صلى الله عليه وسلم – بِثَلاَثٍ صِيَامِ ثَلاَثَةِ أَيَّامٍ مِنْ كُلِّ شَهْرٍ ، وَرَكْعَتَىِ الضُّحَى ، وَأَنْ أُوتِرَ قَبْلَ أَنْ أَنَامَ
" Rasulullah mewasiatkan kepadaku tiga wasiat:
(1) berpuasa tiga hari setiap bulannya,
(2) mengerjakan dua rakaat shalat Dhuha,
(3) mengerjakan witir sebelum tidur.” (HR. Bukhari no. 1981)

●  *Bacalah doa Sebelum tidur yang shahih dari Rasulullah*
Satu hal yang paling utama, Baca doa sebelum tidur.
 _“Bismika allahumma amuutu wa ahyaa”._ Dalilnya, dari Hudzaifah, ia berkata,
كَانَ النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – إِذَا أَرَادَ أَنْ يَنَامَ قَالَ « بِاسْمِكَ اللَّهُمَّ أَمُوتُ وَأَحْيَا » . وَإِذَا اسْتَيْقَظَ مِنْ مَنَامِهِ قَالَ « الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِى أَحْيَانَا بَعْدَ مَا أَمَاتَنَا ، وَإِلَيْهِ النُّشُورُ »
_“Apabila Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam hendak tidur, beliau mengucapkan: ‘Bismika allahumma amuutu  wa ahya (Dengan nama-Mu, Ya Allah aku mati dan aku hidup).’ Dan apabila bangun tidur, beliau mengucapkan: “Alhamdulillahilladzii ahyaana ba’da maa amatana wailaihi nusyur (Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami setelah mematikan kami, dan kepada-Nya lah tempat kembali).” (HR. Bukhari no. 6324).

Wallahu'alam.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

SEPUTAR ZAKAT. Part 66 selesai

┏🌺🍃●●━━━━━━━━━━━━┓                        *F I Q I H* ┗━━━━━━━━━━━━●●🌺🍃 *SEPUTAR  ZAKAT* Part 66 selesai ★★★★💙💙🕋💙💙★★★★ *بِسْــ...